Chery tengah menyiapkan langkah baru yang cukup menarik di segmen pikap menengah global. Pabrikan asal China itu disebut akan membawa Stockman ke ruang pamer pada akhir tahun ini dengan bekal mesin diesel PHEV, kombinasi yang jarang muncul di kelasnya.
Model ini menjadi sinyal bahwa Chery tidak hanya fokus pada SUV canggih, tetapi juga ingin memperluas portofolio ke kendaraan kerja dan lifestyle utility. Arah itu terlihat dari posisi Stockman yang memang dirancang untuk pasar truk ukuran menengah global.
Dimensi dan tampilan eksterior
Stockman dibangun dengan panjang 5.450 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.925 mm berdasarkan parameter platform regulasi. Ukuran ini menempatkannya di kelas yang cukup besar untuk sebuah pikap menengah.
Dari sisi desain, eksteriornya menonjolkan gril horizontal lebar. Elemen itu dipadukan dengan lampu depan LED melingkar dan spatbor yang melebar.
Kabin dibuat lebih modern
Bagian interior juga tidak dibuat sederhana. Chery memasang layar infotainment ganda yang terpasang di langit-langit, roda kemudi berlapis kulit, dan tuas pemindah gigi elektronik.
Untuk mendukung kenyamanan, kabin Stockman turut dibekali sunroof panoramik, kursi berpemanas, dan kontrol iklim otomatis. Kombinasi ini memberi kesan bahwa model tersebut tidak hanya mengejar fungsi angkut, tetapi juga kenyamanan penumpang.
Mesin diesel PHEV jadi sorotan utama
Daya tarik terbesar Stockman ada pada arsitektur hibrida plug-in seri-paralel yang digunakannya. Sistem itu mengandalkan mesin diesel twin-turbocharged 2,5 liter yang menghasilkan 210 kW atau 282 hp serta torsi 650 Nm.
Mesin pembakaran internalnya diklaim mencapai efisiensi termal 47 persen. Chery kemudian memasangkan paket baterai di belakang untuk memberikan jangkauan operasi murni listrik sejauh 170 km.
Kombinasi diesel dan plug-in hybrid ini memperlihatkan pendekatan yang tidak umum untuk pikap modern. Di satu sisi, sistem ini menawarkan tenaga besar dan torsi tinggi, sementara di sisi lain ada kemampuan berjalan tanpa emisi dari baterai untuk penggunaan tertentu.
Nama Stockman lahir dari kompetisi publik
Nama Stockman sendiri bukan dipilih secara tertutup. Nama itu berasal dari salah satu dari lebih dari 20.000 usulan yang diajukan warga Australia dalam kompetisi penamaan publik.
Chery kemudian menyaring daftar tersebut menjadi sembilan finalis pada bulan lalu. Istilah Stockman merujuk pada seseorang yang merawat ternak di sebuah peternakan, sehingga nama ini terasa dekat dengan karakter kendaraan kerja.
Langkah penamaan tersebut juga menunjukkan upaya Chery membangun identitas model yang lebih relevan untuk pasar Australia dan segmen pikap secara umum. Dengan spesifikasi besar, kabin yang kaya fitur, serta mesin diesel PHEV, Stockman diposisikan sebagai produk yang ingin tampil berbeda di tengah pasar truk menengah global yang semakin kompetitif.
Source: voi.id






