Lambretta J150 langsung menarik perhatian karena membawa nama besar skutik Italia dengan pendekatan yang memadukan gaya retro dan teknologi modern. Motor ini baru diluncurkan untuk pasar China setelah Lambretta berada di bawah kendali Kaiwei Motorcycles, dan posisinya berpotensi menjadi lawan menarik jika suatu saat hadir di Indonesia.
Daya tarik terbesarnya ada pada identitas desain yang tetap kuat. J150 mengambil inspirasi dari Lambretta Junior 50 keluaran 1964, salah satu model yang populer dan pernah meraih penghargaan motor terbaik pada masanya.
Wajah klasik dengan sentuhan modern
Secara visual, Lambretta J150 tetap mempertahankan karakter khas keluarga Lambretta. Bagian batok depan memakai lampu utama berbentuk hexagon, sementara spakbor depannya tetap menyatu dengan bodi dan tidak ikut bergerak bersama setang.
Di bagian tengah depan juga ada semacam hidung yang memuat lampu DRL. Lekukan bodinya dibuat simpel, tetapi tetap tegas tanpa banyak garis agresif.
Motor ini masih memakai bodi besi dengan rangka tubular. Kombinasi itu memberi kesan lebih kokoh dan premium, sekaligus menjaga identitas desain Lambretta yang sudah lama dikenal.
Konstruksi dan kenyamanan berkendara
Untuk kaki-kaki, J150 menggunakan suspensi depan Trailing Link dengan swingarm. Di belakang, motor ini dibekali suspensi ganda untuk mendukung kenyamanan dan kestabilan.
Joknya dibuat cukup rata dengan bagian belakang yang lebar. Sejumlah detail seperti list silver dan chrome juga ikut memperkuat tampilan retro modern yang dibawanya.
Mesin 149 cc dan performa harian
Di sektor pacu, Lambretta J150 mengandalkan mesin silinder tunggal 149 cc, 4-katup, dan berpendingin cairan. Tenaga maksimumnya diklaim mencapai 15 hp pada 8.500 rpm, sedangkan torsinya berada di angka 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Seluruh tenaga itu disalurkan lewat transmisi CVT. Dengan spesifikasi tersebut, J150 jelas diarahkan sebagai skutik yang tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga cukup modern untuk kebutuhan mobilitas harian.
Fitur sudah mengikuti kelas modern
Walau tampil retro, perlengkapan J150 justru sudah sangat kekinian. Lampu depan dan belakang sudah full LED, lalu tersedia hazard lamp, Smartkey, serta TCS atau kontrol traksi.
Bagian instrumen juga dibuat modern dengan layar TFT vertikal 5 inci. Menariknya, panel ini bisa menampilkan hingga lima pilihan tema berbeda, dan motor ini juga sudah dibekali ABS dual-channel.
Ada pula fitur bodi yang bisa dicopot-pasang dengan cepat. Unsur ini menegaskan bahwa Lambretta tidak hanya bermain pada sisi estetika, tetapi juga mencoba memberi nilai praktis dan karakter produk yang berbeda.
Harga dan pilihan warna
Lambretta J150 ditawarkan dalam lima pilihan warna bodi. Di pasar China, motor ini dibanderol 16.980 Yuan atau sekitar Rp 44,4 jutaan.
Dengan harga tersebut, J150 masuk ke segmen skutik bergaya klasik yang tampil serius dalam hal desain, tetapi tetap membawa fitur keselamatan dan kenyamanan yang relevan untuk pasar modern. Jika kelak masuk ke pasar lain, termasuk Indonesia, model ini berpotensi jadi salah satu opsi yang mencuri perhatian di kelas skutik premium bergaya Italia.
Source: ridertua.com






