Denza Z Siap Tampil Di Panggung Supercar Dunia, Tenaga 1.582 HP Bikin Rival Waspada

BYD tampaknya tidak lagi ingin menempatkan Denza hanya sebagai sub-merek premium untuk pasar kendaraan listrik biasa. Melalui Denza Z, perusahaan itu mulai membuka jalan ke arena yang jauh lebih keras, yakni segmen mobil performa tinggi global yang selama ini identik dengan supercar Eropa.

Panggung yang dipilih juga bukan sembarang ajang. Denza Z dijadwalkan tampil di Goodwood Festival of Speed 2026 di Inggris, tepatnya pada 9 Juli 2026 di Goodwood House, West Sussex, dengan posisi yang berhadapan langsung dengan nama-nama besar dunia otomotif.

Langkah besar Denza ke panggung global

Pilihan Goodwood menunjukkan strategi yang sangat terarah dari BYD. Ajang itu dikenal sebagai tempat produsen otomotif memamerkan teknologi terbaru sekaligus membangun citra merek di pasar global.

Denza bahkan menyebut festival tersebut sebagai “aula balap berusia seabad” melalui media sosial Weibo. Pernyataan itu menegaskan ambisi mereka untuk membawa mobil listrik terbarunya tampil sejajar dengan supercar legendaris dunia.

Kehadiran Denza Z di sana menjadi sinyal penting bagi upaya BYD memperkuat eksistensinya di luar pasar domestik China. Langkah ini juga memperlihatkan bahwa Denza ingin bergerak dari sekadar merek EV premium menjadi pesaing di kelas performa tinggi.

Spesifikasi yang membuatnya menonjol

Denza Z hadir sebagai mobil sport listrik dua pintu dengan konfigurasi empat penumpang. Mobil ini akan ditawarkan dalam dua bentuk, yaitu hardtop dan convertible.

Secara ukuran, mobil ini memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.350 mm, dan jarak sumbu roda 2.780 mm. Bobotnya berada di kisaran 2.220 hingga 2.290 kilogram, tergantung varian.

Daya tarik utamanya ada pada konfigurasi tiga motor listrik. Motor depan berkode TZ220QYD menghasilkan 500 kW atau 670 hp, sedangkan dua motor belakang TZ226XYG menyumbang tenaga gabungan 680 kW atau 912 hp.

Jika dijumlahkan, total tenaga sistemnya mencapai 1.180 kW atau sekitar 1.582 hp. Pada varian dengan spoiler belakang besar, mobil ini diklaim mampu melaju hingga 350 km per jam.

Performa yang menyasar kelas supercar

Denza juga menyebut mobil ini bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar dua detik. Meski kapasitas baterainya belum diumumkan, angka itu sudah cukup menempatkan Denza Z dalam percakapan yang sama dengan mobil performa ekstrem.

Untuk mendukung kemampuan tersebut, Denza membekali Z dengan suspensi aktif magnetorheological (MR) DiSus-M. Mobil ini juga memakai teknologi flash charging, sistem steer-by-wire, dan perangkat bantuan mengemudi DiPilot 5.0.

Kombinasi itu menunjukkan bahwa Denza tidak hanya mengejar tenaga besar, tetapi juga ingin membangun paket lengkap untuk pengendalian, pengisian daya, dan pengalaman berkendara. Pendekatan ini penting karena mobil berperforma tinggi tidak cukup hanya kuat di atas kertas.

Momentum yang datang saat penjualan membaik

Debut Denza Z juga terjadi di saat kinerja penjualan merek itu mulai pulih. Berdasarkan data China EV DataTracker, Denza mencatat pengiriman 15.620 unit di pasar domestik sepanjang Mei 2026.

Angka itu naik 7,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut menjadi pertumbuhan tahunan pertama Denza sepanjang tahun ini setelah sebelumnya penjualan mereka terus menurun secara tahunan.

Pemulihan itu memberi BYD ruang untuk mendorong Denza ke level yang lebih tinggi. Dengan tampil di Goodwood, Denza bukan hanya memperkenalkan model baru, tetapi juga membangun citra sebagai pemain China yang siap menantang dominasi merek performa tinggi asal Eropa.

Terkait