Renault Megane E-Tech Makin Futuristis, Jarak Tempuh Naik Jadi 500 Km

Renault Megane E-Tech mendapat ubahan signifikan untuk pertama kalinya sejak debutnya di pasar otomotif pada 2022. Penyegaran ini menargetkan tiga hal utama sekaligus, yaitu tampilan yang lebih dinamis, teknologi yang lebih relevan untuk mobilitas saat ini, dan fitur yang lebih lengkap di semua level trim.

Perubahan paling mudah terlihat ada di sektor eksterior. Renault membuat SUV EV kompak ini tampak lebih futuristis tanpa meninggalkan bahasa desain terkini yang juga dipakai pada model Rafale.

Tampang depan lebih hidup

Bagian depan kini mendapat lampu dengan komponen baru dan bumper sewarna bodi dengan garis yang lebih dinamis. Di sisi samping, air intake dilengkapi signature lampu baru dengan delapan komponen berbentuk berlian yang membuat wajah mobil tampak lebih aktif saat malam hari.

Sebagai mobil listrik, Megane E-Tech tetap memakai gril tertutup dengan lapisan hitam mengilap dan logo berlian khas Renault. Di bagian belakang, lampu tetap mempertahankan tata letak lebar, tetapi kini dirancang sebagai elemen 3D tanpa lensa penutup.

Penyegaran ini tidak hanya menyentuh estetika. Renault juga menaikkan ground clearance hingga 20 mm agar mobil tetap nyaman dipakai, terutama karena bobot baterai yang lebih besar membuat posisi mobil tidak terlalu dekat dengan permukaan jalan.

Interior ikut dibenahi

Masuk ke kabin, ubahan terasa lewat material dan detail visual baru. Interior kini memakai sentuhan akhir Thermoplastic Elastomer atau karet sintetis, dengan kursi elektrik berwarna abu-abu muda atau hitam titanium pada trim Techno.

Trim Esprit Alpine juga ikut mendapat pembaruan lewat panel pintu baru dengan sentuhan akhir abu-abu spectral yang berubah nuansanya dari abu-abu gelap sampai biru. Suasana kabin semakin lengkap dengan pencahayaan ambient LED yang membantu menciptakan atmosfer berbeda di dalam kendaraan.

Baterai lebih besar, jarak tempuh naik

Salah satu peningkatan paling penting ada pada sisi elektrifikasi. Baterai yang sebelumnya berkapasitas 60 kWh kini naik menjadi 67 kWh, sehingga jarak tempuh meningkat dari 458 km menjadi 500 km dalam sekali pengecasan.

Pengisian dayanya juga lebih cepat. Dengan perangkat DC 165 kW, baterai bisa terisi dari 15 persen ke 80 persen dalam 24 menit, sementara dukungan AC charging mencapai 22 kW.

Di balik kap, motor listrik penggerak depan tetap digunakan dan tenaga puncaknya masih berada di 217 hp. Artinya, Renault lebih fokus memperbaiki efisiensi, jarak tempuh, dan pengalaman penggunaan tanpa mengubah karakter dasar performanya.

Tetap diproduksi di Eropa

Harga terbaru Megane E-Tech belum diungkap. Namun Renault memastikan model ini tetap dirakit di Eropa, tepatnya di fasilitas Douai, Prancis Utara.

Sementara itu, pabrik penggerak listriknya dibuat di Cleon, Normandy. Dengan kombinasi desain baru, kabin yang lebih rapi, serta baterai dan pengisian daya yang lebih baik, Megane E-Tech kini tampil sebagai EV kompak yang terasa lebih matang dan lebih berkarakter.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Terkait