Mitsubishi XForce Hybrid disebut sudah mulai dirakit di Indonesia dan disiapkan meluncur pada semester pertama. Kabar ini menjadi sinyal kuat bahwa lini XForce akan segera masuk ke segmen SUV kompak elektrifikasi di pasar domestik.
Indikasi kehadiran model ini tidak hanya datang dari informasi produksi, tetapi juga dari munculnya empat kode baru pada data Nilai Jual Kendaraan Bermotor di situs Samsat PKB DKI Jakarta. Kehadiran kode tersebut memperkuat dugaan bahwa Mitsubishi sedang menyiapkan beberapa varian XForce Hybrid untuk Indonesia.
Informasi mengenai perakitan lokal ini disampaikan oleh narasumber yang dikutip Otodriver. Disebutkan bahwa XForce Hybrid atau HEV sudah mulai dirakit di Indonesia sejak beberapa waktu lalu dan akan diluncurkan pada semester pertama.
Sampai kabar itu beredar, pihak Mitsubishi Indonesia belum memberikan keterangan resmi. Namun, kemunculan data administratif dan informasi produksi membuat arah peluncurannya semakin jelas.
Empat kode baru muncul
Berdasarkan data NJKB yang tercantum sejak April 2026, ada empat kode baru yang belum pernah digunakan pada lini XForce yang saat ini dipasarkan di Indonesia. Keempatnya mengarah pada model dengan konfigurasi penggerak 4×2 dan transmisi otomatis.
Kode pertama tercatat sebagai XFC P (4×2) AT dengan NJKB Rp284 juta. Kode kedua adalah XFC P Plus (4×2) AT dengan NJKB Rp289 juta.
Dua kode lainnya ialah XFC P SX (4×2) AT dengan NJKB Rp299 juta dan XFC P Plus SX (4×2) AT dengan NJKB Rp304 juta. Kehadiran empat kode ini menunjukkan kemungkinan strategi varian yang cukup lengkap sejak awal peluncuran.
Data NJKB bukan harga jual ke konsumen. Namun, kemunculannya kerap menjadi petunjuk awal bahwa sebuah model baru sedang dipersiapkan untuk dipasarkan.
Spesifikasi diperkirakan mengikuti versi Thailand
Untuk spesifikasi, informasi yang beredar menyebutkan bahwa basis mesin dan teknologinya secara garis besar akan sama dengan XForce HEV yang lebih dulu hadir di Thailand pada Maret tahun lalu. Jika ada perbedaan, penyesuaiannya disebut lebih bersifat kosmetik agar sesuai dengan selera pasar.
Mengacu pada spesifikasi versi Thailand, XForce HEV memakai mesin bensin 1.600 cc berkode 4A92. Mesin ini bekerja dengan siklus Atkinson, sebuah konfigurasi yang umum digunakan pada kendaraan hybrid untuk mendukung efisiensi.
Output mesin bensinnya disebut mencapai 95 hp dengan torsi puncak 134 Nm. Saat dipadukan dengan sistem hybrid, tenaga gabungannya mencapai 116 hp dan torsi 255 Nm.
Sistem hybrid tersebut didukung baterai lithium-ion. Kombinasi ini menempatkan XForce Hybrid sebagai versi yang tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga menawarkan peningkatan karakter tenaga dibanding mesin bensin konvensional.
Pengembangan dari sistem Xpander HEV
Mitsubishi Thailand menyebut sistem hybrid pada XForce merupakan pengembangan lebih lanjut dari Xpander HEV. Artinya, pabrikan tidak memulai dari nol, melainkan menyempurnakan teknologi yang sudah lebih dulu digunakan pada model lain.
Salah satu pengembangannya terletak pada penggunaan transaxle baru yang diklaim lebih efisien. Sistem ini juga dilengkapi fitur pemutus motor dari poros penggerak pada kecepatan tinggi.
Fungsi tersebut dirancang untuk mengurangi kehilangan energi saat mobil melaju. Dampaknya, efisiensi bahan bakar diklaim meningkat hingga 24,4 km/liter pada versi yang dipasarkan di Thailand.
Angka itu memberi gambaran arah pengembangan XForce HEV sebagai SUV lima penumpang yang mengejar konsumsi bahan bakar lebih hemat. Pada saat yang sama, Mitsubishi tetap mempertahankan format bodi yang relevan untuk penggunaan harian.
Apa artinya bagi pasar Indonesia
Masuknya XForce Hybrid akan menambah pilihan elektrifikasi Mitsubishi di Indonesia. Langkah ini juga memperluas pendekatan merek tersebut setelah sebelumnya membawa teknologi hybrid ke model lain di kawasan Asia Tenggara.
Jika peluncuran berjalan sesuai rencana semester pertama, XForce Hybrid berpotensi menjadi salah satu model penting bagi Mitsubishi di segmen SUV kompak. Terlebih, model ini disebut sudah mulai diproduksi secara lokal sejak April, sehingga kesiapan unit menjadi salah satu sinyal paling kuat menjelang peluncuran resminya.
Source: otodriver.com






