Wuling dan MPMRent memperkuat langkah ke ekosistem kendaraan listrik Indonesia lewat pengadaan awal 50 unit New BinguoEV Lite melalui skema fleet. Serah terima dilakukan dalam sebuah handover ceremony di Danau Sentani, QBIG BSD, Kabupaten Tangerang.
Kolaborasi ini tidak hanya menambah armada, tetapi juga menunjukkan arah baru mobilitas korporasi yang makin menekankan efisiensi operasional dan produktivitas. Wuling menyebut kerja sama tersebut sebagai bentuk kemitraan strategis yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen, dan tujuan bersama.
Dukungan untuk armada korporasi
President Director Wuling Motors, Tang Wensheng, menyampaikan apresiasi kepada MPMRent atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pengadaan armada ini menjadi bagian dari dukungan Wuling terhadap kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis MPMRent.
Tang juga berharap kolaborasi ini dapat semakin kuat dan berkelanjutan. Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan memberi manfaat bagi kedua perusahaan di masa mendatang.
Bagi Wuling dan MPMRent, pengadaan ini juga terkait dengan agenda yang lebih luas, yakni mendukung terwujudnya Indonesia Green Mobility. Keduanya melihat kendaraan listrik sebagai solusi armada yang bisa membantu kebutuhan operasional pelanggan secara lebih efektif dan efisien.
Alasan New BinguoEV Lite dipilih
Pemilihan New BinguoEV Lite didorong oleh kombinasi efisiensi energi, kemudahan penggunaan, dan kenyamanan berkendara. Karakter itu dianggap sesuai untuk kebutuhan mobilitas harian maupun operasional armada.
Mobil listrik ini dibekali baterai LFP 31,9 kWh. Dalam satu kali pengisian penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 333 kilometer.
Dari sisi pengisian daya, New BinguoEV Lite mendukung fast charging. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen dapat dilakukan sekitar 35 menit, sehingga membantu menjaga produktivitas armada.
Adaptasi terhadap kebutuhan mobilitas hijau
MPMRent melihat permintaan pelanggan terhadap layanan mobilitas tidak lagi hanya bertumpu pada keandalan dan efisiensi. Faktor keberlanjutan kini ikut menjadi pertimbangan penting, terutama bagi pelanggan korporasi yang mulai memasukkan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG ke dalam operasional mereka.
CEO MPMRent, Chua Zi Yong, mengatakan pihaknya bangga menjadikan Wuling New BinguoEV Lite sebagai bagian dari armada. Ia menilai kerja sama ini memperkuat komitmen MPMRent dalam menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan bagi pelanggan.
Chua juga menyebut langkah ini sebagai awal dari perjalanan panjang bersama Wuling untuk membawa Indonesia menuju masa depan transportasi yang lebih hijau. Integrasi kendaraan listrik ke dalam portofolio armada menjadi salah satu bentuk adaptasi MPMRent terhadap tren mobilitas modern.
Layanan pendukung operasional
Selain unit kendaraan, Wuling juga menyiapkan layanan tambahan untuk mendukung operasional armada. Layanan itu mencakup priority service, dukungan Service Level Agreement atau SLA untuk perbaikan kendaraan, serta program pelatihan bagi pengemudi dan mekanik.
Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional kendaraan listrik. Dengan kombinasi armada, layanan, dan ekosistem pendukung, kerja sama Wuling dan MPMRent memperlihatkan bagaimana kendaraan listrik mulai masuk lebih dalam ke kebutuhan transportasi korporasi.
