BYD M6 DM Vs Toyota Veloz Hybrid, Selisih Harga Rp 5 Juta Dengan Perbedaan Teknologi yang Jauh

Author: Qoo Media

Kehadiran BYD M6 DM membuat persaingan MPV ramah lingkungan di Indonesia makin ketat. Mobil ini langsung diposisikan berhadapan dengan Toyota Veloz Hybrid, yang selama ini lebih dulu hadir di pasar tanah air.

Yang menarik, selisih harga keduanya sangat tipis di varian termurah. BYD M6 DM dibanderol Rp 298 juta, sementara Toyota Veloz Hybrid tipe terendah berada di angka Rp 303 juta.

Dua pendekatan teknologi yang berbeda

Meski sama-sama mengusung konsep ramah lingkungan, kedua MPV ini memakai sistem penggerak yang tidak sama. BYD M6 DM memakai teknologi DM atau Dual Mode berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle, sedangkan Toyota Veloz Hybrid menggunakan hybrid konvensional.

Pada BYD M6 DM, baterai bisa diisi ulang lewat colokan listrik eksternal maupun dari bahan bakar minyak. Sebaliknya, Toyota Veloz Hybrid tidak memerlukan pengisian daya eksternal karena baterainya terisi otomatis lewat putaran mesin dan regenerative braking.

Performa mesin dan efisiensi

BYD M6 DM mengandalkan mesin plug-in hybrid 1.5 L berkapasitas 1.498 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 120 kW dengan torsi puncak 210 Nm.

Pabrikan juga mengklaim konsumsi BBM BYD M6 DM bisa menyentuh 65 km/liter. Mobil ini disebut mampu melaju 45 km hanya dengan tenaga baterai dan memiliki daya jelajah total hingga 1.300 km saat tangki dan baterai terisi penuh.

Toyota Veloz Hybrid memakai mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc. Mesin konvensionalnya menghasilkan 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.000-4.800 rpm.

Motor listriknya menyumbang 80 PS dan torsi 141 Nm, sehingga total tenaga sistem mencapai 111 PS. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 28,9 km/liter, masih di bawah angka yang disebut untuk BYD M6 DM.

Dimensi dan karakter bodi

Dari ukuran fisik, BYD M6 DM terlihat lebih besar di sejumlah sisi. Mobil ini punya panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm.

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.700 mm, dan jarak sumbu roda 2.750 mm. Di sisi ground clearance, Veloz Hybrid unggul dengan 205 mm, sedangkan BYD M6 DM berada di 170 mm.

Perbedaan dimensi ini memberi gambaran karakter yang tidak sepenuhnya sama. BYD M6 DM tampil lebih panjang dan lebih lebar, sementara Veloz Hybrid menawarkan jarak bebas ke tanah yang lebih tinggi.

Fitur dasar pada varian terendah

Untuk varian paling rendah, BYD M6 DM sudah dibekali Cruise Control dan Rear View Camera. Bekal ini membuatnya tetap punya perangkat berkendara esensial di kelas harganya.

Toyota Veloz Hybrid varian terendah juga memiliki kamera mundur. Pada level ini, kelengkapan keselamatan dan kenyamanannya disebut tidak jauh berbeda dari sisi fitur dasar yang langsung bisa dipakai pengemudi.

Dengan harga yang hanya terpaut Rp 5 juta, pilihan antara BYD M6 DM dan Toyota Veloz Hybrid kini lebih bergantung pada preferensi teknologi dan karakter berkendara. Satu menawarkan PHEV dengan klaim efisiensi dan jarak tempuh sangat panjang, sementara yang lain mengandalkan sistem hybrid konvensional dengan paket yang sudah lebih dulu dikenal pasar.

Terbaru