Toyota Motor Corporation memberi penyegaran pada HiAce untuk pasar Jepang dengan fokus utama pada keselamatan. Pembaruan ini menyasar varian van, wagon, dan commuter, sekaligus membuat model niaga andalan itu tetap relevan untuk kebutuhan armada dan bisnis.
Yang menarik, penyegaran ini bukan hadir untuk generasi keenam yang meluncur pada 2019, melainkan untuk model sebelumnya yang pertama kali diperkenalkan pada 2004. Meski dasar mobilnya tergolong lama, peningkatan yang dibawa justru menyentuh aspek yang paling penting bagi kendaraan kerja, yaitu keamanan penumpang.
Tingkat keselamatan naik signifikan
Menurut Car Watch, HiAce kini memiliki kinerja keselamatan yang lebih baik berkat sabuk pengaman dan sandaran kepala di semua baris kursi. Langkah ini membuat perlindungan penumpang di dalam kabin menjadi lebih merata dibanding sebelumnya.
Pembaruan tersebut juga membuat seluruh model HiAce memenuhi peraturan keselamatan kendaraan Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dengan begitu, Toyota tidak hanya memperbarui perlengkapan, tetapi juga meningkatkan standar keamanan di jalan raya.
Perubahan luar tetap minim
Di luar sektor keselamatan, Toyota tidak menyiapkan banyak ubahan lain pada mobil ini. Satu-satunya pembaruan eksternal yang disebutkan adalah peningkatan pada sistem pencahayaan depan yang sudah diperkenalkan lebih dulu pada awal tahun ini.
Meski begitu, HiAce tetap membawa sejumlah fitur yang membuatnya terasa lebih modern. Model ini kini dilengkapi instrument digital, kursi berpemanas, dan beberapa fitur canggih lain yang mendukung kenyamanan penggunaan harian.
Mesin masih dipertahankan
Toyota juga tidak mengubah pilihan mesin untuk HiAce terbaru ini. Opsi yang tersedia tetap mencakup beberapa mesin, termasuk bensin 2.7L 2TR-FE dan 2.8L 1GD-FTV.
Mesin 2.8L 1GD-FTV itu merupakan unit yang sama seperti yang dipakai Fortuner dan Land Cruiser Prado. Artinya, Toyota masih mempertahankan basis mekanis yang sudah dikenal luas untuk mendukung keandalan kendaraan ini.
Siap dipesan mulai Juli
HiAce terbaru dijadwalkan mulai bisa dipesan pada 1 Juli mendatang. Harga untuk tipe van dipatok di rentang 2.860.000 yen atau Rp316,3 juta hingga 4.683.800 yen atau Rp518 juta.
Untuk tipe wagon, banderolnya berada di kisaran 3.350.600 yen atau Rp370,5 juta sampai 4.472.600 yen atau Rp494,6 juta. Sementara itu, tipe commuter ditawarkan dari 3.762.000 yen atau Rp416 juta hingga 4.260.300 yen atau Rp471,1 juta.
Pembaruan pada HiAce menunjukkan arah yang jelas: Toyota memilih memperkuat aspek keselamatan tanpa mengubah karakter dasar kendaraan secara besar-besaran. Di pasar Jepang, langkah ini menempatkan HiAce sebagai pilihan armada yang tetap sederhana, fungsional, dan lebih aman untuk penggunaan jangka panjang.
