Liputan6.com, Jakarta – Xiaomi membuka babak baru di bisnis otomotifnya lewat merek Sky Nomad, yang disiapkan khusus untuk kendaraan berukuran besar dengan fokus pada kenyamanan. Untuk pasar global, nama yang dipakai adalah Sky Nomad, sementara di Tiongkok merek ini akan menggunakan nama Xiaomi Pengcheng.
Model perdana di bawah payung itu adalah SUV full-size berkode N90 dengan sistem penggerak Extended-Range Electric Vehicle atau EREV. Langkah ini menandai perluasan portofolio Xiaomi setelah sedan listrik SU7, SU7 Ultra, dan SUV YU7 lebih dulu lebih dikenal publik.
Mengarah ke SUV berukuran besar
Menurut CarNewsChina yang disitat www.liputan6.com pada Kamis (9/7/2026), seluruh lini EREV milik Xiaomi bakal dipasarkan lewat merek Sky Nomad. Perusahaan juga sudah membuka akun resmi Sky Nomad di WeChat dan menayangkan kampanye iklan digital di sejumlah layar kota di Tiongkok.
Meski begitu, informasi produk secara lengkap belum dibuka ke publik. Karena itu, detail yang beredar sejauh ini masih berasal dari bocoran spesifikasi dan pengamatan unit uji di jalan raya China.
| Detail Utama | Sky Nomad N90 | Keterangan |
|---|---|---|
| Jenis | SUV full-size | Merek baru Xiaomi untuk kendaraan besar |
| Sistem penggerak | EREV | Mesin bensin tidak menggerakkan roda secara langsung |
| Mesin | 1.5 liter turbo | Bertugas sebagai range extender |
| Baterai | Lebih dari 70 kWh | Mendukung jarak tempuh listrik murni |
| Jarak tempuh listrik | 400-500 kilometer | Perkiraan penggunaan mode listrik saja |
| Daya jelajah total | Lebih dari 1.500 kilometer | Kombinasi listrik dan bahan bakar |
| Panjang bodi | 5,3 meter | Masuk kategori SUV sangat besar |
| Wheelbase | 3,1 meter | Menawarkan ruang kabin lapang |
Secara teknis, N90 disebut mengandalkan mesin bensin 1.5 liter turbo sebagai range extender. Mesin itu hanya menghasilkan listrik untuk baterai dan motor listrik, bukan menggerakkan roda secara langsung.
Baterainya disebut berkapasitas lebih dari 70 kWh. Dengan kombinasi tersebut, jarak tempuh listrik murni diperkirakan berada di kisaran 400 hingga 500 kilometer, sementara daya jelajah totalnya bisa melampaui 1.500 kilometer.
Desain besar, kabin lapang
Dari sisi ukuran, Sky Nomad N90 diposisikan sebagai SUV yang sangat besar. Panjang bodinya mencapai 5,3 meter dengan wheelbase 3,1 meter, dan Xiaomi diperkirakan menyiapkan konfigurasi lima maupun tujuh penumpang.
Menariknya, sejumlah pabrikan mobil China belakangan juga mulai menawarkan SUV full-size dua baris kursi untuk memberi ruang kabin lebih lega. Tidak tertutup kemungkinan N90 ikut mengikuti tren itu, meski Xiaomi belum mengumumkan konfigurasi finalnya.
Tampilan luarnya membawa karakter tegas dengan lampu utama berbentuk kotak, grille bawah bergaya trapesium, dan saluran udara di kedua sisi bumper depan. Kap mesin dibuat tinggi untuk menegaskan kesan gagah.
Di bagian atap, model ini sudah dipasangi sensor LiDAR untuk mendukung sistem bantuan mengemudi. Selain itu, Sky Nomad N90 juga akan dilengkapi pijakan kaki elektrik agar akses keluar-masuk kabin lebih mudah.
Xiaomi menyatakan detail lebih lengkap mengenai N90 akan diumumkan mendekati jadwal peluncurannya. Untuk saat ini, Sky Nomad sudah memberi gambaran jelas bahwa Xiaomi serius masuk ke segmen SUV besar dengan teknologi EREV sebagai andalan.
Source: www.liputan6.com






