Citroen e-C3X Meluncur di India, Mobil Listrik Eropa Ini Dibanderol Rp 130 Jutaan

Author: Qoo Media

Citroen resmi menggoda pasar India dengan e-C3X, mobil listrik bergaya crossover kompak yang langsung mencuri perhatian berkat banderol yang sangat rendah. Harga awalnya dipatok 6,89 lakh rupee atau sekitar Rp 130 jutaan, jauh di bawah harga normalnya yang mencapai 10,25 lakh rupee atau sekitar Rp 194 jutaan.

Langkah ini menjadi menarik karena Citroen tidak memangkas harga lewat pengurangan besar-besaran pada produk, melainkan lewat skema Battery-as-a-Service atau BaaS. Dengan model ini, pembeli bisa membawa pulang unit mobil tanpa membayar baterai di awal, lalu menanggung biaya penggunaan baterai sesuai jarak tempuh.

Harga dibuat lebih terjangkau lewat BaaS

Skema BaaS membuat biaya kepemilikan awal e-C3X turun signifikan. Sebagai gantinya, pengguna dikenakan biaya langganan baterai sebesar 2,26 rupee atau setara Rp 425 per kilometer.

Model seperti ini menempatkan baterai sebagai komponen sewa, bukan aset yang dibeli sekaligus bersama mobil. Bagi konsumen yang ingin masuk ke mobil listrik dengan modal awal lebih ringan, pola tersebut bisa menjadi pembeda utama.

Citroen e-C3X sendiri diproduksi langsung di India. Status produksi lokal ini memperkuat strategi harga rendah yang ditawarkan Citroen di pasar otomotif setempat.

Tampilan eksterior dan kabin dibuat modern

Dari sisi desain, e-C3X tampil dengan lampu LED, DRL terpisah, dan pelek alloy diamond cut berukuran 15 inci. Mobil ini juga memiliki ground clearance 170 mm, spion elektrik otomatis, serta radius putar 4,98 meter.

Masuk ke kabin, Citroen membekali interior dengan dasbor berwarna Electric Blu dan panel instrumen digital TFT 7 inci. Sistem infotainment mengandalkan layar sentuh 10,25 inci yang sudah mendukung konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto.

Paket kenyamanan juga diisi pengisi daya nirkabel dan spion tengah auto-dimming. Selain itu, ada teknologi Connected Car 2.0 yang menyediakan lebih dari 40 fungsi jarak jauh.

Fitur keselamatan dan performa jadi penopang utama

Untuk keselamatan, Citroen memasang enam airbag standar pada e-C3X. Mobil ini juga dilengkapi ABS dengan EBD, ISOFIX, pengunci pintu otomatis, dan pelindung baterai khusus.

Di sektor penggerak, e-C3X memakai motor listrik dengan tenaga 57 PS dan torsi puncak 143 Nm. Citroen mengklaim baterainya mampu membawa mobil ini menempuh jarak hingga 320 kilometer.

Soal pengisian daya, baterai e-C3X dapat diisi dari 10 persen ke 80 persen dalam 57 menit. Angka ini menjadi salah satu detail penting bagi calon pengguna yang mengutamakan efisiensi waktu pengisian.

Pilihan warna dan pemesanan sudah dibuka

Citroen menawarkan e-C3X dalam enam opsi warna, yaitu Polar White, Steel Grey, Cosmo Blue, Perla Nera Black, Garnet Red, dan Deep Forest Green. Pemesanan resmi juga sudah dibuka melalui seluruh jaringan dealer di India dan situs daring perusahaan.

Kehadiran e-C3X menunjukkan bagaimana Citroen mencoba memperluas daya tarik mobil listrik lewat harga masuk yang lebih agresif. Dengan kombinasi BaaS, fitur yang cukup lengkap, dan produksi lokal, model ini disiapkan untuk menyasar pembeli yang mencari EV praktis dengan biaya awal lebih ringan.

Terbaru