Label Salah, Subaru Recall 541.237 Mobil di AS karena Risiko Muatan Tak Akurat

Subaru menarik perhatian pasar otomotif Amerika Serikat setelah mengumumkan recall untuk lebih dari 541 ribu kendaraan. Yang mengejutkan, pemicunya bukan mesin, rem, atau kelistrikan, melainkan kesalahan informasi pada label sertifikasi kendaraan.

Kasus ini menunjukkan bahwa masalah kecil di atas kertas bisa berujung besar bagi produsen mobil. Data yang salah pada label dapat memengaruhi kepatuhan terhadap aturan keselamatan dan membuat pemilik kendaraan salah membaca kapasitas muatan yang aman.

Berdasarkan laporan Channel News Asia, Rabu (15/7/2026), National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengonfirmasi ada 541.237 unit Subaru yang terdampak. NHTSA menyebut kendaraan tersebut diproduksi dengan label sertifikasi yang memuat data Gross Axle Weight Rating atau GAWR secara tidak akurat.

GAWR adalah batas maksimum beban yang dapat ditopang poros roda kendaraan. Jika informasi ini keliru, pemilik bisa saja membawa muatan melebihi kapasitas tanpa menyadarinya, dan kondisi itu berpotensi memengaruhi stabilitas kendaraan saat dipakai di jalan.

Masalahnya Ada di Label, Bukan Komponen Mobil

Dalam recall ini, Subaru dan NHTSA belum merinci model atau lini kendaraan yang termasuk daftar terdampak. Namun, penarikan tetap dilakukan karena kesalahan pada label sertifikasi dianggap serius dalam standar keselamatan kendaraan di Amerika Serikat.

Langkah ini menegaskan bahwa recall tidak selalu dipicu kerusakan fisik pada mobil. Informasi teknis yang salah pada dokumen atau label resmi juga bisa menjadi alasan pabrikan menarik kendaraan dalam jumlah besar.

Perbaikan Gratis untuk Pemilik Kendaraan

Subaru akan menghubungi seluruh pemilik kendaraan yang terdampak untuk proses perbaikan. Koreksi yang dilakukan bukan penggantian komponen mekanis, melainkan penggantian atau pembaruan label sertifikasi agar informasi yang tercantum benar.

Seluruh proses tersebut akan diberikan tanpa biaya bagi konsumen. Dengan begitu, kendaraan dapat kembali memenuhi standar yang ditetapkan regulator sekaligus menyajikan data teknis yang akurat kepada pemiliknya.

Meski terlihat sepele, kesalahan pada label sertifikasi ini memperlihatkan betapa ketatnya pengawasan keselamatan kendaraan di Amerika Serikat. Bagi Subaru, recall massal ini menjadi pengingat bahwa detail administratif pun bisa berdampak luas jika menyangkut data teknis kendaraan.

InformasiDetail
Jumlah kendaraan terdampak541.237 unit
Penyebab recallKesalahan informasi pada label sertifikasi kendaraan
Data yang keliruGross Axle Weight Rating (GAWR)
Biaya perbaikanGratis bagi konsumen
Source: www.liputan6.com
Terkait