Pencurian kargo sedang naik tajam, dan fasilitas Tesla di Nevada kini terlihat sebagai sasaran yang sangat mudah. Kasus-kasus itu menunjukkan bagaimana penjahat tidak lagi hanya memburu konsumen, tetapi langsung menargetkan titik asal barang bernilai tinggi.
Laporan terbaru menyebut pencurian kargo telah lebih dari dua kali lipat sejak 2022. American Transportation Research Institute memperkirakan kerugian bagi industri truk bisa mencapai $6,6 miliar per tahun, atau hampir $18 juta per hari.
Mengapa fasilitas Tesla jadi incaran
Salah satu pola yang berkembang adalah “strategic theft”, yaitu upaya mencari celah lemah dalam keamanan dan prosedur perusahaan target. Cara ini bisa dilakukan dengan identitas palsu atau melalui koneksi dengan operator truk resmi agar kendaraan bisa masuk, mengambil muatan, lalu kabur tanpa banyak kecurigaan.
Lokasi terpencil juga membuat pencurian seperti ini lebih mudah dilakukan. Gigafactory Nevada berada di area yang jauh dari keramaian, mirip dengan medan yang sering memudahkan pencurian di sektor lain seperti ladang minyak.
Begitu baterai atau komponen bernilai tinggi keluar dari fasilitas, waktunya sangat sempit bagi para pelaku. Mereka harus segera menjual barang curian itu atau memanfaatkan elemen bernilai di dalamnya sebelum pihak berwenang menyadari asal-usulnya.
Baterai Tesla dijual murah ke pasar lain
Salah satu kasus yang melibatkan fasilitas Nevada menunjukkan bagaimana barang curian itu bergerak setelah keluar dari pabrik. Tesla dan pihak berwenang menerima laporan tentang pihak tak dikenal yang mencoba menawarkan baterai mobil Tesla ke toko onderdil mobil di California Utara dengan harga diskon.
Baterai itu kemudian dipastikan memang hasil curian. Kasus ini memperlihatkan bahwa target pencurian bukan hanya unit mobil, tetapi juga komponen baterai yang mudah dipindahkan dan dijual kembali.
Penyidik juga mencoba melacak kendaraan pengangkut dengan sinyal GPS yang terpasang di dalamnya. Dalam beberapa kasus, mereka memasang pelacak GPS pada kendaraan yang ditinggalkan dengan harapan pelaku akan kembali dan tertangkap saat mengambil barang curian.
Frekuensi pencurian terus bertambah
Tesla disebut cukup tertutup soal situasi ini, tetapi fasilitas Nevada-nya sudah menjadi korban sedikitnya 11 pencurian dalam enam bulan terakhir. Barang yang diburu mencakup baterai mobil dan Powerwall, yaitu sistem baterai rumah tangga Tesla.
Salah satu pencurian bahkan membawa kabur Powerwall 3 senilai $475.000 sekaligus. Detective Sam Hatley dari Storey County Sheriff’s Office mengatakan penyidik kini menelusuri sedikitnya 17 dugaan pencurian kargo dari tahun lalu, meski belum mengungkap berapa yang terkait langsung dengan Tesla.
Hatley juga tidak merinci berapa banyak kasus yang berkaitan dengan fasilitas daur ulang baterai Redwood Materials, yang juga ikut menjadi sasaran. Namun rangkaian peristiwa itu menunjukkan bahwa jaringan pencurian kargo tidak hanya menyasar satu perusahaan, melainkan ekosistem logistik dan penyimpanan bernilai tinggi di sekitarnya.
Perbaikan keamanan belum sepenuhnya menghentikan pelaku
Tesla disebut telah memperketat keamanan di gerbang fasilitas, termasuk memverifikasi identitas pengemudi. Langkah itu membantu menekan frekuensi pencurian, tetapi belum mampu menghilangkan masalah sepenuhnya.
Kondisi ini menegaskan bahwa lonjakan pencurian kargo bukan sekadar soal hilangnya barang. Bagi perusahaan dengan rantai pasok bernilai tinggi seperti Tesla, satu celah kecil di area logistik bisa berubah menjadi target yang cepat, senyap, dan sulit dilacak kembali.







