Geely Indonesia mengambil langkah cepat untuk merespons lonjakan permintaan atas EX2 dengan menggandakan kapasitas produksi di fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini diarahkan untuk menjaga ketersediaan unit sekaligus memangkas waktu tunggu agar mobil listrik kompak tersebut lebih cepat sampai ke konsumen.
Peningkatan produksi ini juga memperlihatkan bagaimana model listrik tersebut bergerak menjadi salah satu andalan Geely di pasar Indonesia. Di tengah perkembangan elektrifikasi yang makin kompetitif, perusahaan menempatkan EX2 sebagai produk yang perlu didukung dari sisi manufaktur dan distribusi.
Permintaan naik, pengiriman dikejar
Di pasar domestik, Geely EX2 mencatat wholesales 1.395 unit pada Mei 2026. Angka itu menambah dorongan bagi Geely untuk menaikkan volume produksi, terutama karena model ini disebut menjadi salah satu kendaraan listrik terdepan dalam pencapaian wholesales di Indonesia.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Contantinus Herlijoso, menyebut total wholesales Geely EX2 di Indonesia hingga Mei telah mencapai lebih dari 4.900 unit dan masih terus bertambah. Ia mengatakan kapasitas produksi ditambah khusus pada pilihan warna yang paling diminati agar waktu tunggu konsumen bisa dipangkas menjadi satu bulan.
Pernyataan itu menunjukkan strategi Geely tidak hanya berfokus pada jumlah unit, tetapi juga pada kelancaran distribusi. Bagi pembeli mobil listrik, kecepatan serah terima menjadi faktor penting karena permintaan pasar kerap membuat masa tunggu memanjang.
Produksi lokal jadi kunci
Geely menegaskan bahwa penguatan produksi di fasilitas PT Handal Indonesia Motor menjadi bagian dari respons terhadap peluang sekaligus tantangan di era elektrifikasi. Perakitan lokal di Purwakarta dipakai untuk mengoptimalkan proses produksi dan menjaga ketersediaan kendaraan di dalam negeri.
Denny, yang disebut dalam keterangan tersebut, menilai peningkatan kapasitas produksi menunjukkan sektor manufaktur lokal siap mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Ia juga menyebut adanya transfer pengetahuan dan teknologi dari Geely untuk membantu pengendalian kualitas agar standar global tetap terjaga.
Pendekatan ini penting karena EX2 bukan hanya dijual sebagai produk impor, tetapi juga diproduksi melalui jaringan perakitan di Indonesia. Dengan begitu, Geely bisa merespons permintaan pasar secara lebih fleksibel tanpa menunggu suplai dari luar negeri sepenuhnya.
Ada warna baru untuk EX2
Mulai produksi Juni 2026, Geely EX2 juga mendapat penyegaran minor berupa tambahan warna Aether Green. Warna baru ini melengkapi pilihan yang sudah ada sebelumnya, yaitu Aurora Pink, Nebula Beige, Moon White, Star Silver, dan Comet Gray.
Penambahan warna tersebut memberi konsumen lebih banyak pilihan tampilan, terutama bagi pembeli yang ingin nuansa lebih segar. Geely menyebut penyegaran ini hadir seiring penyesuaian produksi pada opsi warna yang paling diminati pasar.
Di luar Indonesia, EX2 juga menunjukkan performa yang kuat. Pada bulan Mei 2026, model ini terjual 38.751 unit di Tiongkok dan disebut sebagai salah satu kendaraan listrik terpopuler di pasar lokal sana.
Kinerja itu memberi konteks mengapa Geely agresif menjaga suplai EX2 di Indonesia. Ketika permintaan kuat di pasar domestik dan tren positif juga terlihat di Tiongkok, kapasitas produksi menjadi faktor penentu agar pengiriman ke konsumen tidak tertahan lebih lama.
