Target Honda Vario EVO 160 Tembus 300 Ribu Unit Setahun, AHM Seserius Itu di Indonesia

Target penjualan Honda Vario EVO 160 di Indonesia langsung dipasang tinggi. PT Astra Honda Motor membidik skutik baru ini terjual 250 ribu sampai 300 ribu unit dalam setahun.

Angka itu menunjukkan Vario EVO 160 disiapkan sebagai model penting dalam portofolio Honda. Kontribusinya bahkan ditaksir berada di kisaran 6,5 sampai 7 persen dari total penjualan AHM.

Direktur Pemasaran PT AHM, Octavianus Dwi, menyampaikan sasaran tersebut usai peluncuran produk di Cikarang, Jawa Barat. Dengan target itu, penjualan bulanannya kira-kira berada di level 20 ribuan unit.

Target besar itu datang bersamaan dengan kesiapan distribusi ke jaringan penjualan. AHM menyatakan stok Vario EVO 160 sudah tersedia di dealer mulai sekarang, sementara pengiriman unit ke berbagai daerah berjalan bertahap.

Distribusi disebut dilakukan sejak hari peluncuran. Namun, kecepatan pengiriman akan berbeda di tiap wilayah, terutama untuk area yang jauh dari pusat distribusi seperti Papua atau kawasan luar Jawa.

Bagi calon pembeli, kabar ini penting karena menandakan unit tidak hanya diperkenalkan di atas panggung peluncuran. AHM juga ingin konsumen menerima motor lebih cepat tanpa menunggu terlalu lama.

Harga dan varian

Honda Vario EVO 160 dipasarkan dalam tiga varian. Seluruh harga yang diumumkan berstatus on the road Jakarta.

Varian CBS dibanderol Rp 28,5 jutaan. Varian Nitro dijual Rp 28,7 jutaan, sedangkan varian ABS tembus Rp 31,4 jutaan.

Posisi harga itu menempatkan Vario EVO 160 sebagai skutik premium di kelasnya. Perbedaan varian juga memberi pilihan bagi konsumen yang mengejar fitur dasar, tampilan, atau sistem pengereman yang lebih tinggi.

Ubahan desain yang paling terlihat

Dari sisi tampilan, pembaruan paling kentara ada di bagian depan. Honda memberi headlamp dengan cover khusus bernuansa gelap dan aksen menyerupai lubang udara.

Sentuhan lain hadir di sejumlah bagian bodi. Panel samping, desain swing arm, behel belakang atau rear grip, spion, hingga hook atau gantungan barang ikut mendapat penyegaran.

Rangkaian ubahan itu memperkuat karakter sporty yang dibawa model ini. Honda tidak mengubahnya secara total, tetapi cukup jelas untuk memberi pembeda dari pendahulunya.

Fitur yang ikut diperbarui

Pada sektor kepraktisan, Vario EVO 160 kini sudah dibekali soket pengisian daya ponsel type-C. Fitur ini menjawab kebutuhan pengguna harian yang mengandalkan perangkat digital saat berkendara.

Skutik ini juga memakai smart key dengan answer back system. Idling stop system tetap tersedia untuk mendukung efisiensi saat motor berhenti sejenak di kondisi lalu lintas padat.

Untuk kebutuhan membawa barang, kapasitas bagasi tetap 18 liter. Angka ini menunjukkan Honda mempertahankan salah satu aspek fungsional yang sudah dikenal pada Vario.

Mesin masih sama, tetapi ada sentuhan baru

Honda Vario EVO 160 masih memakai mesin yang sama dengan model sebelumnya. Meski begitu, pabrikan melakukan optimalisasi pada sistem pengapian.

Dampaknya terlihat pada torsi yang naik tipis menjadi 14 Nm. Sementara itu, tenaga tetap berada di angka 11,3 kW dengan kecepatan maksimum 109 km/jam.

Karakter ini membuat Vario EVO 160 tetap mengandalkan kombinasi performa dan penggunaan harian. Honda juga menekankan bahwa skutik ini dirancang lebih kencang dan sporty tanpa mengorbankan efisiensi.

Soal konsumsi bahan bakar, angka yang diklaim mencapai 46,7 km/liter. Data itu menjadi salah satu nilai jual penting karena segmen skutik besar tetap sensitif terhadap ongkos operasional.

Jika target 250 ribu sampai 300 ribu unit setahun tercapai, Vario EVO 160 akan menjadi salah satu tulang punggung penjualan AHM di pasar domestik. Dengan stok yang sudah masuk dealer, distribusi yang mulai berjalan, serta pilihan tiga varian, model ini kini langsung diuji oleh respons konsumen di berbagai daerah Indonesia.

Source: oto.detik.com

Terkait