Thoughts and Prayers Tak Akan Menambah Jarak, CHP Sindir Audi E-Tron GT yang Kehabisan Daya

Unggahan California Highway Patrol (CHP) dari Truckee mendadak ramai dibicarakan setelah menyindir seorang pengemudi Audi E-Tron GT yang kehabisan daya di jalan pegunungan. Pesan itu dibungkus dengan humor, tetapi inti peringatannya sangat serius bagi pemilik mobil listrik yang hendak menempuh rute menanjak.

Foto yang dibagikan menunjukkan mobil patroli CHP berada di belakang Audi E-Tron GT yang sedang diisi daya menggunakan generator. Dalam unggahan itu, CHP juga memakai lagu Bon Jovi, “Livin’ On A Prayer”, sebagai latar, sehingga nada sarkasnya makin terasa.

EV kehabisan daya di jalur Sierra

Kendaraan listrik itu dilaporkan kehabisan daya karena tanjakan curam di Sierra menguras baterainya lebih cepat dari perkiraan pengemudi. CHP mengatakan mobil tersebut ditemukan di area pegunungan, meski lokasi pastinya tidak diungkapkan.

Pihak CHP menilai pengemudi meremehkan seberapa besar beban yang timbul saat berkendara di jalur menanjak. Akibatnya, kendaraan itu harus berhenti tak terjadwal di bahu jalan.

Unggahan CHP menyebut, “Thoughts and prayers won’t add miles to your battery… but thankfully they brought their own generator 😅”. Masih dalam pesan yang sama, CHP menambahkan bahwa pengemudi “underestimated just how much mountain driving can drain an EV battery”.

Peringatan untuk pengemudi mobil listrik

Selain menyindir, CHP juga memberi saran praktis kepada pemilik EV yang berencana melintas ke daerah pegunungan. Mereka meminta pengemudi merencanakan perjalanan dengan lebih cermat sebelum memasuki Sierra.

CHP menjelaskan bahwa berkendara di pegunungan, perubahan elevasi, dan kecepatan yang lebih tinggi dapat menguras baterai EV jauh lebih cepat dari perkiraan. Karena itu, mereka menyarankan pengemudi untuk mengisi daya lebih dulu dan menyisakan jarak tempuh ekstra.

Pesan ini relevan karena kondisi jalan pegunungan memang bisa mengubah perhitungan jarak tempuh. Pada kasus ini, kombinasi tanjakan dan penggunaan energi yang lebih besar membuat mobil tidak lagi mampu melanjutkan perjalanan tanpa bantuan.

Generator justru jadi pusat perhatian

Meski fokus utama CHP adalah peringatan soal manajemen baterai, banyak pengguna Facebook justru menyoroti satu hal lain. Mereka tertarik pada fakta bahwa mobil listrik itu akhirnya harus bergantung pada generator berbahan bakar fosil.

Sejumlah komentar diunggahan itu bernada sinis. Ada pengguna yang menulis, “Using a gas powered generator to charge your electric car. 🙄”, sementara yang lain menanggapi dengan, “Fossil fuel powered electric vehicle 🥰”.

Ada juga yang menyinggung kemampuan regenerative braking saat menuruni jalan. Salah satu komentar menyebut bahwa saat turun dari Donner Summit, pengemudi bisa saja tiba di bawah dengan daya lebih banyak daripada saat mulai melaju.

Sorotan besar di media sosial

Unggahan CHP itu sendiri menarik perhatian besar dan menembus lebih dari 1,1 juta tayangan. Respons besar itu menunjukkan bahwa kombinasi antara pesan keselamatan, humor, dan ironi soal generator berbahan bakar bensin mudah memancing percakapan luas di media sosial.

Audi E-Tron GT yang terlibat dalam kejadian itu disebut memiliki kapasitas baterai bruto 105 kWh, dengan 97 kWh yang bisa digunakan. Mobil ini juga memiliki jarak tempuh hingga 622 kilometer atau 386 mil menurut peringkat WLTP, tergantung variannya.

Namun angka jarak tempuh tersebut tetap bergantung pada kondisi pemakaian. Dalam perjalanan menanjak di pegunungan, sisa daya bisa turun jauh lebih cepat dibanding penggunaan harian di jalan datar, dan itulah pelajaran yang ditekankan CHP lewat unggahan yang satir ini.

Terkait