Tablet murah kini semakin masuk akal untuk kebutuhan kuliah. Di kisaran mulai Rp2 jutaan, sejumlah model sudah menawarkan layar luas, performa cukup kencang, dan baterai besar untuk menunjang belajar online.
Bagi mahasiswa, daya tarik tablet ada pada kepraktisan dan fleksibilitasnya. Perangkat ini lebih mudah dibawa daripada laptop, tetapi tetap nyaman untuk mencatat materi, membuka dokumen, mengerjakan tugas, hingga mengikuti kelas daring.
Kebutuhan perangkat digital di lingkungan kampus juga terus meningkat. Karena itu, pilihan tablet terjangkau dengan spesifikasi yang memadai menjadi semakin relevan untuk aktivitas akademik sehari-hari.
Hal yang paling perlu diperhatikan bukan hanya harga. Ukuran layar, performa multitasking, kapasitas baterai, penyimpanan, serta dukungan stylus bisa sangat menentukan kenyamanan saat dipakai belajar dalam durasi panjang.
Pilihan tablet yang menonjol untuk belajar online
Redmi Pad 2 menjadi salah satu opsi yang menarik di kelas tablet murah. Perangkat ini membawa layar 11 inci beresolusi 2.5K yang mendukung tampilan tajam untuk membaca materi dan membuka file kuliah.
Refresh rate 90Hz juga membuat navigasi terasa lebih mulus. Saat berpindah antar aplikasi atau menelusuri dokumen, pengalaman penggunaan menjadi lebih nyaman di mata.
Untuk performa, Redmi Pad 2 ditenagai MediaTek Helio G100 Ultra. Chipset ini disebut cukup andal untuk multitasking, sehingga pengguna dapat membuka beberapa aplikasi sekaligus tanpa kendala berarti.
Daya tahannya juga menjadi nilai jual penting. Baterai 9.000 mAh memberi ruang pemakaian lebih lama, sehingga mahasiswa tidak perlu terlalu sering mencari colokan saat jadwal kuliah padat.
Infinix XPAD 20 juga masuk dalam daftar yang layak dilirik. Tablet ini memadukan harga yang kompetitif dengan fitur yang menunjang kebutuhan belajar sekaligus hiburan.
Layar 11 inci pada perangkat ini memberi ruang kerja yang cukup luas. Tampilan Full HD Plus membantu teks dan gambar terlihat lebih jelas saat membaca materi atau mengikuti presentasi.
Kemampuan menjalankan aplikasi perkantoran disebut cukup baik. Tablet ini juga dinilai lancar untuk mendukung perkuliahan daring, yang kini menjadi salah satu kebutuhan utama mahasiswa.
Infinix menambahkan beberapa fitur berbasis kecerdasan buatan pada XPAD 20. Kehadiran fitur tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan produktivitas pengguna saat belajar.
Huawei MatePad SE 11 menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda. Tablet ini menonjol lewat desain premium dengan bodi metal yang memberi kesan lebih elegan.
Selain desain, kenyamanan layar menjadi perhatian utama pada model ini. Teknologi Eye Comfort disematkan untuk membantu mengurangi ketegangan mata saat belajar dalam waktu lama.
Tablet ini dibekali baterai 7.700 mAh. Kapasitas tersebut cukup besar untuk pemakaian harian seperti membaca materi, mengerjakan tugas, dan membuka aplikasi belajar.
Fitur multi-window menjadi salah satu keunggulan penting pada MatePad SE 11. Pengguna bisa membuka beberapa aplikasi sekaligus, misalnya dokumen dan catatan, untuk menunjang produktivitas.
Menarik untuk mahasiswa yang suka menulis dan menggambar
Advan Tab Sketsa 3 layak dipertimbangkan oleh mahasiswa yang gemar mencatat dengan tangan atau membuat ilustrasi. Tablet ini hadir bersama stylus dan keyboard dalam satu paket penjualan.
Stylus membuat pencatatan digital terasa lebih praktis. Pengguna juga lebih mudah membuat sketsa, diagram, atau catatan visual untuk mendukung proses belajar.
Keyboard tambahan memberi fleksibilitas lebih besar. Tablet ini dapat dipakai mengetik tugas dengan pengalaman yang lebih mendekati laptop.
Nilai tambah lainnya ada pada harga yang disebut cukup terjangkau. Kombinasi aksesori bawaan dan fungsi produktivitas membuat Advan Tab Sketsa 3 menonjol di kelasnya.
Opsi layar besar untuk produktivitas lebih luas
POCO Pad cocok untuk mahasiswa yang membutuhkan performa lebih tinggi. Tablet ini diarahkan untuk penggunaan multitasking dengan beban kerja yang lebih berat.
Layarnya berukuran 12,1 inci, lebih besar dibanding beberapa opsi lain dalam daftar ini. Area kerja yang luas memberi kenyamanan saat membaca jurnal, menyusun presentasi, atau membuka beberapa materi secara bergantian.
Performa perangkat ini didukung chipset yang disebut cukup kencang di kelasnya. Berbagai aplikasi produktivitas dapat dijalankan dengan lancar untuk kebutuhan akademik sehari-hari.
POCO Pad juga dibekali empat speaker stereo. Fitur ini membuat pengalaman mengikuti kelas online atau menonton video pembelajaran terasa lebih baik dari sisi audio.
Di luar daftar model, mahasiswa tetap perlu menyesuaikan pilihan dengan pola penggunaan masing-masing. Penyimpanan besar penting untuk menyimpan file tugas dan materi kuliah tanpa cepat penuh.
Dukungan stylus juga patut diprioritaskan bagi pengguna yang sering mencatat atau membuat ilustrasi. Sementara itu, baterai besar akan lebih menguntungkan bagi mahasiswa yang banyak belajar sepanjang hari tanpa sering mengisi daya.
Perkembangan teknologi membuat tablet murah tidak lagi identik dengan performa terbatas. Pilihan yang tersedia kini semakin beragam, sehingga mahasiswa bisa mencari perangkat yang sesuai dengan kebutuhan belajar dan anggaran yang dimiliki.
