Skor Aman Lama Tak Lagi Cukup, Standar Uji Mobil Kini Jauh Lebih Ketat

Banyak mobil berusia 10 tahun masih terasa aman karena pernah meraih nilai keselamatan tinggi pada masanya. Namun, skor bintang lima atau label Top Safety Pick itu tidak otomatis setara dengan standar modern, karena aturan pengujiannya terus berubah dan makin ketat.

Perubahan itu terlihat jelas saat membandingkan Mazda 3 hatchback 2016 dan 2026. Keduanya sama-sama pernah menyabet Top Safety Pick+, tetapi kriteria kelayakannya sudah bergeser jauh dalam satu dekade, sehingga hasil lama tidak bisa dibaca sebagai ukuran yang sama untuk hari ini.

Standar uji yang terus naik

Pada Top Safety Pick+ 2016, ada dua dari lima uji crashworthiness yang kini sudah dihentikan. Untuk Top Safety Pick+ 2026, IIHS juga mewajibkan lampu depan dengan rating Good atau Acceptable, sesuatu yang tidak disebut dalam penilaian 2016.

Perbedaan lain ada pada uji small front overlap. Untuk model 2026, pengujiannya dibagi menjadi sisi pengemudi dan penumpang, sedangkan model 2016 hanya dinilai dari sisi pengemudi.

Itu karena uji tabrak sisi penumpang baru diperkenalkan IIHS pada 2017. Artinya, mobil lama bisa saja lolos dengan baik di skema lama, tetapi belum pernah diuji dengan skenario yang kini dianggap penting.

Detail uji juga berubah

Walau mobil 2016 dan 2026 sama-sama harus meraih hasil baik di uji side impact dan moderate front overlap, standar di balik dua tes itu tidak lagi sama. IIHS memperbaruinya pada 2021 dan 2022 dengan dummy baru, kecepatan uji yang lebih tinggi, serta rig pengujian yang lebih berat dan lebih realistis.

Ada satu unsur penting lain yang tidak masuk ke kriteria 2016, yaitu pencegahan tabrakan pejalan kaki. Semua kandidat Top Safety Pick+ 2026 harus meraih nilai baik pada aspek ini.

IIHS juga membuat proses perolehan penghargaan menjadi lebih berat pada 2026. Untuk mendapatkan Top Safety Pick, beberapa fitur pencegahan tabrakan depan, termasuk sebagian sistem bantuan pengemudi canggih, kini harus menjadi perlengkapan standar.

Lembaga lain ikut bergerak

Perubahan tidak hanya terjadi di IIHS. NHTSA juga punya riwayat pembaruan program keselamatan dan telah mengusulkan perubahan tambahan pada cara mereka menilai keamanan mobil baru.

Menurut organisasi itu, pedestrian automatic emergency braking, lane keeping assist, blind spot warning, dan blind spot intervention termasuk teknologi bantuan pengemudi canggih yang kini masuk dalam pembaruan penilaian bintang lima. Pembaruan itu semula dijadwalkan rilis tahun ini, tetapi tekanan dari pabrikan membuat program tersebut mundur ke 2027, menurut Autoweek.

Di Eropa, Euro NCAP juga terus mengubah cara mereka menguji dan memberi peringkat keselamatan mobil. Organisasi itu menyebut persyaratan program diperbarui setiap tiga tahun, sementara 2026 membawa perubahan penting seperti post-crash measures dan sistem penilaian 100 poin yang mencakup occupant monitoring, driver engagement, dan vehicle assistance, menurut AVL.

Gambaran besarnya sederhana: rating keselamatan bukan dokumen abadi. Mobil bisa tetap berfungsi sempurna, tetapi skor aman yang pernah diraih sepuluh tahun lalu belum tentu mencerminkan standar pengujian, teknologi, dan ekspektasi keselamatan yang berlaku sekarang.

Terkait