Ford EV Baru Ini Ternyata Sekecil Itu, Roofline-Nya Hampir Setinggi Bahu Expedition

Author: Qoo Media

Ford sedang menyiapkan truk listrik murah yang ukurannya ternyata jauh lebih kecil dari kesan awalnya. Foto prototipe terbaru menunjukkan pickup ini nyaris hanya setinggi bahu Ford Expedition Max, dan perbandingan itu langsung menonjolkan fokus utama Ford: efisiensi, bukan postur besar.

Kesan “kecil” itu bukan kebetulan. Ford sengaja membangun truk ini agar bisa menekan ukuran baterai, bobot, dan biaya, sambil tetap mengejar jarak tempuh yang kompetitif.

Ukuran mungil demi efisiensi

Prototipe berkamuflase itu sempat dikawal Ford Expedition Max, SUV besar dengan panjang 221,9 inci dan tinggi 78 inci. Di sampingnya, truk listrik ini terlihat seperti mobil dengan bak, dan garis atapnya nyaris tidak melewati bahu sang SUV.

Pilihan desain tersebut berkaitan langsung dengan aerodinamika. Ford sebelumnya menjelaskan bahwa tambahan 1 mm pada tinggi atap akan menambah biaya baterai sebesar $1.30 atau memangkas 0.055 mil dari jarak tempuh, sehingga garis atap dipertahankan serendah mungkin.

Truk ini juga memakai kaca depan yang sangat landai, spion lebih kecil, ban Michelin E Primacy berhambatan gulir rendah, spoiler atap terintegrasi, dan penutup roda aero berbentuk silang berukuran 19 inci. Ford mengklaim setelan itu memberi efisiensi aerodinamika 15% lebih baik daripada “pickup lain apa pun di pasar saat ini,” termasuk Maverick yang ukurannya juga relatif kecil.

Platform baru dari nol

Di balik bodi kamuflase, truk ini memakai Universal EV platform baru yang dikembangkan Ford secara internal oleh tim skunkworks khusus. Arsitektur ini mengandalkan unicastings aluminium besar untuk memberi bobot 27% lebih ringan dibanding para rival, sekaligus memangkas jumlah komponen 20%, jumlah fastener 25%, dan workstation pabrik 40%.

Ford juga menerapkan sistem kelistrikan rendah 48 volt yang lebih sederhana. Harness kabelnya 4.000 kaki lebih pendek dan 10 kg lebih ringan dibanding harness pada EV generasi pertama Ford.

Pendekatan serba efisien itu menjadi dasar untuk target harga yang agresif. Ford menyiapkan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP yang lebih hemat biaya agar harga awal truk bisa bertahan di dekat angka $30,000.

Siluet retro dan kabin digital

Bagian depan prototipe masih disamarkan dengan tempelan kamuflase tebal. Namun bentuk lampu yang rendah dan hidung yang tertutup memberi petunjuk bahwa versi produksi bisa memakai wajah yang lebih rendah dan lebih membulat.

Ada juga kesan retro pada proporsi depan itu. Beberapa detail lampu terlihat mengingatkan pada bahasa desain F-Series generasi kedua dari era 1950-an, meski lampu tersebut juga masih mungkin hanya unit sementara karena sketsa teaser sebelumnya menunjukkan arah pencahayaan yang lebih futuristis.

Masuk ke kabin, foto spy juga memperlihatkan layar infotainment besar yang berdiri bebas di tengah dasbor. Interior prototipe ikut dibungkus kamuflase dengan pola grafis yang beragam, mulai dari anjing, perahu layar, bola sepak, hati, bunga, hingga sepeda motor.

Menuju debut tahun depan

Ford belum mengumumkan motor listrik maupun paket baterainya. Tetapi perusahaan sudah menegaskan bahwa model ini masih terus menjalani pengujian pengembangan menjelang debut tahun depan.

Informasi yang beredar juga menyebut kemungkinan penggunaan nama Ranchero, meski Ford belum mengonfirmasinya. Detail lanjutan diperkirakan muncul dalam beberapa bulan ke depan saat proyek ini makin dekat ke tahap perkenalan resmi.

Source: www.carscoops.com
Terbaru