Nissan Kicks Baru Meluncur di Jepang, Jadi Mobil Pertama dengan e-Power Generasi Ketiga

Author: Qoo Media

Nissan kembali mengarahkan perhatian ke segmen SUV kompak lewat Kicks terbaru yang resmi diperkenalkan untuk pasar domestik Jepang. Model ini langsung menonjol karena bukan hanya mendapat ubahan tampilan, tetapi juga membawa teknologi hybrid e-Power generasi ketiga untuk pertama kalinya di Jepang.

Pembaruan itu membuat Kicks tampil sebagai produk yang lebih strategis bagi Nissan. Mobil ini mulai dipasarkan sejak 18 Juni 2026, dengan estimasi harga mulai dari 3 juta yen atau setara Rp 331,6 juta.

Desain eksterior yang berubah total

Salah satu perubahan paling mudah dikenali ada pada wajah depan mobil. Nissan memberi Kicks bahasa desain baru yang berani, dengan fasia depan terinspirasi dari struktur helm olahraga sepak bola Amerika.

Gril depannya dibuat lebih masif, tegas, dan dominan. Elemen ini dipadukan dengan lampu utama modern serta sistem pencahayaan baru yang mengubah identitas visual model sebelumnya secara menyeluruh.

Kabin digital dengan dua layar 12,3 inci

Masuk ke dalam kabin, nuansa futuristik terasa sejak awal. Dasbor Nissan Kicks kini mengusung dua layar digital terintegrasi yang masing-masing berukuran 12,3 inci.

Layar pertama berfungsi sebagai panel instrumen digital, sementara layar kedua menjadi pusat kendali sistem hiburan. Pengguna juga mendapat Nissan Connect yang terhubung penuh dengan ekosistem layanan Google untuk konektivitas yang lebih lengkap.

Teknologi e-Power generasi ketiga

Bagian paling penting dari Kicks terbaru ada di sektor penggerak. Nissan Kicks menjadi kendaraan pertama di pasar domestik Jepang yang memakai sistem hybrid e-Power generasi ketiga yang diklaim lebih efisien.

Sistem ini menggunakan mesin bensin 1,4 liter, tetapi mesin tersebut tidak terhubung langsung ke roda. Fungsinya adalah sebagai generator listrik yang memasok daya ke motor penggerak utama secara konstan.

Nissan menjelaskan bahwa mekanisme baru ini memakai modul terintegrasi 5-in-1 yang sangat kompak. Di dalam satu wadah ringan itu, Nissan menyatukan motor listrik, inverter, generator, dan komponen pendukung lain.

Penerapan teknologi ini diklaim bisa menurunkan bobot kendaraan dan meningkatkan efisiensi energi. Penyaluran tenaga juga disebut lebih halus, sekaligus membantu mengurangi getaran dan kebisingan di kabin.

Pilihan penggerak elektrik untuk berbagai kondisi jalan

Untuk mendukung karakter berkendaranya, Kicks juga tersedia dengan sistem penggerak semua roda elektrik e-4ORCE. Teknologi ini dirancang untuk mengoptimalkan traksi roda secara independen.

Dengan begitu, stabilitas kendaraan tetap terjaga di beragam kondisi jalan. Sistem ini ditujukan untuk memberi kendali yang lebih baik saat melaju di aspal basah maupun permukaan jalan yang licin.

Fitur keselamatan menjadi standar

Nissan juga memberi perhatian besar pada aspek keselamatan. Paket bantuan pengemudi ProPilot hadir sebagai standar di semua varian Kicks terbaru.

Selain itu, fitur Intelligent Emergency Braking mendapat pembaruan agar lebih responsif dalam mencegah potensi benturan. Around View Monitor juga hadir dengan fungsi operasional yang lebih cerdas untuk membantu manuver di ruang sempit.

Akira Sugimoto, Executive Corporate Officer Marketing & Sales Japan Nissan Motor, menyebut Kicks sebagai model inti bagi Nissan. Ia juga menegaskan bahwa model ini penting untuk menghadirkan nilai teknologi elektrifikasi kepada lebih banyak pelanggan.

Sugimoto mengatakan Kicks mencerminkan komitmen Nissan terhadap desain, performa berkendara, dan kenyamanan. Dengan perpaduan desain agresif, efisiensi hybrid terbaru, serta e-4ORCE, Kicks diposisikan sebagai andalan baru Nissan di segmen SUV kompak.

Terbaru