PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memperkenalkan generasi baru Toyota Hilux di Indonesia setelah penantian lebih dari satu dekade. Langkah ini langsung menarik perhatian karena Toyota tidak hanya membawa penyegaran besar pada pikap andalannya, tetapi juga membuka dua jalur teknologi sekaligus: diesel dan listrik.
Di pasar pikap 4×4 Indonesia, Hilux punya posisi yang kuat. President Director PT TAM Takuya Yokohama menyebut kontribusi Hilux di segmen Pick Up 4×4 mencapai 70 persen pada tahun ini, dengan pangsa pasar yang naik dari 57 persen pada Januari-May 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama 2026.
Desain baru lebih tegas dan modern
New Hilux generasi ke-9 hadir dengan konsep desain “Cyber SUMO” yang menonjolkan karakter tangguh, kokoh, dan modern. Tampilan barunya terlihat pada grille radiator, bumper depan, dan fender yang dibuat lebih ikonis.
Toyota juga memberi sentuhan baru lewat lampu LED tipis dengan tulisan “TOYOTA” di bagian depan dan belakang. Pada varian double cab, Hilux memiliki panjang 5.320 mm, lebar 1.885 mm, tinggi 1.815 mm, dan wheelbase 3.085 mm.
Ground clearance juga ikut naik, dari 286 mm menjadi 312 mm. Perubahan ini memperkuat citra Hilux sebagai pikap yang siap dipakai di jalur kerja, medan menantang, sampai kegiatan petualangan.
Kabin lebih modern dan sarat fitur
Bagian interior dibuat lebih fungsional dengan kabin yang nyaman dan modern. Dasbor horizontal dirancang membantu pengemudi memantau posisi kendaraan dengan lebih mudah saat berkendara.
Pada tipe V, Hilux memakai layar multimedia 12,3 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Panel itu dipadukan dengan MID Full TFT 12 inci untuk menampilkan informasi kendaraan secara lebih lengkap.
Fitur lain yang tersedia meliputi Electronic Parking Brake, Tire Pressure Monitoring System, Electric Power Steering, serta mode berkendara Dirt, Mud, Sand, Deep Snow, dan Auto. Toyota juga menambahkan Toyota Safety Sense 3.0 yang mencakup Pre-Collision System, Adaptive Cruise Control, Lane Tracing Assist, Blind Spot Monitoring, dan fitur pendukung lain.
Mesin diesel tetap jadi andalan
Untuk pasar Indonesia, New Hilux tersedia dengan mesin diesel 1GD-FTV 2.8L 4-silinder. Mesin yang juga dipakai pada Fortuner ini menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm.
Seluruh tipe mendapat dukungan sistem 4WD Part Time with Rear Differential Lock. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan, baik saat melaju di aspal maupun ketika masuk ke jalur offroad.
Hilux BEV ikut masuk ke Indonesia
Selain diesel, TAM juga memperkenalkan Hilux BEV sebagai versi listrik dari pikap tersebut. Kehadirannya mengikuti arah Toyota Multipathway Strategy dan memperluas opsi elektrifikasi di segmen komersial.
Hilux BEV tetap membawa karakter tangguh khas Hilux untuk kebutuhan kerja di berbagai medan. Model ini memakai dua motor listrik berkekuatan total 144 kW, sistem penggerak All-Wheel Drive, dan baterai 59,2 kWh.
Toyota juga membekali Hilux BEV dengan suspensi De-Dion terbaru. Sistem ini dirancang untuk membantu menjaga stabilitas kendaraan di area licin, berlumpur, maupun jalur luar aspal.
Harga jual di Indonesia
Toyota membuka penjualan Hilux di Indonesia mulai dari Rp416,8 juta untuk tipe Single-Cab 4×4 M/T. Pilihan lainnya adalah D-Cab E 4×4 M/T Rp466,3 juta, D-Cab G 4×4 M/T Rp497,9 juta, dan D-Cab V 4×4 A/T Rp574,2 juta.
Untuk Hilux BEV, harganya dipasang Rp1,019 miliar. Dengan kehadiran varian listrik itu, lini kendaraan komersial elektrifikasi Toyota di Indonesia kini mendapat tambahan opsi baru yang lebih lengkap.
