HUT Jakarta ke-499 Bikin Arus Berubah, Cek Jalan Terdampak dan Rute Pengalihannya

Author: Qoo Media

Warga yang melintas di kawasan pusat Jakarta perlu mencermati rekayasa lalu lintas saat peringatan HUT Kota Jakarta ke-499 digelar di wilayah Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Pengaturan arus diberlakukan di sekitar lokasi kegiatan dan berpotensi memengaruhi perjalanan pada akhir pekan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran acara yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, sementara pengaturan lalu lintas sudah diberlakukan lebih awal dan berakhir lebih malam.

Ruas yang terdampak berada di Jalan KH Wahid Hasyim sisi selatan. Titik pengaturannya mencakup segmen dari Jalan Kebon Kacang VIII hingga Jalan Fachrudin.

Rekayasa lalu lintas tersebut mulai berlaku sejak Sabtu (27/6/2026) pukul 21.00 WIB. Pengaturan itu berlanjut hingga Minggu (28/6/2026) pukul 23.00 WIB.

Bagi pengendara yang biasa melintas di koridor ini, penyesuaian waktu tempuh menjadi penting karena area tersebut merupakan jalur penghubung sejumlah titik sibuk di pusat kota. Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat memakai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.

Ruas dan waktu pengaturan

Fokus pengaturan ada di kawasan sekitar Kelurahan Kebon Kacang, tempat pelaksanaan peringatan HUT Kota Jakarta ke-499. Karena durasi pengaturan mencakup malam sebelum acara hingga malam hari setelah kegiatan berlangsung, dampaknya tidak hanya dirasakan saat acara utama dimulai.

Kawasan Jalan KH Wahid Hasyim sendiri menjadi salah satu jalur penting untuk pergerakan dari Tanah Abang, Kebon Sirih, hingga area Bundaran HI dan sekitarnya. Karena itu, perubahan arus di segmen pendek sekalipun dapat memengaruhi pilihan rute kendaraan dari beberapa arah.

Rute alternatif yang disiapkan

Untuk kendaraan dari arah Barat, yakni Tanah Abang menuju Timur ke arah Tugu Tani, tersedia dua pilihan. Pengendara dapat melalui Jalan Jatibaru Raya lalu ke Jalan Kebon Sirih dan seterusnya, atau lewat Jalan Fachrudin–Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan H Agus Salim–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.

Sementara itu, kendaraan dari arah Timur di Jalan KH Wahid Hasyim yang hendak menuju Barat ke Tanah Abang diarahkan melalui Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan Kampung Bali XXV–Jalan Setia Hati–Jalan Fachrudin dan seterusnya. Rute ini menjadi opsi untuk menghindari segmen yang terkena pengaturan di sisi selatan Jalan KH Wahid Hasyim.

Pengendara dari arah Imam Bonjol yang ingin menuju Tanah Abang juga perlu mengubah lintasan. Arus dari arah ini dapat melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan H Agus Salim–Jalan Kebon Sirih–Jalan Fachrudin dan seterusnya.

Ada pula pengalihan untuk kendaraan dari arah Selatan, yakni Bundaran HI menuju Utara ke arah Cideng. Arus diarahkan melalui Jalan M Mashabi–Jalan KH Mas Mansyur–putar balik di bawah Flyover Karet–kembali ke Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya.

Imbauan bagi pengguna jalan

Dishub DKI Jakarta meminta masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan selama rekayasa diberlakukan. Kepatuhan pada pengaturan sementara dinilai penting agar mobilitas di sekitar pusat kegiatan tetap terkendali.

Pengguna jalan juga diimbau menyesuaikan rute perjalanan sebelum berangkat. Langkah ini diperlukan terutama bagi pengendara yang memiliki tujuan melewati Jalan KH Wahid Hasyim, Fachrudin, Kebon Sirih, Tanah Abang, hingga koridor Bundaran HI.

Dengan waktu pelaksanaan yang dimulai sejak malam sebelumnya, pengendara sebaiknya tidak hanya memperhatikan jam acara utama. Perubahan arus sudah berlaku sejak Sabtu malam, sehingga perjalanan pada malam hari hingga sepanjang Minggu perlu direncanakan lebih cermat.

Bagi warga yang tidak memiliki kepentingan melintas di sekitar Kebon Kacang, memilih jalur lain dapat membantu mengurangi antrean kendaraan di area terdampak. Sementara bagi yang tetap harus melalui kawasan itu, rute alternatif yang disiapkan dapat menjadi panduan utama selama rekayasa lalu lintas berlangsung.

Source: otomotif.kompas.com
Terbaru