Mitsubishi Eclipse Sportback EV Muncul Lebih Galak dari Leaf, Sekali Isi Bisa Tembus 487 Km

Author: Qoo Media

Mitsubishi resmi memperkenalkan Eclipse Sportback EV sebagai SUV listrik bergaya sporty dengan jarak tempuh hingga 487 kilometer. Model ini langsung mencuri perhatian karena memadukan nama legendaris Eclipse dengan format modern crossover coupe yang dirancang lebih agresif.

Kehadiran model baru ini juga penting bagi strategi elektrifikasi Mitsubishi di pasar global. Eclipse Sportback EV disiapkan khusus untuk Amerika Utara, yakni Amerika Serikat dan Kanada, lewat kerja sama strategis dengan Nissan.

Dari sisi posisi produk, Mitsubishi tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru dengan basis yang sudah ada. Pabrikan Jepang itu memberi identitas desain yang berbeda agar Eclipse Sportback EV tampil lebih berkarakter dibanding saudara kembarnya.

Mobil ini dikembangkan sebagai hasil kolaborasi OEM antara Mitsubishi dan Nissan. Fondasinya berbagi platform dengan Nissan Leaf generasi terbaru, tetapi penampilan luarnya disesuaikan agar lebih dekat dengan karakter desain Mitsubishi.

Desain lebih sporty dan tegas

Perubahan paling menonjol terlihat di bagian depan. Mitsubishi merancang bumper baru dengan bentuk lebih kokoh dan fascia yang lebih sederhana, namun tetap mempertahankan kesan modern.

Lampu utama bergaya tajam khas Leaf masih dipertahankan. Kombinasi itu membuat wajah depan mobil terasa familiar dari sisi teknologi dasar, tetapi tetap memiliki identitas visual yang berbeda.

Di bagian samping, Eclipse Sportback EV memakai pelek bergaya tiga palang yang memperkuat kesan sporty. Sejumlah aksen krom pada bodi juga ditambahkan untuk memberi nuansa lebih premium.

Sementara itu, revisi di bagian belakang dibuat lebih ringan. Mitsubishi melakukan penyesuaian pada desain lampu belakang, menambahkan emblem tiga berlian, serta menyelaraskan bumper belakang dengan rancangan fascia depan.

Pendekatan desain ini menunjukkan bahwa Mitsubishi ingin menonjolkan karakter SUV yang lebih kuat. Hasil akhirnya bukan sekadar mobil kembar dengan logo berbeda, melainkan model dengan sentuhan visual yang lebih tegas dan agresif.

Jarak tempuh jadi daya tarik utama

Salah satu sorotan terbesar dari Eclipse Sportback EV adalah potensi jarak tempuhnya. Karena menggunakan basis Nissan Leaf terbaru, model ini diperkirakan mengusung paket teknis yang tidak berbeda jauh.

Sebagai gambaran, Nissan Leaf versi Amerika Serikat dibekali motor listrik penggerak roda depan. Tenaganya mencapai sekitar 214 dk dengan torsi maksimum 355 Nm.

Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas nominal 78 kWh. Kapasitas usable-nya sekitar 75,1 kWh.

Dengan konfigurasi tersebut, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 303 mil atau sekitar 487 kilometer berdasarkan standar pengujian Environmental Protection Agency atau EPA. Angka ini menjadi salah satu nilai jual penting bagi calon konsumen yang mencari SUV listrik untuk mobilitas harian maupun perjalanan lebih jauh.

Karakter tenaga instan dari motor listrik juga menjanjikan respons akselerasi yang cepat. Hal itu sejalan dengan citra sporty yang ingin dibangun lewat nama dan desain Eclipse Sportback EV.

Masih ada detail yang belum diungkap

Meski sudah diperkenalkan, Mitsubishi belum mengungkap desain interior maupun daftar fitur lengkap dari Eclipse Sportback EV. Informasi ini membuat banyak detail pengalaman berkendara dan teknologi kabin masih menunggu pengumuman berikutnya.

Namun penggunaan platform Nissan Leaf generasi terbaru memberi gambaran awal soal arah pengembangannya. Artinya, fokus utama saat ini ada pada kombinasi desain khas Mitsubishi dan teknologi elektrifikasi yang sudah matang dari mitra aliansinya.

Kolaborasi ini juga mencerminkan langkah efisiensi dalam pengembangan produk. Dengan berbagi platform dan teknologi, Mitsubishi dan Nissan dapat mempercepat peluncuran model elektrifikasi tanpa memulai semuanya dari nol.

Bagi Mitsubishi, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas portofolio kendaraan listrik. Eclipse Sportback EV hadir sebagai model yang mencoba menggabungkan desain merek yang kuat, tampilan lebih sporty, dan kemampuan jelajah yang kompetitif dalam satu paket.

Pasar Amerika Utara dipilih sebagai tujuan utama model ini. Langkah itu menegaskan bahwa Mitsubishi melihat peluang di segmen SUV listrik bergaya coupe yang menawarkan desain lebih ekspresif tanpa mengorbankan efisiensi dan jarak tempuh.

Jika dilihat dari spesifikasi dasar yang digunakan sebagai acuan, Eclipse Sportback EV berpotensi menarik perhatian konsumen yang menginginkan alternatif dari Nissan Leaf dengan tampilan yang lebih berani. Nama Eclipse pun dipakai kembali untuk memberi daya tarik emosional sekaligus menandai arah baru Mitsubishi di era kendaraan listrik.

Terbaru