Di kelas skutik 150cc China, Dayang VRS150 dan QJMotor Hong 150RS sama-sama tampil dengan mesin berpendingin cairan, fitur modern, dan tenaga yang berada di atas rata-rata skutik komuter. Namun, dua model ini justru punya pendekatan yang berbeda: satu mengutamakan kenyamanan dan kelengkapan fitur, satu lagi menekan sisi sporty dan kelincahan.
Perbedaan karakter itu membuat keduanya menarik untuk dilihat bukan hanya dari angka tenaga, tetapi juga dari pengalaman pakai harian. Ridertua.com mencatat, Dayang VRS150 terasa lebih praktis untuk perjalanan santai, sementara Hong 150RS lebih cocok bagi pengendara yang mencari respons lebih cepat dan bodi yang ringkas.
Dayang VRS150, nyaman dan penuh fitur
Dayang VRS150 dibekali mesin 1 silinder 149cc 4-klep berpendingin cairan dengan output 16,2 hp dan torsi 14,6 Nm. Karakternya dibuat halus dengan tenaga yang merata, sehingga nyaman dipakai di dalam kota maupun untuk touring ringan.
Dari sisi desain, VRS150 tampil dengan bodi membulat, dek kaki luas, dan jok lebar. Dimensinya juga sedikit lebih besar dibanding Hong 150RS, sehingga posisi berkendaranya terasa lebih rileks.
Untuk penggunaan jarak jauh, tangki bahan bakar 10 liter menjadi salah satu nilai jual penting. Suspensinya pun disetel cukup empuk agar mendukung kenyamanan harian.
Fitur yang dibawa cukup lengkap, mulai dari lampu full LED, panel instrumen TFT, traction control, ABS 2-channel, hingga USB charger. Pada varian yang lebih tinggi, VRS150 bahkan disebut membawa layar TFT 5 inci, Vi-Core Hybrid 4.0, Start & Stop System, bagasi bawah jok, dua laci depan, TPMS, T-BOX, Bluetooth, dan NFC.
Di China, Dayang VRS150 dipasarkan mulai 11.580 Yuan atau sekitar Rp 30,8 jutaan.
QJMotor Hong 150RS, lebih agresif dan lincah
QJMotor Hong 150RS mengusung mesin 1 silinder 149cc berpendingin cairan dengan tenaga 16,3 hp dan torsi 14,8 Nm. Angka itu sedikit lebih besar dibanding VRS150, sehingga akselerasinya terasa lebih responsif untuk penggunaan perkotaan.
Karakter sporty juga terlihat dari desainnya. Hong 150RS memakai garis bodi tajam, lampu depan futuristis, serta dimensi yang lebih kompak.
Bobot yang relatif ringan dan bodi ringkas membuat handling-nya lebih lincah saat bermanuver. Suspensinya juga dibuat lebih kaku untuk memberi rasa berkendara yang lebih sporty di jalan berkelok.
Perlengkapan standarnya mencakup lampu full LED, panel TFT, Smart Key, ABS 2-channel, traction control, USB charger, serta rem cakram depan dan belakang. Dengan paket itu, Hong 150RS menawarkan kombinasi performa dan fitur yang cukup kuat di kelasnya.
Harga jualnya juga lebih rendah, yakni mulai 9.999 Yuan atau sekitar Rp 26,5 jutaan.
Perbandingan singkat Dayang VRS150 dan QJMotor Hong 150RS
| Aspek | Dayang VRS150 | QJMotor Hong 150RS |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 149cc 4-katup berpendingin cairan | 1 silinder 149cc berpendingin cairan |
| Tenaga | 16,2 hp | 16,3 hp |
| Torsi | 14,6 Nm | 14,8 Nm |
| Kapasitas tangki | 10 liter | 7 liter |
| Fokus karakter | Nyaman dan praktis | Sporty dan lincah |
| Harga di China | 11.580 Yuan | 9.999 Yuan |
Jika yang dicari adalah skutik dengan fitur lebih lengkap, tangki lebih besar, dan posisi berkendara yang santai, Dayang VRS150 punya modal kuat. Sebaliknya, QJMotor Hong 150RS lebih menonjol untuk mereka yang menginginkan skutik kompak, respons mesin sedikit lebih tajam, dan harga yang lebih ramah.
Keduanya menunjukkan bahwa segmen skutik 150cc tidak hanya bersaing di soal tenaga, tetapi juga di soal rasa berkendara, kelengkapan fitur, dan nilai yang ditawarkan ke pengguna harian.







