Saat mobil menanjak, masalah yang paling sering muncul bukan sekadar tenaga mesin kurang besar, tetapi traksi roda yang tidak terjaga. Begitu roda penggerak kehilangan cengkeraman, putaran ban bisa jadi terlalu cepat dan mobil justru selip.
Karena itu, pengemudi tidak cukup hanya menginjak pedal gas lebih dalam ketika menghadapi tanjakan. Yang lebih penting adalah mengatur tenaga agar tetap tersalurkan secara halus ke roda.
Tenaga besar tidak selalu membantu
Muchlis, pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi Garasi Auto Service Sukoharjo, menjelaskan bahwa saat roda penggerak mulai selip, bukaan pedal gas perlu diatur agar traksi tetap terjaga. Ia mengatakan tenaga harus ditahan sebagian supaya roda tidak berputar terlalu cepat.
“Istilahnya memang benar tenaga harus ditahan atau disimpan sebagian agar roda tidak berputar terlalu cepat, traksi akan tetap baik, sedangkan bila digas spontan roda akan selip karena putaran terlalu cepat,” ucap Muchlis kepada Kompas.com, baru-baru ini.
Penjelasan itu menegaskan bahwa tenaga mesin yang besar tidak otomatis menjadi keuntungan di tanjakan licin. Jika tenaga yang disalurkan ke roda terlalu besar, potensi selip justru meningkat karena daya cengkeram berkurang.
Jaga traksi saat tanjakan licin
Masalah selip saat menanjak tidak bisa dijadikan ukuran sederhana untuk membandingkan kemampuan dua mobil. Muchlis menegaskan, mobil yang mudah selip belum tentu lebih lemah tenaganya dibanding mobil lain yang lebih stabil di tanjakan.
Dengan kata lain, perilaku mobil di tanjakan dipengaruhi oleh bagaimana tenaga tersalurkan ke permukaan jalan. Kondisi traksi bisa membuat mobil bertenaga besar tetap kesulitan jika roda tidak mencengkeram dengan baik.
Untuk mengetahui besaran tenaga mesin secara akurat, diperlukan pengujian menggunakan dyno test. Hasil pengujian seperti itu baru bisa dipakai untuk membandingkan tenaga kendaraan secara objektif.
| Hal yang Terjadi | Dampak | Keterangan |
|---|---|---|
| Gas diinjak spontan | Roda berputar terlalu cepat | Traksi bisa hilang dan mobil selip |
| Tenaga ditahan sebagian | Roda lebih mudah mencengkeram | Traksi tetap lebih terjaga saat menanjak |
| Tenaga mesin besar | Tidak selalu menguntungkan | Tergantung kondisi permukaan jalan dan cengkeraman ban |
Karena itu, saat melewati tanjakan, pengemudi perlu lebih peka terhadap respon mobil daripada sekadar mengandalkan tenaga mesin. Kontrol gas yang halus menjadi kunci agar roda tetap mencengkeram dan mobil bisa terus bergerak naik tanpa selip.
