Wuling 9 Tahun di Indonesia, Sudah Produksi 200 Ribu Mobil dan Siap Tambah Aira EV

Author: Qoo Media

Wuling Motors menandai sembilan tahun kehadirannya di Indonesia dengan capaian yang cukup mencolok. Pabrikan asal China itu sudah memproduksi 200 ribu unit kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor, sekaligus mengirimkan produknya ke 180 ribu pelanggan di Indonesia.

Di tengah masih kuatnya keraguan publik saat pertama kali masuk ke Tanah Air, Wuling justru berhasil membangun pijakan yang lebih besar dari yang banyak diperkirakan. Tang Wensheng, President Director Wuling Motors, menegaskan perjalanan sembilan tahun itu merupakan hasil kerja keras karyawan dan kepercayaan pelanggan di Indonesia maupun pasar global.

“Dalam sembilan tahun perjalanannya, Wuling telah tumbuh bersama keluarga Indonesia. Setiap pencapaian yang kami raih merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan serta kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan, baik di Indonesia maupun di berbagai pasar global,” ujar Tang Wensheng.

Produksi Lokal yang Kian Menguat

Wuling mulai menghadirkan kendaraan pertamanya di Indonesia tepat sembilan tahun lalu. Sejak itu, perusahaan terus memperluas fasilitas manufaktur, memperkuat rantai pasok lokal, dan membangun jaringan penjualan serta layanan purnajual.

Rangkuman Capaian Wuling di Indonesia Data
Total produksi kendaraan 200 ribu unit
Pelanggan di Indonesia 180 ribu
Ekspor kumulatif 10 ribu unit

Selain pasar domestik, kendaraan yang diproduksi di Indonesia juga sudah masuk pasar global dengan volume ekspor kumulatif mencapai 10 ribu unit. Capaian itu menunjukkan bahwa basis produksi Wuling di Indonesia tidak hanya dipakai untuk kebutuhan lokal, tetapi juga ikut menopang pengiriman ke luar negeri.

Masuk 10 Besar dan Dorong Elektrifikasi

Wuling juga disebut telah masuk jajaran 10 besar merek kendaraan penumpang di Indonesia. Di sisi lain, perusahaan ini menjadi produsen otomotif asal China pertama yang melakukan perakitan baterai kendaraan listrik secara lokal.

Pencapaian tersebut menempatkan Wuling pada posisi yang semakin kuat di pasar kendaraan penumpang nasional. Keberadaan perakitan baterai lokal juga menjadi penanda bahwa perusahaan mulai memperdalam rantai nilai untuk mendukung elektrifikasi di Indonesia.

Line-up Andalan Terus Bertambah

Di usia sembilan tahun, Wuling kini memiliki sejumlah model andalan yang mengisi berbagai segmen. Model-model itu meliputi Air ev, BinguoEV, Confero, Cortez, Cloud EV, Darion, Mitra EV, Formo, dan Formo Max.

Dalam waktu dekat, pabrikan ini juga berencana menambah satu model lagi, yakni Aira EV. Kehadiran model baru tersebut memperlihatkan bahwa Wuling masih terus mengandalkan ekspansi produk untuk menjaga momentum pertumbuhannya di Indonesia.

Perjalanan yang Berawal dari Keraguan

Ketika pertama kali masuk, Wuling datang pada saat merek-merek China masih diragukan banyak pihak. Namun, sembilan tahun kemudian, pabrikan ini mampu mengubah keraguan itu menjadi jejak produksi dan basis pelanggan yang besar.

Bagi Wuling, capaian 200 ribu unit produksi bukan hanya angka, melainkan bukti bahwa strategi membangun manufaktur, pasokan lokal, dan jaringan layanan di Indonesia berjalan konsisten. Dengan tambahan model baru yang sudah disiapkan, langkah Wuling di pasar otomotif nasional tampaknya masih akan berlanjut.

Terbaru