Mazda Klaim Monitor Layar Sentuh Lebih Aman, Tombol Fisik Justru Bikin Pengemudi Menunduk

Author: Qoo Media

Desain kabin Mazda CX-5 generasi terbaru memicu perdebatan karena deretan tombol fisik untuk AC dan fungsi lain diganti layar sentuh berukuran besar. Di SUV andalannya itu, Mazda menawarkan layar 12,9 inci atau 15,6 inci, dan keputusan ini sempat dianggap sebagai langkah penghematan karena tombol fisik dihilangkan.

Mazda menolak anggapan tersebut. Mengutip penjelasan yang disampaikan kepada Drive, pabrikan asal Jepang itu justru menilai layar sentuh besar bisa lebih aman karena mengurangi distraksi pengemudi saat berkendara.

Layar sejajar pandangan mata

Koichiro Yamaguchi, Program Manager CX-5, menjelaskan bahwa layar sentuh ditempatkan sejajar dengan pandangan mata pengemudi. Posisi ini berbeda dari tombol fisik yang menurut Mazda harus diletakkan di bagian bawah dasbor.

Yamaguchi menilai, jika tombol fisik dipertahankan, pengemudi harus menunduk untuk mencarinya. Ia juga menyebut ada 15 sakelar dengan bentuk yang mirip-mirip, sehingga pencarian tombol saat mobil berjalan bisa membuat pengemudi kehilangan fokus.

Menurutnya, mengalihkan pandangan ke bawah untuk memilih tombol yang tepat menjadi risiko tersendiri. Mazda memilih memindahkan kontrol ke layar agar pengemudi tidak perlu terlalu lama memandang area lain selain jalan.

Fungsi penting tetap mudah dijangkau

Meski mengandalkan layar sentuh, Mazda tidak menghilangkan semua kemudahan pengoperasian. Pengaturan suhu, kecepatan kipas AC, dan arah semburan udara tetap muncul di baris bawah layar.

Dengan susunan itu, pengemudi tidak perlu masuk ke menu berlapis hanya untuk mengubah suhu kabin. Mazda tampaknya ingin mempertahankan akses cepat untuk fungsi yang paling sering dipakai selama perjalanan.

Keputusan ini menarik perhatian karena bertolak belakang dengan sikap Mazda beberapa tahun lalu. Saat meluncurkan Mazda3 pada 2019, pabrikan itu justru menyebut layar sentuh dapat mengganggu karena pengemudi berisiko tanpa sengaja memutar setir dan keluar jalur saat menekan layar.

Masih terbuka untuk evaluasi

Meski begitu, Mazda belum menutup kemungkinan mengubah tata letak jika ada masukan yang kuat dari pelanggan. Yamaguchi mengatakan perusahaan terbuka untuk meninjau kembali desain berbasis sentuh, selama ada dasar dari cara pakai konsumen di dunia nyata.

Ia menegaskan bahwa preferensi pelanggan akan menjadi dasar keputusan berikutnya. Mazda juga disebut terus mengumpulkan masukan untuk mempertimbangkan apakah desain pada CX-5 perlu disesuaikan lagi.

Perdebatan soal tombol fisik dan layar sentuh memang belum selesai di industri otomotif. Pada CX-5 terbaru, Mazda memilih jalur yang menurut mereka lebih aman untuk mengurangi distraksi, sambil tetap menyisakan kontrol inti yang mudah dijangkau pengemudi.

Source: www.oto.com
Terbaru