Mitsubishi mulai memperjelas arah kebangkitan Pajero lewat teaser instrumen multi meter digital yang langsung mengingatkan publik pada identitas SUV legendaris itu. Sinyal ini penting karena Pajero tidak sekadar kembali sebagai nama lama, tetapi dibawa lagi dengan karakter off-road yang ditegaskan sejak awal.
Kebangkitan Pajero disebut akan terjadi pada musim gugur, sekitar September hingga Desember 2026. Label Pajero sendiri sempat dihentikan sejak 2021, sehingga kemunculannya kembali menjadi momen besar bagi lini SUV Mitsubishi.
Mitsubishi Motor Corporation memastikan All New Pajero 2026 akan hadir dengan kemampuan off-road sesungguhnya. Pabrikan juga menekankan bahwa teknologi yang dibawa diharapkan memberi rasa aman, nyaman, dan percaya diri saat mobil digunakan di berbagai kondisi alam dan jalan.
Teaser instrumen yang jadi penanda kuat
Sorotan terbesar dari teaser terbaru ada pada panel multi meter yang kini tampil di layar digital. Elemen ini menjadi penegas bahwa Mitsubishi sedang menghidupkan lagi salah satu ciri yang sangat lekat dengan Pajero.
Pada model baru, desain tampilan tersebut terinspirasi dari fitur serupa yang pernah hadir pada generasi sebelumnya. Bedanya, pada model terdahulu multi meter masih hadir dalam bentuk cluster analog, sementara kini dibawa ke format yang lebih modern.
Kehadiran multi meter itu juga dibaca sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Pajero. Mitsubishi seperti menjaga benang merah model legendaris ini, tetapi menyajikannya dengan pendekatan yang lebih sesuai untuk era digital.
Informasi yang ditampilkan pada instrumen itu cukup lengkap untuk mendukung penggunaan di medan berat. Data real-time yang disajikan meliputi ketinggian lokasi, arah kompas, suhu luar, sudut kemiringan depan-belakang atau pitch, sudut kemiringan samping atau roll, hingga distribusi torsi antara sisi kiri dan kanan kendaraan.
Detail tersebut menunjukkan bahwa layar instrumen bukan hanya pemanis visual. Fungsinya diarahkan untuk memberi informasi penting yang relevan saat kendaraan dipakai menjelajah lintasan dengan permukaan dan kontur yang menantang.
Kembali ke akar SUV off-road
Di luar teaser instrumen, titik penting lain dari kebangkitan Pajero ada pada konstruksinya. All New Pajero 2026 dipastikan memakai sasis ladder frame, sebuah keputusan yang langsung menguatkan citra SUV tangguh.
Kembalinya Pajero ke sasis tangga menjadi perkembangan yang menarik karena model ini pernah bergerak ke arah berbeda pada generasi-generasi terakhirnya. Sejak Pajero generasi ketiga yang diperkenalkan pada 1999 hingga generasi keempat yang berakhir pada 2021, model ini dikenal dalam fase yang berbeda dari akar ladder frame tradisional.
Karena itu, keputusan untuk kembali ke ladder frame bukan sekadar perubahan teknis. Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa Mitsubishi ingin menempatkan Pajero lagi sebagai SUV yang benar-benar siap untuk kebutuhan off-road berat, bukan hanya kendaraan bergaya petualang.
Penegasan ini selaras dengan narasi yang terus diangkat menjelang kelahirannya kembali. Mitsubishi berupaya menempatkan Pajero sebagai model yang tidak hanya membawa nama besar, tetapi juga mengembalikan fondasi teknis yang identik dengan kemampuan jelajah sesungguhnya.
Mesin 2.4 liter sudah dibocorkan
Untuk sektor mesin, petunjuk yang muncul juga sudah cukup jelas. All New Pajero disebut akan menggunakan mesin berkode 4N16 berkapasitas 2.4 liter.
Mesin itu sama dengan yang saat ini digunakan pada Triton. Meski begitu, belum ada keterangan resmi mengenai seperti apa performanya saat dipasang pada All New Pajero.
Belum adanya data resmi soal tenaga atau torsi membuat spesifikasi akhir masih perlu ditunggu. Namun, penggunaan basis mesin yang sudah dikenal di Triton memberi gambaran awal bahwa Mitsubishi menyiapkan paket yang dekat dengan kebutuhan SUV ladder frame.
Pilihan mesin ini juga sejalan dengan arah produk yang ditegaskan sejak teaser pertama. Saat struktur ladder frame dipadukan dengan instrumen off-road yang informatif, penggunaan mesin 2.4 liter tersebut memperlihatkan bahwa Pajero baru memang dirancang untuk kembali dekat dengan habitat alaminya.
Kebangkitan nama besar ini karena itu bukan hanya soal nostalgia. Dari teaser instrumen, sasis ladder frame, hingga mesin 4N16 2.4 liter, Mitsubishi mulai memperlihatkan bahwa All New Pajero 2026 sedang dibangun untuk menghidupkan lagi reputasi lama dengan pendekatan yang lebih modern.
Source: otodriver.com






