BYD Atto 2 DM-i resmi diperkenalkan sebagai varian plug-in hybrid dari SUV kompak Atto 2. Daya tarik utamanya ada pada klaim jarak tempuh total hingga 1.045 kilometer dalam sekali pengisian baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Angka tersebut langsung menempatkan Atto 2 DM-i sebagai model yang menonjol di segmen SUV kompak elektrifikasi. Mobil ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik melalui teknologi DM-i untuk mengejar efisiensi sekaligus mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh.
Kemunculan model ini juga menarik karena sebelumnya Atto 2 lebih dulu dikenal sebagai mobil listrik murni atau BEV. Kini, keluarga Atto 2 dipastikan memiliki pilihan teknologi plug-in hybrid yang menyasar kebutuhan pengguna berbeda.
BYD Filipina sebelumnya memperkenalkan versi listrik murni Atto 2 di Manila International Auto Show. Varian DM-i kemudian tampil perdana ke publik dalam ajang BYD Tech Tour yang digelar pada 19–21 Juni.
Jarak Tempuh Jadi Sorotan Utama
BYD Atto 2 DM-i dibekali baterai LFP berkapasitas 7,9 kWh. Dalam mode listrik murni, baterai itu disebut mampu membawa mobil melaju sejauh 45 kilometer.
Saat baterai dipadukan dengan tangki bahan bakar 45 liter, total jarak tempuhnya diklaim mencapai 1.045 kilometer. Kombinasi ini menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar tanpa harus sering berhenti untuk isi ulang energi.
Teknologi yang dipakai adalah DM-i atau Dual Mode Intelligent. Sistem ini memadukan sumber tenaga listrik dan bensin untuk menghasilkan efisiensi tinggi dalam penggunaan harian.
Mesin dan Varian
Meski spesifikasi lengkap belum diumumkan secara resmi, dokumen registrasi kendaraan memberi gambaran awal soal konfigurasi teknisnya. Atto 2 DM-i disebut akan hadir dalam dua varian, yaitu Dynamic dan Premium.
Kedua varian memakai kombinasi mesin bensin 1.500 cc 4 silinder, motor listrik, dan sistem DM-i plug-in hybrid. Kombinasi itu menghasilkan tenaga sekitar 165 hp dengan torsi maksimum 300 Nm.
Pendekatan ini menunjukkan BYD tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga tetap menjaga performa yang layak untuk kelas SUV kompak. Angkanya cukup kompetitif untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan lebih jauh.
Desain Eksterior dengan Identitas Baru
Secara tampilan, Atto 2 DM-i dibuat berbeda dari versi listrik murni. Perubahan paling terlihat ada di bagian depan melalui penggunaan grille baru dengan bukaan udara lebih besar.
Ubahan itu dibuat untuk mendukung kebutuhan pendinginan mesin bensin. Bumper depan juga mendapat aksen dekoratif baru, sementara ventilasi udara di atas spatbor depan yang ada pada versi BEV dihilangkan.
BYD turut menghadirkan warna eksklusif Midnight Blue untuk menandai identitas varian plug-in hybrid ini. Tata letak elemen fungsionalnya juga berubah, dengan port pengisian daya tetap berada di sisi kanan depan dan tutup tangki bahan bakar ditambahkan di bagian belakang kiri.
Dari sisi ukuran, dimensi Atto 2 DM-i sedikit berbeda dibanding model listrik murni. Panjangnya sekitar 20 mm lebih besar dan tingginya 1 mm lebih tinggi.
Untuk kaki-kaki, BYD menyiapkan dua ukuran velg sesuai varian. Varian Dynamic menggunakan velg 16 inci, sedangkan varian Premium memakai velg 17 inci.
Interior Lebih Sederhana
Masuk ke kabin, pendekatan yang dipakai terlihat lebih sederhana dibanding Atto 2 versi BEV. Beberapa fitur premium dikurangi untuk menyesuaikan posisi produk ke segmen yang lebih terjangkau.
Mobil ini tidak menggunakan jok berbahan kulit. Jok pengemudi juga tidak lagi memakai pengaturan elektrik.
Layar infotainment tetap dipertahankan, tetapi kini menggunakan model tetap dan bukan layar yang dapat diputar. Untuk ukurannya, varian Dynamic memakai layar 10,1 inci dan varian Premium menggunakan layar 12,8 inci.
Meski ada penyederhanaan, kabinnya tetap membawa nuansa modern yang sesuai dengan karakter SUV kompak masa kini. Perbedaan perlengkapan antarvarian juga menunjukkan strategi BYD untuk memberi pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran konsumen.
Fitur Keselamatan dan Pembeda Varian
Soal keselamatan, Atto 2 DM-i sudah dibekali perlengkapan standar yang cukup lengkap. Daftarnya mencakup 4 airbag, ABS, EBD, ESC, Hill Start Assist, TPMS, sensor parkir belakang, dan kamera mundur.
Varian Premium mendapat tambahan fitur yang lebih lengkap. Isinya meliputi 6 airbag, sensor parkir depan, kamera 360 derajat, dan sistem bantuan berkendara DiPilot ADAS.
Kehadiran ADAS menjadi pembeda utama antara Premium dan Dynamic. Dengan susunan fitur tersebut, BYD tampak mendorong varian tertinggi sebagai pilihan bagi pengguna yang mengutamakan bantuan berkendara lebih canggih.
Hingga saat ini, BYD Filipina belum mengumumkan harga resmi Atto 2 DM-i. Namun, kehadiran model ini mempertegas langkah BYD dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi, khususnya untuk pasar yang membutuhkan efisiensi tinggi dengan fleksibilitas jarak tempuh panjang.







