Mitsubishi Motors resmi meluncurkan Mitsubishi Xpander Cross HEV, varian hibrida yang langsung menarik perhatian karena menggabungkan karakter crossover keluarga dengan teknologi elektrifikasi. Model ini menonjol lewat sensasi berkendara yang lebih senyap, efisiensi bahan bakar tinggi, dan respons tenaga yang disebut instan saat dibutuhkan.
Kehadiran Xpander Cross HEV menjadi langkah penting Mitsubishi menuju elektrifikasi massal. Mobil ini diposisikan sebagai jawaban untuk konsumen keluarga modern yang menginginkan kendaraan tangguh, nyaman, dan tetap relevan dengan tuntutan mobilitas yang lebih efisien.
Fokus pada pengalaman berkendara senyap
Salah satu perubahan paling menonjol ada pada kualitas kesenyapan kabin. Mitsubishi menyematkan tambahan material peredam suara di berbagai titik sasis, sehingga tingkat NVH atau noise, vibration, and harshness disebut lebih baik dibanding versi bensin.
Efeknya terasa langsung saat berada di dalam kabin. Suasana berkendara dibuat lebih tenang, terutama ketika mobil berjalan pada kecepatan rendah dalam mode listrik murni atau EV mode.
Sistem hybrid pada model ini bekerja otomatis memilih mode berkendara paling efisien. Dalam kondisi lalu lintas kota yang padat, mobil dapat bergerak menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, sehingga menghadirkan karakter hening dan bebas emisi.
Saat pengemudi membutuhkan akselerasi cepat, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama. Kombinasi ini menghasilkan dorongan torsi instan tanpa gejala jeda yang biasanya menjadi perhatian pada kendaraan bermesin konvensional.
Mesin 1.6L hybrid dan 7 mode berkendara
Di sektor mekanis, Xpander Cross HEV dibekali mesin bensin baru 1.600 cc DOHC 16-katup. Mesin ini bekerja sinergis dengan motor listrik performa tinggi serta baterai lithium-ion.
Mitsubishi juga membekali mobil ini dengan tujuh pilihan driving mode. Pengemudi dapat memilih mode normal, tarmac, gravel, mud, wet, dan eco, sementara sistem hybrid tetap mengatur kerja penggerak secara cerdas sesuai kebutuhan.
Pilihan mode itu mempertegas karakter Xpander Cross HEV sebagai kendaraan keluarga yang tetap membawa nuansa petualang. Mode tarmac disiapkan untuk aspal, gravel untuk jalan berkerikil, mud untuk medan berlumpur, dan wet untuk kondisi jalan basah saat hujan.
Mode eco menjadi opsi bagi pengguna yang ingin menekan konsumsi bahan bakar semaksimal mungkin. Mitsubishi menempatkan efisiensi sebagai salah satu nilai jual utama model ini, terutama untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak jauh.
Desain tetap gagah, identitas hybrid dibuat jelas
Secara tampilan, Xpander Cross HEV tetap mempertahankan bahasa desain Dynamic Shield yang sudah lekat dengan keluarga Xpander Cross. Posturnya dibuat maskulin, dengan garis bodi tegas yang menonjolkan kesan kokoh dan siap menghadapi beragam kondisi jalan.
Pada bagian depan, lampu utama T-Shape LED menjadi salah satu elemen paling mudah dikenali. Desain ini memberi pencahayaan luas sekaligus memperkuat tampilan modern pada fasia depan.
Pembeda utama versi HEV hadir lewat aksen electric blue pada bumper bawah dan pelindung bodi samping. Emblem HEV di pintu samping dan bagasi belakang juga menegaskan identitas elektrifikasi tanpa mengubah karakter SUV-bernuansa petualang.
Detail lain yang ikut memperkuat tampilan adalah wheel arch molding hitam, roof rail fungsional, dan velg alloy 17 inci. Kombinasi itu membuat mobil ini tetap tampil sebagai crossover jangkung dengan gaya urban adventure.
Kabin premium dan fitur penunjang
Masuk ke dalam, kabin Xpander Cross HEV dirancang dengan nuansa sporty-luxury. Dashboard menggunakan tata letak ergonomis dengan material soft touch berwarna gelap untuk menghadirkan kesan lebih matang.
Seluruh jok dibalut kulit premium sintetis dengan teknologi heat guard. Fitur ini membantu menjaga kenyamanan duduk saat mobil diparkir di area terbuka dengan paparan panas.
Di konsol tengah, Mitsubishi memasang electronic shift lever bergaya futuristik. Perubahan ini memberi kesan modern sekaligus menyesuaikan karakter kendaraan elektrifikasi.
Di depan pengemudi terdapat panel instrumen digital LCD 8 inci. Layar ini menampilkan grafik aliran energi hybrid secara interaktif agar pengemudi bisa memantau cara kerja sistem penggerak dengan lebih mudah.
Untuk kebutuhan manuver, tersedia multi around monitor atau kamera 360 derajat yang ditampilkan melalui layar sentuh 9 inci di tengah dasbor. Fitur ini membantu pengemudi melihat area sekitar kendaraan saat parkir di ruang sempit.
Keselamatan dan harga
Mitsubishi juga menyematkan Active Yaw Control atau AYC sebagai fitur keselamatan aktif. Sistem ini mengatur gaya pengereman pada roda depan secara otomatis saat mobil menikung agar kendaraan tetap presisi di jalurnya.
Ada pula regenerative braking yang mengubah energi deselerasi menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai. Proses ini berlangsung saat pengemudi melepas pedal gas atau menginjak rem.
Di pasar Indonesia, Mitsubishi Xpander Cross HEV dipasarkan pada kisaran harga resmi mulai dari Rp400 jutaan hingga Rp415 jutaan. Status harga on the road disebut bergantung pada wilayah pengiriman dan skema insentif pajak kendaraan listrik.
