Honda SH125i Dipatungkan dari Marmer, Begini Cara Honda Italia Merayakan 25 Tahun Ikon Ini

Honda Italia memilih cara yang tak biasa untuk menandai 25 tahun kehadiran Honda SH125i di Eropa. Lewat proyek bernama SH Marmo Project, skutik populer itu diubah menjadi karya konsep yang tampil seperti benda seni, bukan sekadar motor pajangan biasa.

Yang langsung mencuri perhatian adalah kombinasi dua elemen berbeda dalam satu tampilan. Di satu sisi ada Honda SH125i dengan bodi akrilik daur ulang bermotif marmer, dan di sisi lain ada patung pendamping yang dibuat seolah motor muncul dari blok batu putih.

Honda SH125i jadi objek seni, bukan model jualan

Proyek ini tidak ditujukan untuk pasar. Honda Italia menegaskan bahwa SH125i Marmo hanya dibuat sebagai versi spesial untuk memperingati usia 25 tahun model tersebut, sehingga posisinya murni sebagai konsep dan pajangan.

Karena itu, tampilannya dibuat lebih dekat ke dunia seni ketimbang produk massal. Warna putih dengan corak alami memberi kesan elegan, sementara materialnya tidak dicat sama sekali sehingga pola yang terlihat memang berasal dari bahan aslinya.

Patung “Hanami” jadi pusat perhatian

Bagian paling mencolok dari proyek ini ada pada karya seni pendamping bernama “Hanami”. Patung itu merupakan replika Honda SH125i dalam skala 1:1, sehingga ukurannya sama persis dengan skutik aslinya.

Patung tersebut dibuat dari marmer putih dan menampilkan detail yang sangat rumit. Bentuk motor terlihat menyatu dengan blok marmer, sementara bagian bawahnya dihiasi rambatan bunga yang membuat tampilannya terasa hidup.

Dibuat dengan gaya non-finito

Kesan patung yang terlihat seperti belum selesai dikerjakan ternyata bukan kebetulan. Seniman asal Italia, Filippo Tincolini, memang menerapkan gaya “non-finito” agar objek tampak muncul bertahap dari batu marmer.

Pendekatan itu membuat karya ini terlihat dinamis meski berbahan keras. Dari sudut tertentu, motor seolah masih keluar dari batu, dan efek tersebut menjadi bagian utama dari konsep artistiknya.

Detail kecil ikut dibuat sangat presisi

Daya tarik SH Marmo Project juga datang dari detail yang dikerjakan dengan teliti. Kelopak bunga, bentuk bodi motor, hingga ulir ban disebut dibuat dengan presisi tinggi sehingga semakin dekat dilihat, semakin kuat kesan realistisnya.

Kombinasi antara material daur ulang pada motor dan marmer putih pada patung menciptakan kontras yang menarik. Honda memilih pendekatan ini untuk menunjukkan bahwa skutik ikonik bisa dibaca bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi juga sebagai objek desain dan karya kontemporer.

Skutik ikonik dengan pendekatan yang berbeda

Honda SH125i sendiri sudah cukup lama dikenal di pasar Eropa, dan proyek ini menegaskan posisinya sebagai model yang punya nilai historis. Karena itu, perayaan ulang tahun ke-25 tidak disajikan lewat pembaruan teknis atau edisi massal, melainkan lewat interpretasi visual yang lebih artistik.

Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana pabrikan bisa merayakan identitas produknya dengan cara yang tidak biasa. Dalam SH Marmo Project, motor, marmer, dan seni patung digabungkan menjadi satu tampilan yang menonjolkan karakter ikonik SH125i sekaligus sentuhan kreatif khas Italia.

Bagi yang melihatnya sekilas, proyek ini mungkin tampak seperti motor yang sedang “muncul” dari batu. Namun justru di situlah letak daya tariknya, karena SH Marmo Project mengubah skutik harian menjadi objek seni yang merayakan sejarah panjang Honda SH125i di Eropa.

Source: ridertua.com

Terkait