Alva One XP Tembus Rp31,5 Juta, Layar Adaptif dan Hub Drive Baru Bikin Makin Menggoda

Author: Qoo Media

Alva One XP resmi meluncur dengan dua sorotan utama yang langsung mencuri perhatian, yakni speedometer TFT adaptif dan hub drive baru yang diklaim lebih tahan untuk kondisi cuaca tropis Indonesia. Di pasar, motor listrik ini dipasarkan Rp38,5 juta on the road Jakarta, atau sekitar Rp31,5 juta setelah subsidi kendaraan listrik dari pemerintah sebesar Rp7 juta.

Kehadiran model ini menjadi penting karena Alva tidak mengubah arah produknya secara ekstrem, melainkan menyegarkan Alva One lewat fitur yang lebih modern dan fokus pada kenyamanan serta daya tahan. Strategi itu membuat Alva One XP tampil sebagai opsi baru di segmen skuter premium listrik yang menyasar mobilitas harian di perkotaan.

Panel instrumen jadi pembeda

Perubahan paling mencolok pada Alva One XP ada di sektor panel instrumen. Motor ini kini memakai speedometer TFT adaptif yang dapat menyesuaikan tampilan secara otomatis mengikuti kondisi cahaya sekitar.

Saat digunakan pada siang hari, layar menampilkan warna dan angka yang lebih terang agar tetap mudah dibaca di bawah sorot matahari. Ketika kondisi gelap atau malam hari, tampilan akan beralih ke mode gelap yang lebih nyaman di mata.

Informasi yang ditampilkan juga tergolong lengkap untuk kebutuhan berkendara harian. Pengendara bisa memantau kecepatan, mode berkendara, kapasitas baterai, estimasi jarak tempuh, trip meter, hingga suhu baterai.

Meski membawa peningkatan modern, panel baru ini masih menyisakan catatan. Saat kontak dinyalakan, layar membutuhkan waktu loading yang cukup lama sebelum seluruh informasi muncul.

Selain panel instrumen, Alva juga menyegarkan tampilan luar lewat grafis bodi baru. Striping dibuat lebih atraktif dengan kombinasi dua warna sehingga terlihat lebih segar dibanding model sebelumnya yang cenderung polos.

Hub drive baru dan fokus durabilitas

Pembaruan penting lain ada pada hub drive yang kini ditingkatkan dari sisi durabilitas. Komponen ini diklaim lebih tahan menghadapi kondisi cuaca tropis di Indonesia, termasuk paparan hujan dan genangan air.

Peningkatan itu disebut hadir berkat penyempurnaan sistem pelindung dan penyegelan pada bagian internal. Langkah ini menjadi sorotan karena daya tahan komponen penggerak merupakan aspek krusial pada motor listrik yang dipakai harian.

Secara teknis, Alva One XP tetap menggunakan motor listrik hub drive dengan tenaga maksimum 4 kW atau sekitar 5,4 hp. Torsi puncaknya mencapai 46,5 Nm, angka yang tergolong besar untuk motor listrik di kelasnya.

Karakter tenaga khas motor listrik masih menjadi kekuatan utama model ini. Respons awal terasa spontan saat tuas gas diputar, terutama ketika mode Sport digunakan.

Akselerasi bawah terasa kuat dan agresif, sementara peningkatan kecepatan pada putaran atas cenderung lebih linear. Kecepatan maksimum yang diklaim mencapai 90 km/jam dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota.

Karena memakai penggerak listrik, motor ini juga nyaris tanpa getaran. Suara operasionalnya sangat senyap dibandingkan motor bermesin bensin.

Kenyamanan untuk penggunaan harian

Dari sisi ergonomi, Alva One XP masih mempertahankan karakter skuter premium yang disebut mirip Honda PCX. Posisi duduk dibuat santai dengan pijakan kaki yang fleksibel, baik untuk posisi tegak maupun sedikit selonjoran.

Stang model pipa yang posisinya cukup dekat ke tubuh membuat tangan terasa lebih rileks saat berkendara. Karakter seperti ini dinilai cocok untuk lalu lintas perkotaan yang padat dan penggunaan harian.

Pada sektor suspensi, bagian depan terasa cukup empuk saat melintasi polisi tidur maupun permukaan jalan yang tidak rata. Sementara itu, suspensi belakang cenderung disetel untuk kebutuhan berboncengan sehingga terasa sedikit lebih keras ketika dipakai sendiri.

Jok yang lebar memberi tambahan kenyamanan saat digunakan. Namun, bagian jok pengendara dinilai masih terasa agak tipis jika diduduki dalam waktu lama.

Baterai, pengisian daya, dan harga

Alva One XP dibekali baterai lithium berkapasitas 60 volt 45 Ah. Dalam kondisi standar, motor ini mendapatkan satu baterai, meski tersedia ruang untuk baterai kedua yang bisa dibeli terpisah.

Pengisian daya dari kosong sampai penuh membutuhkan waktu sekitar empat jam. Konsumsi daya charger sekitar 1.000 watt, sehingga pengguna disarankan memiliki daya listrik rumah minimal 2.200 watt agar proses pengisian berjalan optimal.

Alva mengklaim baterai ini memiliki umur pakai hingga 1.500 siklus pengisian. Baterai tersebut juga didukung garansi selama tiga tahun.

Dengan harga efektif sekitar Rp31,5 juta setelah subsidi, Alva One XP masuk ke area persaingan yang semakin menarik. Motor ini diposisikan sebagai alternatif di tengah pasar skuter premium yang juga diisi model bermesin bensin seperti Yamaha NMAX dan Honda PCX tipe CBS.

Terbaru