Mobil bekas keluarga tetap jadi incaran saat dana pembelian terbatas, terutama di kisaran Rp100 jutaan. Pada Juni 2026, pilihan di pasar masih cukup beragam dan beberapa model lama tetap dinilai layak karena kenyamanan, biaya perawatan, serta kemudahan mencari suku cadang.
Menariknya, mobil keluaran 2012 hingga 2014 masih banyak dilirik. Alasannya sederhana, performanya masih dinilai baik dan sebagian model punya reputasi kuat untuk dipakai beberapa tahun ke depan.
Di kelas ini, kebutuhan pembeli biasanya terbagi dua. Sebagian mencari mobil yang mudah dirawat dan mudah dijual kembali, sementara lainnya lebih mengutamakan kabin lega, suspensi nyaman, atau konsumsi bahan bakar yang efisien.
Dari sejumlah nama yang beredar di pasar, ada lima model yang paling sering masuk daftar pertimbangan keluarga. Rentang harganya juga masih dekat dengan anggaran Rp100 jutaan, meski ada satu model yang bergerak lebih tinggi tergantung varian.
Pilihan yang paling dekat dengan budget Rp100 jutaan
Toyota Avanza tetap menjadi salah satu nama paling kuat di pasar mobil bekas keluarga. Model ini dikenal punya mesin yang bandel, jaringan bengkel luas, serta nilai jual kembali yang cenderung stabil.
Untuk unit tahun 2013, harga bekas Toyota Avanza berada di kisaran Rp95 juta sampai Rp135 juta. Kapasitas tujuh penumpang membuatnya relevan untuk kebutuhan keluarga maupun operasional usaha.
Suzuki Ertiga juga menempati posisi menarik bagi konsumen yang ingin mobil keluarga dengan kenyamanan berkendara yang baik. Ertiga generasi pertama dikenal punya konsumsi bahan bakar yang cukup efisien dan biaya perawatan yang relatif ramah di kantong.
Di pasar mobil bekas, Suzuki Ertiga generasi pertama umumnya dijual mulai Rp95 juta sampai Rp125 juta. Rentang harga ini membuat Ertiga menjadi salah satu opsi yang paling pas untuk pembeli dengan target dana sekitar Rp100 jutaan.
Nissan Grand Livina masih punya tempat tersendiri, terutama bagi pembeli yang mengejar kenyamanan. Banyak pengguna menilai suspensinya lebih empuk dibanding beberapa rival di kelas MPV.
Pamornya memang tidak sebesar Avanza atau Innova, tetapi harga bekas Grand Livina tergolong menarik. Unitnya saat ini ditawarkan mulai Rp90 juta sampai Rp120 juta, sehingga masih masuk radar pembeli yang ingin menekan pengeluaran.
Honda Mobilio menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda. Model ini dikenal membawa desain yang lebih modern, karakter mesin yang responsif, dan kabin yang cukup lapang untuk kebutuhan keluarga.
Selain itu, Mobilio juga disebut memiliki efisiensi bahan bakar yang baik untuk mobilitas harian. Harga bekas Mobilio keluaran awal berada di kisaran Rp110 juta sampai Rp145 juta.
Opsi untuk yang mengejar kenyamanan lebih
Toyota Kijang Innova tetap menjadi pilihan kuat bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan perjalanan. Kabinnya lebih luas dibanding MPV pada umumnya dan suspensinya dikenal nyaman, terutama untuk perjalanan jauh.
Namun, harga bekas Innova diesel berada di level yang lebih tinggi, yakni Rp210 juta sampai Rp260 juta. Karena itu, model ini lebih cocok untuk pembeli yang siap menaikkan anggaran demi ruang kabin dan kenyamanan yang lebih baik.
Meski tidak sepenuhnya sejalan dengan budget Rp100 jutaan, nama Innova tetap sering masuk daftar pertimbangan. Banyak konsumen menilai biaya yang dikeluarkan sebanding dengan kenyamanan yang didapat.
Model mana yang paling layak dilirik
Jika fokus utama ada pada kemudahan perawatan dan nilai jual kembali, Avanza masih menjadi pilihan yang paling sulit digeser. Reputasi mesin, jaringan servis, dan permintaan pasar membuat model ini tetap aman untuk pembeli yang ingin minim repot.
Bagi yang lebih mengutamakan kenyamanan keluarga saat bepergian, Kijang Innova dan Grand Livina layak diperhatikan. Keduanya sama-sama dikenal nyaman, meski berada di rentang harga dan posisi pasar yang berbeda.
Sementara itu, Ertiga dan Mobilio cocok untuk pembeli yang menginginkan mobil keluarga dengan nuansa lebih modern dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Keduanya menjadi alternatif menarik di luar pilihan-pilihan yang sudah sangat umum di pasar.
Hal yang tidak kalah penting adalah kondisi unit yang akan dibeli. Riwayat servis, kelengkapan dokumen, dan kondisi kendaraan tetap menjadi faktor penentu, karena mobil bekas yang tepat bukan hanya soal merek atau model, tetapi juga soal bagaimana unit tersebut dirawat sebelumnya.







