Hyundai Ioniq 3 Muncul Di GIIAS 2026, Hatchback Listrik Compact Dengan Jarak Tempuh Panjang

Hyundai siap menarik perhatian di GIIAS 2026 dengan rencana memamerkan Ioniq 3 di Booth Hyundai. Mobil listrik ini akan tampil pada pameran yang berlangsung 29 Juli sampai 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Kehadiran Ioniq 3 penting karena model ini bisa menjadi pintu masuk baru Hyundai untuk memperluas lini elektrifikasi di Indonesia. Jika masuk pasar Tanah Air, hatchback listrik compact ini akan melengkapi keluarga Ioniq Series yang sudah diisi Ioniq 5 dan Ioniq 6.

Hatchback listrik untuk mobilitas kota

Ioniq 3 dirancang sebagai mobil listrik berukuran kompak untuk kebutuhan harian di wilayah perkotaan. Hyundai menyebut model ini sudah debut di Eropa pada April 2026 dan diposisikan sebagai pesaing MG 4 EV.

Secara desain, Ioniq 3 mengusung konsep “Aero Hatch” yang menekankan efisiensi aerodinamika. Di saat yang sama, interiornya diklaim tetap lapang untuk kelasnya.

Platform dan jarak tempuh

Hyundai membangun Ioniq 3 di atas Electric-Global Modular Platform atau E-GMP dengan arsitektur listrik 400 volt. Basis ini menjadi fondasi untuk efisiensi dan pengembangan mobil listrik Hyundai di segmen yang lebih terjangkau.

Untuk baterai, Hyundai menawarkan dua pilihan varian. Standard Range diklaim mampu menempuh sekitar 344 kilometer, sedangkan Long Range memiliki jangkauan 496 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Pengisian daya dan teknologi kabin

Ioniq 3 juga mendukung DC fast charging. Klaimnya, pengisian dari 10 persen ke 80 persen bisa selesai dalam sekitar 29 menit.

Di bagian kabin, model ini menjadi mobil Hyundai pertama di Eropa yang memakai sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS. Sistem itu didukung asisten suara berbasis kecerdasan buatan bernama Gleo AI buatan Hyundai.

Layar head unitnya tersedia dalam ukuran 12,9 inci hingga 14,6 inci. Sistem tersebut juga terhubung dengan fitur konektivitas seperti Hyundai Digital Key 2 dan perencana rute.

Fitur keselamatan dan bantuan pengemudi

Hyundai membekali Ioniq 3 dengan paket ADAS yang dikenal sebagai Hyundai SmartSense. Daftar fiturnya mencakup Highway Driving Assist 2, Remote Smart Parking Assist, dan Blind-Spot View Monitor.

Mobil ini juga membawa tujuh airbag sebagai standar. Kombinasi fitur itu membuat Ioniq 3 terlihat disiapkan bukan hanya sebagai mobil listrik praktis, tetapi juga sebagai model yang menonjolkan aspek keselamatan.

Harga masih diperkirakan

Sampai saat ini, harga resmi Hyundai Ioniq 3 di Eropa belum diumumkan. Meski begitu, banderolnya diperkirakan mulai 30.000 euro atau sekitar Rp616 jutaan.

Angka itu memberi gambaran awal soal posisi Ioniq 3 di pasar global. Di GIIAS 2026, perhatian publik kemungkinan bukan hanya tertuju pada spesifikasinya, tetapi juga pada peluang model ini hadir lebih dekat ke konsumen Indonesia.

Selain Ioniq 3, ada EV Prototype 7-seater

HMID juga menyiapkan kejutan lain berupa calon mobil listrik baru yang disebut EV Prototype 7-seater. Model tersebut dijanjikan akan diproduksi di Indonesia.

President Director PT Hyundai Motors Indonesia Kenny Lee menyebut GIIAS 2026 sebagai momentum untuk menghadirkan jajaran EV yang paling menarik sejauh ini. Ia juga menekankan bahwa peluncuran model baru akan memperluas pilihan bagi konsumen Indonesia.

Terkait