Adenanta Tetap Stabil Di Motegi, AHRT Bawa Modal Kuat Ke Mandalika

Astra Honda Racing Team tampil dengan modal kuat setelah putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Motegi, Jepang. Di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra kembali menunjukkan konsistensi yang membuat AHRT tetap berada dalam jalur persaingan musim ini.

Hasil di Motegi juga penting karena Adenanta masih dalam masa pemulihan usai operasi arm pump. Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, pebalap asal Magetan, Jawa Timur, itu tetap mampu menjaga ketahanan fisik dan mental di tengah persaingan ketat kelas tertinggi ARRC.

Dua finis delapan besar di Motegi

Pada race pertama, Adenanta memulai balapan dari posisi kesembilan. Ia menyelesaikan 15 lap dan finis kedelapan berkat strategi yang matang serta pengelolaan kondisi fisik yang baik.

Pencapaian itu menjadi nilai penting karena diraih saat kondisi tubuhnya belum optimal. Dari situ, ia tetap mampu mengamankan poin berharga untuk tim dan menjaga momentum AHRT di papan atas persaingan.

Performa serupa berlanjut pada race kedua. Adenanta kembali finis kedelapan dan mengukuhkan konsistensi dalam dua balapan berturut-turut di kelas ASB1000.

Poin penting untuk klasemen

Tambahan poin dari seri Motegi membuat Adenanta mengoleksi total 50 poin. Ia kini berada di peringkat keenam klasemen sementara ASB1000 musim 2026.

Posisi itu membuka peluang untuk terus memperbaiki peringkat pada seri-seri berikutnya. Bagi AHRT, hasil tersebut juga memperkuat posisi tim dalam klasemen sementara ARRC 2026.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para pebalap AHRT selama akhir pekan balap di Jepang. Ia menilai semangat juang mereka menjadi modal penting untuk menghadapi putaran berikutnya.

“Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil semakin kuat di putaran-putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Andy Wijaya.

Modal menuju Mandalika

Keberhasilan di Motegi datang pada waktu yang tepat bagi AHRT. Seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Agustus mendatang, dan balapan kandang itu dipandang sebagai momentum besar bagi pebalap Indonesia.

Dengan dukungan performa Honda CBR Series yang kompetitif, AHRT menatap seri Mandalika dengan optimisme tinggi. Tim juga percaya semangat juang para pebalap bisa membantu mereka melanjutkan tren positif dan tetap bersaing di papan atas balap motor Asia.

Seri Mandalika diperkirakan menjadi salah satu putaran paling menarik musim ini. Selain dukungan publik Indonesia, karakter sirkuit yang menuntut kombinasi kecepatan dan teknik dinilai cocok menjadi panggung bagi para pebalap AHRT untuk tampil lebih kompetitif.

Konsistensi Adenanta di Motegi menjadi sinyal bahwa ia semakin nyaman bersaing di ASB1000. Dengan persiapan yang lebih matang menuju Mandalika, peluang untuk menembus posisi lima besar klasemen musim ini masih terbuka lebar.

Terkait