Ekspor Geely Tembus 100 Ribu Unit, Penjualan Juni Tetap Tertolong Saat Pasar Domestik Lesu

Geely Auto mencatat kabar penting dari sisi ekspansi global pada Juni. Penjualan ekspornya menembus 100.000 unit untuk pertama kali, sementara total penjualan bulanan tetap naik tipis meski pasar domestik masih lemah.

Kinerja itu menunjukkan pergeseran sumber pertumbuhan yang makin jelas. Saat permintaan di China tertekan, pasar luar negeri dan lini kendaraan energi baru justru menjadi penopang utama hasil bulanan perusahaan.

Total penjualan Geely Auto pada Juni mencapai 240.799 unit. Angka ini naik 2,02% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan 1,33% lebih tinggi dibandingkan Mei.

Dalam enam bulan pertama, total penjualan kumulatif Geely Auto mencapai 1.422.958 unit. Angka tersebut naik 0,98% dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, menandakan laju pertumbuhan yang masih terbatas tetapi tetap positif.

Ekspor jadi mesin utama

Pendorong terbesar datang dari pasar luar negeri. Geely Auto menjual 102.874 kendaraan secara global di luar China pada Juni, naik 157,11% secara tahunan dan 20,82% dari bulan sebelumnya.

Itu menjadi kali pertama ekspor bulanan Geely Auto berhasil menembus 100.000 unit. Pencapaian ini sekaligus mempertegas laju ekspansi internasional perusahaan yang kian cepat.

Di sisi lain, pasar domestik belum pulih. Penjualan di China tercatat 137.925 unit pada Juni, turun 29,64% dari tahun lalu dan 9,55% dari Mei.

NEV kembali memberi dorongan

Segmen kendaraan energi baru atau NEV ikut membantu menopang performa perusahaan. Penjualan battery electric vehicle atau BEV Geely Auto mencapai 103.522 unit pada Juni, naik 21,96% secara tahunan dan 35,09% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan itu penting karena memutus tren lima bulan berturut-turut penurunan tahunan pada lini BEV. Lonjakan tersebut memberi sinyal bahwa permintaan untuk mobil listrik murni mulai kembali menguat.

Pada saat yang sama, model plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV juga mencatat pertumbuhan solid. Penjualannya mencapai 57.927 unit pada Juni, naik 54,52% dibandingkan tahun lalu.

Merek-merek dalam grup bergerak tidak seragam

Di antara merek di bawah payung Geely Auto, Zeekr tampil paling mencolok. Merek premium itu mengirimkan 35.169 kendaraan pada Juni, naik 110,57% dari tahun sebelumnya.

Geely Galaxy juga kembali tumbuh setelah melewati periode melemah. Penjualannya mencapai 108.206 kendaraan pada Juni, naik 19,93% year-on-year dan 32,40% dari Mei, sekaligus mengakhiri lima bulan penurunan tahunan beruntun.

Namun, tidak semua merek bergerak searah. Lynk & Co menjual 19.066 kendaraan pada Juni, turun 27,53% dari tahun lalu.

Merek inti Geely masih menjadi kontributor volume terbesar di dalam grup. Penjualannya mencapai 186.564 unit pada Juni, turun 3,35% secara tahunan tetapi naik 2,21% dibandingkan bulan sebelumnya.

Gambaran semester pertama

Data bulanan Geely Auto menunjukkan pola yang semakin jelas antara pasar dalam negeri dan luar negeri. Ekspor, NEV, dan merek premium menjadi sumber momentum baru, sementara penjualan domestik masih menghadapi tekanan yang nyata.

Dengan ekspor yang untuk pertama kalinya melewati 100.000 unit dalam sebulan, Geely Auto memasuki paruh kedua tahun ini dengan modal pertumbuhan yang berbeda. Tantangan berikutnya adalah menjaga laju luar negeri tetap kuat sambil mencari pemulihan yang lebih stabil di pasar China.

Source: cnevpost.com

Terkait