Biaya isi daya penuh mobil listrik Changan diklaim mulai dari Rp48.000. Angka ini berlaku untuk Changan Lumin saat pengisian dilakukan di rumah, dengan jarak tempuh yang disebut bisa mencapai 301 kilometer.
Di tengah perhatian publik pada ongkos pemakaian kendaraan listrik, angka tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan biaya energi yang relatif rendah untuk penggunaan harian. Changan juga menempatkan efisiensi ini sebagai salah satu nilai jual utama untuk dua modelnya di Indonesia, yakni Lumin dan Deepal S07.
Changan menyebut kedua mobil listrik itu tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga efisiensi biaya energi. Menurut CEO Changan Indonesia Setiawan Surya, biaya operasional yang kompetitif dan dukungan purnajual yang komprehensif membuat Lumin dan Deepal S07 ditawarkan sebagai solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang.
Biaya pengisian Lumin paling rendah
Untuk Changan Lumin, konsumsi energinya disebut sekitar 10,75 kilometer per kWh. Dari angka itu, biaya energi diperkirakan berada di kisaran Rp158 per kilometer jika pengisian dilakukan di rumah dan Rp230 per kilometer jika menggunakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU.
Dengan hitungan tersebut, biaya pengisian baterai hingga penuh pada Lumin hanya sekitar Rp48.000 di rumah. Jika menggunakan pengisian cepat di SPKLU, biayanya berkisar Rp70.000.
Dalam kondisi baterai terisi penuh, Changan menyebut Lumin dapat digunakan hingga 301 kilometer. Kombinasi daya jelajah dan ongkos pengisian yang rendah ini menjadi poin penting bagi konsumen yang menghitung biaya mobilitas sehari-hari.
Deepal S07 tawarkan jarak lebih jauh
Efisiensi juga diklaim hadir pada Changan Deepal S07, tetapi dengan karakter yang berbeda. Model ini menawarkan daya jelajah hingga 560 kilometer, dengan konsumsi energi setara 7,04 kilometer per kWh.
Biaya energinya disebut sekitar Rp241 per kilometer jika pengisian dilakukan di rumah. Sementara itu, bila mengandalkan SPKLU, biayanya berada di kisaran Rp351 per kilometer.
Untuk pengisian baterai penuh, Deepal S07 membutuhkan biaya sekitar Rp136.000 di rumah. Jika pengisian dilakukan melalui SPKLU, totalnya sekitar Rp200.000.
Angka ini memang lebih tinggi dibanding Lumin, tetapi sejalan dengan jangkauan yang jauh lebih panjang. Karena itu, perbandingan keduanya lebih tepat dilihat dari kebutuhan penggunaan, bukan hanya dari nominal biaya isi daya penuh.
Bukan hanya soal listrik
Changan juga menyoroti biaya kepemilikan mobil listrik yang dinilai lebih ringan dari sisi perawatan. Struktur kendaraan listrik yang lebih sederhana disebut membuat kebutuhan biaya perawatan kendaraan menjadi lebih kecil.
Selain itu, ada nilai tambah lain berupa pembebasan dari kebijakan ganjil genap. Faktor ini disebut membuat mobilitas kendaraan listrik lebih fleksibel, terutama untuk penggunaan di Jakarta.
Kombinasi ongkos energi, biaya perawatan, dan kemudahan mobilitas menjadi paket yang ditawarkan Changan kepada pasar. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa efisiensi kendaraan listrik tidak hanya dinilai dari sekali isi daya, tetapi juga dari total pengeluaran selama pemakaian.
Dukungan purnajual
Untuk mendukung kepemilikan jangka panjang, Changan menyiapkan program purnajual pada kedua model tersebut. Changan Lumin mendapat garansi baterai hingga delapan tahun, garansi kendaraan enam tahun, dan bebas biaya layanan hingga enam bulan.
Sementara itu, Changan Deepal S07 juga dilengkapi garansi baterai hingga delapan tahun dan garansi kendaraan enam tahun. Bedanya, model ini mendapat bebas biaya layanan selama lima tahun.
Paket purnajual itu menjadi bagian penting dalam penawaran kendaraan listrik, terutama bagi konsumen yang masih mempertimbangkan ketahanan baterai dan biaya perawatan setelah pembelian. Garansi panjang pada komponen utama seperti baterai umumnya menjadi faktor yang ikut dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli EV.
Dari dua model tersebut, Lumin menonjol lewat biaya pengisian penuh yang paling rendah, mulai Rp48.000 di rumah. Adapun Deepal S07 menawarkan daya jelajah lebih jauh hingga 560 kilometer, dengan biaya isi penuh di rumah sekitar Rp136.000 dan sekitar Rp200.000 di SPKLU.







