Honda Super-N Cuma Rp446 Juta, Fitur Booster dan Jarak Tempuhnya Bikin Brio Listrik Ini Sulit Diabaikan

Honda memperkenalkan Super-N sebagai hatchback listrik mungil untuk pasar Eropa dengan sorotan utama pada harga yang relatif terjangkau dan fitur BOOSTER. Mobil ini diposisikan sebagai EV paling murah Honda di Eropa, sekaligus salah satu mobil listrik dengan harga masuk akal di Inggris.

Daya tarik terbesarnya bukan hanya banderol mulai Rp446 juta atau USD 25.100, tetapi juga karakter berkendara yang dibuat lebih aktif. Honda membekali Super-N dengan BOOSTER, fitur yang bisa menaikkan tenaga secara instan dari 63 hp menjadi 94 hp hanya lewat satu tombol.

Bagi konsumen yang mencari mobil listrik perkotaan, kombinasi itu membuat Super-N tampil berbeda. Mobil ini mengusung format kompak bergaya kei car, tetapi tetap mencoba menawarkan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan dibanding EV mungil pada umumnya.

Menurut Carscoops, Honda Super-N akan mulai dijual di Eropa pada musim panas 2026. Kehadirannya juga disebut menandai pertama kalinya dalam 20 tahun konsumen di Barat dapat membeli kei car baru langsung dari dealer resmi dengan garansi pabrik.

Model ini dikembangkan Honda Motor Company dengan memanfaatkan pengalaman panjang mereka di segmen kei car yang populer di Jepang. Super-N juga terinspirasi dari Super-One di Jepang dan membawa sentuhan nostalgia dari Honda City Turbo II era 1980-an.

Aura sporty itu terlihat penting karena Honda tidak hanya menjual efisiensi. Perusahaan juga menyisipkan elemen hiburan berkendara agar mobil listrik mungil ini tidak terasa datar.

Fitur BOOSTER jadi pembeda

Saat mode BOOSTER diaktifkan, performa Super-N meningkat cukup signifikan untuk ukuran mobil kota. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim membaik dari 14,5 detik menjadi 10 detik.

Honda juga menambahkan simulasi transmisi 7-percepatan dan suara mesin buatan. Kedua fitur ini dirancang untuk memberi rasa berkendara yang lebih hidup, terutama bagi pengguna yang masih ingin merasakan sensasi mobil konvensional.

Pendekatan itu membuat Super-N tidak semata dijual sebagai alat transportasi hemat energi. Honda tampak ingin menempatkannya sebagai EV kecil yang tetap punya karakter dan daya tarik emosional.

Jarak tempuh dan pengisian daya

Di balik bodinya yang ringkas, Super-N dibekali baterai 29,6 kWh. Jarak tempuh resminya mencapai 206 kilometer berdasarkan standar WLTP dalam sekali pengisian daya.

Untuk penggunaan perkotaan, jaraknya disebut bisa mencapai 320 kilometer. Angka ini menegaskan orientasi Super-N sebagai mobil harian yang lebih cocok dipakai di lalu lintas padat dan perjalanan pendek hingga menengah.

Honda juga menyebut pengisian cepat hingga 80 persen hanya membutuhkan sekitar 30 menit. Detail ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan saat mobil dipakai rutin di kawasan urban.

Dimensi ringkas, kabin tetap fungsional

Super-N hadir dengan panjang 3.599 mm dan lebar 1.573 mm. Bobotnya tercatat 1.097 kg, angka yang mendukung karakter lincah dan efisien untuk mobil listrik berukuran kecil.

Desain kompak itu disiapkan agar mudah digunakan di area perkotaan Eropa yang padat. Format seperti ini juga memperkuat anggapan bahwa Super-N adalah semacam “Brio listrik” versi global.

Meski mungil, bagian kabinnya tetap membawa sejumlah fitur yang akrab bagi pengguna modern. Honda memasang sistem infotainment yang mendukung CarPlay dan Android Auto, serta sistem audio Bose sebagai perlengkapan standar.

Praktikalitas tetap menjadi perhatian penting dalam mobil ini. Kursi belakang memakai konsep “magic seat” ala Honda Jazz yang memungkinkan pelipatan lebih fleksibel untuk menyesuaikan kebutuhan barang dan penumpang.

Honda juga menyiapkan paket grafis eksterior untuk memberi ruang personalisasi. Langkah ini sejalan dengan target konsumen muda yang diincar, yakni pembeli EV kompak dengan harga yang masih realistis.

Posisi harga di pasar

Dengan harga mulai Rp446 juta, Super-N ditempatkan cukup agresif untuk pasar Eropa. Model ini disebut lebih murah dibanding Renault Twingo E-Tech dan hanya sedikit lebih mahal dari BYD Dolphin Surf.

Penempatan harga itu memperjelas strategi Honda dalam membuka akses ke mobil listrik yang lebih terjangkau. Super-N tidak masuk sebagai model premium, melainkan sebagai pilihan kompak yang menyeimbangkan harga, fitur, dan identitas desain.

Di tengah pasar EV yang semakin ramai, kombinasi harga, format kei car, dan fitur BOOSTER menjadi modal utama Super-N untuk mencuri perhatian. Honda tampaknya ingin membuktikan bahwa mobil listrik kecil tidak harus tampil polos, karena tetap bisa ringkas, fungsional, dan terasa seru saat diajak melaju.

Source: www.suara.com

Terkait