MG memperluas lini pikap U9 di Australia dengan menghadirkan Black Edition, sebuah varian edisi terbatas yang tampil lebih gagah dari Explore X. Model ini tidak hanya membawa ubahan visual serba hitam, tetapi juga menambah fitur yang menyasar kebutuhan petualangan dan penarikan beban.
Kehadiran Black Edition langsung menarik perhatian karena basisnya berasal dari Explore X, namun dibekali sejumlah komponen eksklusif dari varian lain dalam keluarga U9. Hasilnya, varian ini menonjol sebagai paket yang lebih agresif secara tampilan sekaligus lebih siap untuk penggunaan berat.
Di pasar Australia, MG U9 Black Edition dipasarkan dengan harga 57.990 dolar Australia dalam kondisi drive-away. Nilai itu sekitar Rp35 juta lebih mahal dibandingkan Explore X yang menjadi dasar pengembangannya.
Tambahan harga tersebut dibarengi daftar ubahan yang cukup panjang. MG memasukkan pelek 18 inci, ban all-terrain Kumho, front differential lock, pijakan lipat pada pintu bak belakang dengan bukaan elektrik, serta Towing Cruise Control yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Tampilan lebih gelap dan lebih tegas
Dari sisi eksterior, Black Edition tampil berbeda lewat dominasi aksen hitam di banyak titik. Gril depan, emblem MG, penutup tengah pelek, roof rail, lis jendela, hingga aksen di sisi pintu dibuat hitam untuk mempertegas karakter tangguhnya.
Pilihan detail ini memberi identitas yang lebih kuat dibanding Explore X. Nuansa gelap itu juga membuat Black Edition terlihat lebih eksklusif tanpa mengubah dasar desain U9 secara menyeluruh.
Perubahan penting juga terjadi pada sektor roda. Pelek 19 inci milik Explore X diganti dengan pelek 18 inci yang sebelumnya digunakan pada varian Explore.
Pelek itu dipadukan dengan ban segala medan Kumho. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberi performa lebih baik saat melintasi beragam kondisi jalan.
Fokus pada towing dan akses kargo
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Towing Cruise Control. Teknologi ini memungkinkan sistem cruise control tetap aktif saat kendaraan sedang menarik trailer.
MG menyebut fitur itu dikembangkan sebagai respons terhadap masukan konsumen. Fokusnya adalah meningkatkan kenyamanan berkendara ketika kendaraan digunakan untuk towing.
Untuk mendukung aktivitas angkut barang, Black Edition juga memakai pintu bak belakang milik varian Explore Pro. Komponen ini sudah dilengkapi pijakan lipat yang memudahkan akses ke area kargo.
Fitur tersebut berguna saat membawa barang berukuran besar atau berat. Dengan akses yang lebih mudah, pengguna tidak perlu terlalu kesulitan saat keluar-masuk bak belakang.
Meski begitu, Black Edition belum dibekali Smart Hatch. Fitur berupa sekat lipat yang menghubungkan kabin dengan bak belakang itu masih menjadi opsi tambahan pada varian tertinggi U9 dengan biaya sekitar Rp98 juta.
Kabin tetap premium
Masuk ke dalam kabin, suasana gelap kembali ditegaskan melalui lapisan plafon dan pilar berwarna hitam. Sentuhan ini selaras dengan konsep Black Edition yang menonjolkan kesan lebih sporty dan kokoh.
Di luar perubahan nuansa interior, fitur premium dari Explore X tetap dipertahankan. MG tetap menyematkan dua layar digital 12,3 inci, jok depan berpemanas, setir berpemanas, serta jok berlapis kulit sintetis.
Dengan begitu, Black Edition tidak mengorbankan kenyamanan demi tampilan. Varian ini justru menggabungkan kesan eksklusif, fitur modern, dan kemampuan fungsional dalam satu paket.
Mesin tetap, kemampuan bertambah
Di balik kap mesin, tidak ada perubahan dibanding varian basisnya. MG U9 Black Edition tetap mengandalkan mesin diesel turbo empat silinder 2,5 liter.
Mesin itu menghasilkan tenaga 160 kW dan torsi puncak 520 Nm. Tenaga disalurkan ke empat roda melalui transmisi otomatis delapan percepatan.
Walau performa dasar tidak berubah, kemampuan off-road ikut ditingkatkan. Black Edition kini dibekali front differential lock yang sebelumnya hanya tersedia pada varian tertinggi Explore Pro.
Fitur ini melengkapi locking rear differential yang sudah menjadi perlengkapan standar di seluruh keluarga MG U9. Kombinasi keduanya memberi dukungan lebih baik saat mobil melintasi permukaan jalan dengan traksi rendah.
Untuk kebutuhan penarikan beban, pikap ini memiliki kapasitas derek hingga 3,5 ton dengan rem. Angka tersebut menegaskan bahwa Black Edition memang disiapkan bukan sekadar untuk tampil beda, tetapi juga untuk kebutuhan towing yang serius.
MG juga tetap mempertahankan suspensi belakang independen multi-link dengan pegas koil. Sistem ini dirancang untuk memberi kenyamanan lebih baik dibanding suspensi daun yang umum dipakai kendaraan sekelasnya.
Dengan paket ubahan tersebut, Black Edition menempati posisi unik dalam keluarga U9. Varian ini menggabungkan tampilan yang lebih garang, fitur towing yang lebih lengkap, dan perangkat pendukung off-road yang lebih kuat dibanding Explore X.
