Jetour Zongheng F700 muncul sebagai jawaban Jetour untuk pasar pikap yang mulai bergerak ke arah elektrifikasi. Model plug-in hybrid ini tetap membawa karakter tangguh untuk medan berat, tetapi juga menonjol lewat efisiensi bahan bakar dan jarak tempuh yang sangat jauh.
Perpaduan itu membuat F700 menarik perhatian sejak awal. Di tengah kebutuhan kendaraan yang bisa bekerja keras sekaligus lebih hemat energi, Jetour menawarkan pikap yang tidak hanya fokus pada tenaga, tetapi juga pada penggunaan harian dan aktivitas luar ruang.
Sistem hybrid baru dari Chery
Jetour Zongheng F700 dibangun menggunakan sistem Kunpeng Super Hybrid CDM-O milik Chery. Sistem ini dipadukan dengan mesin hybrid 2.0 liter turbo yang menjadi sumber tenaga utama di balik kemampuan jelajahnya.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga hingga 155 kW atau sekitar 208 dk. Torsi puncaknya mencapai 340 Nm, sementara efisiensi termalnya diklaim menyentuh 45,5 persen.
Angka efisiensi itu termasuk tinggi untuk kendaraan bermesin pembakaran internal. Pada saat yang sama, Jetour tetap membekali F700 dengan sasis rangka berkekuatan tinggi dan suspensi depan independen double wishbone untuk menopang kemampuan off-road.
Dimensi besar, kabin fleksibel
Dari ukuran, Jetour Zongheng F700 tampil bongsor. Panjangnya 5.495 mm, lebarnya 2.050 mm, tingginya 1.985 mm, dan wheelbase mencapai 3.350 mm.
Dimensi tersebut memberi ruang lebih besar untuk kabin dan area angkut. Jetour menyediakan konfigurasi empat maupun lima penumpang, sehingga model ini bisa disesuaikan untuk kebutuhan kerja atau perjalanan.
Area bak belakang juga dibuat fungsional. Pabrikan sudah menyediakan sejumlah titik pengikat untuk membantu membawa perlengkapan kerja maupun perlengkapan petualangan dengan lebih aman.
Desain tegas untuk medan sulit
Secara visual, F700 menampilkan desain yang tegas dan maskulin. Bagian depannya memakai grille besar berbentuk persegi panjang, dipadukan dengan lampu LED daytime running light berdesain modern.
Nama merek tampil jelas di tengah grille dan memperkuat identitas kendaraan. Di bagian samping, roofline semi-floating memberi kesan lebih modern tanpa menghilangkan karakter utilitarian khas pikap.
Jetour juga merancang bumper depan untuk kebutuhan off-road. Sudut approach dibuat lebih optimal agar risiko benturan saat melewati medan ekstrem bisa berkurang.
Ada pula door handle mekanis berukuran besar. Elemen ini menambah kesan praktis, terutama saat kendaraan dipakai di kondisi medan yang tidak selalu ramah.
Jarak tempuh panjang dan konsumsi hemat
Salah satu nilai jual utama Jetour Zongheng F700 ada pada jarak tempuhnya. Kombinasi motor listrik dan mesin bensin memungkinkan pikap ini melaju hingga 1.300 km.
Konsumsi bahan bakarnya diklaim hanya sekitar 1,39 liter per 100 km berdasarkan siklus pengujian standar yang berlaku di pasar domestik Tiongkok. Jika angka itu tercapai dalam pemakaian nyata, F700 berpeluang masuk jajaran pikap plug-in hybrid yang sangat efisien.
Kapasitas jelajah seperti ini memberi keuntungan bagi pengguna yang sering bepergian jauh. Kendaraan tetap bisa membawa beban kerja, tetapi tidak mengorbankan efisiensi energi secara ekstrem.
Pengisian cepat dan baterai CATL
Di sektor elektrifikasi, Jetour Zongheng F700 memakai sistem kelistrikan 800 volt. Teknologi ini mendukung pengisian daya yang lebih cepat dibanding sistem konvensional.
Baterainya menggunakan paket CATL Shenxing 4C dual-layer. Dalam kondisi tertentu, kapasitas baterai dapat diisi dari 20 persen ke 80 persen hanya sekitar 10 menit.
Kemampuan ini penting untuk kendaraan yang dirancang aktif di berbagai kondisi. Pengisian cepat membuat mobil lebih siap dipakai lagi tanpa menunggu terlalu lama.
Siap untuk aktivitas outdoor
Jetour juga memberi perhatian pada aspek kepraktisan. Bagian belakang kendaraan dilengkapi pijakan dua tingkat untuk memudahkan akses ke bak kargo.
Ada juga pijakan tambahan di belakang roda yang membantu saat mengambil atau menata barang. Di area tailgate, sentuhan panel hitam piano membuat tampilan belakang terlihat lebih premium.
Jetour Zongheng F700 dijadwalkan melakukan debut publik di Guangzhou Auto Show pada November mendatang. Dengan kombinasi teknologi hybrid, kemampuan off-road, dan jarak tempuh 1.300 km, pikap ini langsung masuk daftar model elektrifikasi paling menarik untuk dicermati.
