DFSK E5 Plus Debut Global, Versi Hong Kong Ungkap Spesifikasi Yang Bisa Beda di Indonesia

Author: Qoo Media

DFSK E5 Plus akhirnya tampil lebih terang setelah sempat diperkenalkan di Indonesia tanpa detail teknis. Debut global versi setir kanan di Asia World Expo, Hong Kong, menandai langkah awal ekspansi model ini ke pasar internasional dan sekaligus membuka perbandingan baru dengan versi yang disiapkan untuk Indonesia.

Yang menarik, spesifikasi yang dipamerkan di Hong Kong belum tentu sama persis dengan unit untuk pasar domestik. DFSK menempatkan E5 Plus sebagai SUV keluarga berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan pendekatan yang menggabungkan efisiensi motor listrik dan fleksibilitas mesin bensin.

Hybrid plug-in dengan tenaga 218 PS

Di Hong Kong, E5 Plus memakai mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated yang dipadukan dengan motor elektrik sebagai penggerak utama. Output gabungan sistemnya mencapai 160 kW atau sekitar 218 PS, dengan torsi puncak 330 Nm.

Karakter tenaganya dibuat mengalir lebih linear dan responsif. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim tuntas dalam 8,04 detik, sementara kecepatan maksimumnya dibatasi hingga 180 km/jam.

DFSK juga menyebut motor elektrik bekerja dominan di banyak kondisi penggunaan. Karena itu, sensasi berkendaranya disebut lebih mendekati mobil listrik ketimbang hybrid konvensional.

Baterai 25 kWh dan jarak tempuh lebih dari 1.200 km

Sumber energi listriknya datang dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 25 kWh. Dalam mode EV murni, mobil ini diklaim mampu menempuh 135 km berdasarkan siklus CLTC.

Saat baterai dan tangki bensin dipakai bersama, DFSK menyebut daya jelajah totalnya bisa melampaui 1.200 km. Konsumsi bahan bakar gabungan menurut metode WLTC juga diklaim sangat efisien, yakni 1,39 liter per 100 km atau setara sekitar 72 km/liter.

Dari sisi pengisian daya, E5 Plus sudah mendukung fast charging DC. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen disebut hanya butuh sekitar 28 menit.

Untuk pengisian AC normal, waktu yang diperlukan berkisar tiga sampai empat jam dari 20 persen ke 90 persen. Angka ini membuat E5 Plus terlihat cukup siap untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Desain sederhana, ukuran besar

Secara tampilan, E5 Plus tidak mengejar gaya agresif. Wajahnya dibuat sederhana dan modern dengan area depan minim grille seperti mobil listrik murni, sementara bukaan udara hanya tersisa di bagian bawah bumper untuk kebutuhan pendinginan.

Dimensinya juga cukup besar untuk sebuah SUV keluarga. Panjangnya 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, dan wheelbase 2.785 mm.

Proporsi itu memberi sinyal bahwa kabin akan menjadi salah satu daya tarik utama. Ruang seperti ini biasanya lebih relevan untuk keluarga yang butuh fleksibilitas penumpang dan barang.

Indonesia disiapkan dengan tiga baris dan captain seat

Untuk pasar Hong Kong, DFSK menawarkan konfigurasi 5, 6, dan 7 penumpang. Adapun unit yang diproyeksikan masuk Indonesia kemungkinan memakai format tiga baris tujuh penumpang dengan captain seat di baris tengah.

Skema itu dinilai lebih cocok untuk kebutuhan keluarga di Indonesia karena akses ke baris ketiga lebih praktis. Saat seluruh bangku belakang dilipat rata, ruang kargo maksimal diklaim mencapai 1.694 liter.

Meski begitu, spesifikasi final untuk pasar domestik masih bisa berubah. DFSK disebut masih menyesuaikan kebutuhan konsumen dan strategi harga sebelum membuka banderol resmi.

Posisi di pasar dan peluang di Indonesia

DFSK menegaskan E5 Plus sebagai langkah awal pembaruan lini produk mereka. Presiden DFSK Hong Kong, Amy Gong, menyebut perusahaan akan memperkuat teknologi, memperluas portofolio, dan mempercepat ekspansi global dengan pendekatan yang lebih lokal.

Di Indonesia, model ini berpotensi masuk ke segmen yang makin ramai oleh SUV keluarga PHEV dari pabrikan Tiongkok. Jika harga nanti dibuat kompetitif, E5 Plus bisa menjadi salah satu penantang baru yang menarik di kelasnya.

Source: www.zigwheels.co.id
Terbaru