SUV Boxy Listrik Rp 200 Jutaan Masuk Radar Wuling, Calon Penantang Baru di Indonesia?

Wuling membuka peluang menghadirkan SUV listrik bergaya boxy dengan kisaran harga Rp 200 jutaan ke Indonesia. Model yang masuk radar itu adalah Baojun Yep Plus, kendaraan listrik kompak yang dinilai punya desain sesuai selera pasar domestik yang sedang menggemari SUV bergaya kotak.

Sinyal ini menarik karena pasar Indonesia belakangan memang diramaikan model SUV boxy. Kombinasi tampilan gagah, dimensi ringkas, dan karakter modern membuat format seperti ini dinilai cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian, menyebut Baojun Yep sudah lama dipelajari untuk pasar Indonesia. Menurut dia, desainnya menjadi salah satu favorit karena tampil maskulin namun tetap compact.

Ricky juga menegaskan bahwa secara platform, model global seperti ini sudah dimiliki grup. Karena itu, Baojun Yep Plus disebut menjadi salah satu potensi produk yang bisa dibawa ke Indonesia pada masa mendatang.

Meski begitu, Wuling belum memberi kepastian soal waktu peluncuran ataupun status finalisasi model tersebut untuk pasar Indonesia. Artinya, arah kehadirannya masih sebatas peluang yang sedang dipertimbangkan, belum menjadi pengumuman resmi penjualan.

Masuk akal untuk tren pasar saat ini

Daya tarik utama Baojun Yep Plus ada pada formatnya sebagai city SUV listrik kompak. Mobil ini mengusung desain kotak dengan lima pintu dan penampilan yang dibuat lebih tangguh, menyerupai SUV kecil bergaya off-road.

Karakter seperti itu relevan dengan tren yang sedang tumbuh di Indonesia. Konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan kompak untuk kota, tetapi juga desain yang kuat secara visual dan berbeda dari hatchback atau city car biasa.

Baojun sendiri merupakan bagian dari SAIC-GM-Wuling, induk Wuling di China. Di bawah merek ini, SAIC-GM-Wuling memasarkan beberapa produk seperti Cloud, Cirro S, dan Yep Plus.

Keterkaitan itu penting karena salah satu produk Baojun, yakni Cloud, sudah lebih dulu masuk Indonesia. Kehadiran Cloud membuka kemungkinan bahwa model lain dari keluarga Baojun juga dapat dipertimbangkan untuk pasar yang sama.

Dimensi kompak, kabin lebih lapang

Secara ukuran, Baojun Yep Plus memiliki panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.726 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.560 mm, ukuran yang menempatkannya di kelas SUV listrik kompak untuk penggunaan urban.

Dimensi tersebut membuatnya tetap mudah dikendalikan di area kota yang padat. Di saat yang sama, proporsinya disebut cukup untuk menghadirkan kabin yang lebih lega dibanding micro EV seperti Wuling Air ev.

Untuk mendukung mobilitas harian, Baojun Yep Plus memiliki ground clearance 150 mm. Angka ini dinilai cukup aman untuk kondisi jalan perkotaan yang beragam.

Mobil ini juga punya radius putar 5,35 meter. Karakter itu mendukung kelincahan saat bermanuver di jalan sempit atau ketika parkir di area yang padat.

Performa dan jarak tempuh

Di sektor penggerak, Baojun Yep Plus memakai motor listrik depan. Tenaganya mencapai 75 kW dengan torsi 180 Nm.

Spesifikasi itu memberi gambaran bahwa mobil ini tidak hanya mengandalkan desain. Untuk pemakaian harian, tenaga dan torsi tersebut dinilai sudah lebih dari cukup, terutama karena mobil listrik punya respons instan pada kecepatan rendah hingga menengah.

Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 41,9 kWh dari Guoxuan High-Tech. Pilihan baterai ini dipadukan dengan klaim jarak tempuh 401 km berdasarkan siklus CLTC.

Angka 401 km membuatnya cukup kompetitif di kelas SUV listrik kompak. Bagi pengguna perkotaan, kapasitas seperti ini memberi daya tarik tambahan karena tidak hanya cocok untuk rutinitas harian, tetapi juga perjalanan jarak menengah.

Untuk pengisian daya, Baojun Yep Plus sudah mendukung fast charging. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim bisa dicapai dalam sekitar 35 menit.

Harga di China jadi sorotan

Salah satu faktor yang paling menarik perhatian adalah banderolnya di pasar asal. Di China, Baojun Yep Plus dipasarkan mulai 76.800 yuan hingga 105.800 yuan, atau sekitar Rp 202 juta sampai Rp 279 juta.

Rentang harga itu langsung memicu perhatian bila dikaitkan dengan pasar Indonesia. Sebab, jika nantinya model ini benar-benar dibawa masuk, posisinya berpotensi menarik bagi konsumen yang mengincar SUV listrik kompak dengan desain berbeda.

Namun untuk saat ini, pembahasan soal peluang masuk Indonesia masih berada pada tahap studi dan pertimbangan produk. Wuling baru memastikan bahwa model tersebut memang sudah masuk radar, seiring tren SUV boxy yang terus menguat dan desain Baojun Yep Plus yang dinilai cocok dengan karakter pasar domestik.

Source: oto.detik.com
Terkait