Suzuki XL7 Facelift Segera Meluncur, Wajah Depannya Kini Jauh Lebih Tegas

PT Suzuki Indomobil Sales bersiap merilis versi terbaru dari XL7, dan perubahan paling mudah terlihat ada di eksteriornya. Model ini masih berstatus facelift, sehingga ubahannya tidak ekstrem, tetapi Suzuki memberi revisi yang cukup penting agar tampilannya terasa lebih segar dan lebih menarik di pasar.

XL7 terbaru tetap hadir dalam tiga varian, yakni Zeta sebagai opsi termurah, Beta sebagai versi tengah, dan Alpha sebagai trim tertinggi. Dari ketiganya, paket ubahan utama tetap sama di bagian wajah depan, lalu dibedakan lagi lewat detail warna, aksen, dan perlengkapan tambahan.

Wajah depan lebih tegas

Seluruh varian kini memakai grille baru yang lebih besar dan lebih bold. Bentuknya tidak lagi memanjang seperti model sebelumnya, melainkan memakai aksen seperti bumerang dengan garis horizontal tebal di bagian bawah.

Suzuki juga mengubah desain air dam agar fascia depan terlihat lebih dinamis. Pada Zeta dan Beta, grille memakai warna satin dan bumper diberi kelir silver, sedangkan Alpha tampil lebih sporty dengan grille dan bumper depan berwarna hitam.

Bagian foglamp juga ikut baru dan sudah memakai teknologi LED. Rumah lampu kabut diberi aksen hitam untuk membedakannya dari versi lama, sementara lampu utama tetap mengusung LED dan DRL.

Perbedaan di lampu utama masih mengikuti karakter tiap varian. Zeta dan Beta menggunakan aksen chrome, sedangkan Alpha memakai aksen hitam di bagian dalam agar tampil lebih tegas.

Alpha juga mendapat tambahan kamera di tengah grille. Komponen ini terhubung ke kamera di spion dan bagian belakang untuk mendukung fitur 360 View Monitor.

Detail samping ikut disegarkan

Secara ukuran, tidak ada perubahan pada bodi XL7 terbaru. Mobil ini masih memiliki panjang 4.450 mm, lebar 1.775 mm, tinggi 1.710 mm, wheelbase 2.740 mm, dan ground clearance 200 mm.

Pelek alloy baru menjadi salah satu pembeda yang mudah dikenali dari samping. Zeta dan Beta memakai warna two tone, sedangkan Alpha menggunakan warna hitam.

Ukuran pelek juga tetap sama, yakni ring 16 dengan ban 195/60. Suspensinya masih mengandalkan Macpherson Strut di depan dan Torsion Beam di belakang, serta seluruh varian tetap mendapat ban cadangan full size.

Suzuki memberi detail berbeda pada roofrail, side skirt, dan door handle. Zeta dan Beta memakai roofrail silver serta side skirt silver, sementara Alpha tampil serba hitam pada roofrail dan memakai side skirt warna gunmetal.

Perbedaan lain ada di gagang pintu. Zeta memakai warna senada bodi, Beta tampil krom, dan Alpha memakai hitam glossy.

Bagian belakang tetap familiar

Sisi belakang XL7 terbaru masih mempertahankan bentuk dasar yang mirip dengan model lama. Stoplamp, tailgate garnish, dan bumper buritan tetap terlihat serupa, tetapi Suzuki memberi pembeda lewat warna detail di tiap varian.

Zeta dan Beta memakai tailgate garnish krom dengan bumper berwarna silver. Alpha hadir dengan garnish hitam dan bumper gunmetal, lalu mendapat spoiler hitam yang membuat tampilannya paling sporty.

Semua varian kini memakai stoplamp LED dengan aksen hitam di dalam mika. Di bagian atas belakang juga sudah digunakan antena model Shark Fin untuk menggantikan antena tangkai.

Ada satu perbedaan penting di bagian buritan yang hanya tersedia pada varian tertentu. Zeta tidak dibekali defogger, sedangkan Beta dan Alpha sudah mendapat fitur penghilang kabut di kaca belakang.

Warna baru untuk masing-masing varian

Suzuki juga menambah pilihan warna pada XL7 terbaru. Alpha mendapat warna baru Ice Grayish Blue dan Marble Black, selain warna yang sudah ada sebelumnya yaitu Savana Ivory dan Pearl Snow White.

Varian tertinggi itu juga tampil dengan opsi two tone, dengan atap dan spion berwarna hitam. Sementara Zeta dan Beta mendapat warna baru Marble Black, bersama pilihan Pearl Snow White dan Magma Grey yang sudah lebih dulu tersedia.

Dari sisi teknologi, Zeta tetap menjadi satu-satunya varian tanpa Smart Hybrid Vehicle by Suzuki atau SHVS. Beta dan Alpha sudah didukung mild hybrid, dan penandanya terlihat dari emblem di bagian belakang mobil.

Source: www.oto.com

Terkait