Veda Ungkap Momen yang Berujung Penalti di Hungaria, Niat Kembali ke Trek Malah Jadi Petaka

Veda Ega Pratama blak-blakan soal hukuman long lap penalty yang diterimanya di Moto3 Hungaria 2026. Pebalap muda Indonesia itu menegaskan insiden tersebut terjadi tanpa unsur kesengajaan saat sesi kualifikasi di Sirkuit Balaton Park.

Sanksi itu menjadi sorotan karena berdampak langsung pada balapan utama. Meski masih mampu tampil kompetitif, Veda akhirnya finis di posisi ke-16 dan gagal membawa pulang poin.

Dalam penjelasannya kepada wartawan di Jakarta, Veda memaparkan kronologi yang menurutnya berawal dari upayanya kembali ke lintasan. Saat Q2 berlangsung, ia mengaku sempat melebar hingga masuk ke area gravel ketika hendak menuju pit lane.

Setelah itu, ia mencoba masuk lagi ke sirkuit. Pada momen tersebut, Veda melihat ada dua pebalap di belakangnya dan mengira keduanya sedang melaju pelan.

Veda menilai situasi itu wajar terjadi di pertengahan sesi kualifikasi. Menurutnya, pada fase seperti itu banyak pebalap biasanya masuk untuk mengganti ban sehingga ritme di lintasan tidak selalu berada pada kecepatan maksimum.

Ia pun merasa posisinya tidak terlalu mengganggu. Penilaian itu berubah setelah diketahui salah satu pebalap di belakangnya ternyata sedang menjalani flying lap untuk memburu catatan waktu terbaik.

Menurut Veda, ia tidak mengetahui pebalap tersebut sedang melaju kencang. Karena tidak memahami situasi itu, ia mengaku awalnya tidak merasa telah melakukan tindakan yang menghambat pebalap lain.

Setelah sesi berakhir, race direction memanggil Veda untuk memberikan klarifikasi. Dari proses itu, ia baru mengetahui bahwa tindakannya dinilai sebagai penghalang bagi pebalap lain dalam sesi Q2.

Veda juga mengatakan ia diperlihatkan rekaman video oleh race direction. Dari tayangan itu, ia baru memahami mengapa insiden tersebut kemudian berujung pada hukuman dari FIM MotoGP Steward Panel.

Pelanggaran itu membuat Veda dijatuhi long lap penalty. Hukuman tersebut tidak dijalankan saat kualifikasi, melainkan harus dituntaskan ketika balapan utama Moto3 Hungaria 2026 pada Minggu (7/6/2026).

Kronologi versi Veda

Veda menjelaskan bahwa saat itu ia memang berniat masuk pit lane. Namun ia lebih dulu melebar ke gravel, lalu berusaha kembali ke trek ketika melihat ada dua rider di belakangnya.

Ia menduga kedua rider itu tidak sedang mendorong motor dalam kecepatan penuh. Karena itulah, ia mengaku tidak melihat adanya risiko besar mengganggu jalur mereka.

Di tikungan berikutnya, situasi ternyata berbeda dari yang ia perkirakan. Salah satu rider justru sedang melaju cepat untuk mencatatkan putaran kompetitif.

Momen inilah yang kemudian menjadi dasar penilaian steward. Veda menyebut dirinya baru mengetahui detail itu setelah menjalani pemanggilan seusai kualifikasi.

Dampak ke hasil balapan

Hukuman long lap penalty membuat tugas Veda di balapan utama menjadi lebih berat. Dalam kelas seperti Moto3 yang sangat ketat, kehilangan waktu karena menjalani penalti bisa berpengaruh besar pada posisi akhir.

Meski begitu, Veda tetap mampu menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang akhir pekan di Hungaria. Namun penalti itu pada akhirnya ikut memengaruhi peluangnya untuk menembus zona poin.

Veda menutup balapan di urutan ke-16. Hasil itu membuatnya gagal mengamankan poin meski sebelumnya masih bisa menjaga daya saing di tengah konsekuensi hukuman yang harus dijalani.

Kasus ini juga menunjukkan betapa tipisnya batas antara kesalahan teknis dan pelanggaran dalam sesi kualifikasi. Di lintasan, keputusan sepersekian detik dan pembacaan situasi yang kurang tepat dapat berujung pada sanksi yang berdampak hingga hari balapan.

Bagi Veda, insiden di Balaton Park bukan hanya soal penalti, tetapi juga pelajaran penting dalam membaca kondisi trek dan pergerakan rival saat sesi penentuan grid. Penjelasannya membuka gambaran bahwa kesalahan itu terjadi di tengah situasi yang ia nilai normal, sebelum akhirnya dipastikan berbeda oleh race direction melalui tayangan video.

Source: oto.detik.com
Exit mobile version