BYD M6 DM Tembus Puncak PHEV Semester Pertama 2026, Rival Chery Tertinggal

BYD sukses merebut posisi teratas pasar mobil PHEV di Indonesia pada semester pertama 2026 lewat M6 DM. Model baru ini langsung meninggalkan rival-rivalnya, termasuk jajaran Chery Tiggo series yang sebelumnya ikut bersaing di papan atas.

Dalam enam bulan pertama 2026, BYD M6 DM mencatat penjualan 1.825 unit. Angka itu cukup untuk menempatkannya sebagai mobil PHEV terlaris, meski statusnya masih tergolong baru di pasar.

Penjualan PHEV Semester Pertama 2026

Data yang dirangkum menunjukkan selisih cukup lebar antara M6 DM dan pesaing terdekatnya. Chery Tiggo 8 CSH berada di posisi kedua dengan 1.441 unit, sedangkan Tiggo 9 CSH hanya mencatat 373 unit.

Di bawahnya, Wuling juga mengisi daftar lewat dua model PHEV, yakni Eksion dan Darion. Meski sama-sama mencatat angka yang layak diperhatikan, keduanya masih tertinggal dari M6 DM dan Tiggo 8 CSH.

ModelPenjualanKeterangan
BYD M6 DM1.825 unitPHEV terlaris
Chery Tiggo 8 CSH1.441 unitPosisi kedua
Chery Tiggo 9 CSH373 unitSelisih jauh dari Tiggo 8 CSH
Wuling Eksion PHEV313 unitMasuk daftar 5 besar
Wuling Darion PHEV290 unitMasih di bawah Eksion
Geely Starray EM-i255 unitSatu-satunya model PHEV Geely
Jaecoo J8 SHS172 unitDi atas Jaecoo J7 SHS
Jaecoo J7 SHS152 unitMasih di bawah J8 SHS
Jetour T1 i-DM97 unitSatu-satunya model PHEV Jetour
Mazda CX-80 PHEV50 unitMasuk daftar merek Jepang
Lexus RX 450h+25 unitDi bawah Mazda CX-80 PHEV
Volvo XC906 unitSatu dari dua model Volvo
Volvo XC602 unitMenutup daftar

Merek China Makin Dominan

Dominasi pabrikan China terlihat jelas pada daftar ini. BYD, Chery, Wuling, Geely, Jaecoo, dan Jetour mengisi sebagian besar posisi, sementara merek Jepang dan Eropa hanya muncul lewat beberapa model.

Ridertua.com mencatat bahwa Mazda dan Lexus menjadi merek asal Jepang yang masuk daftar, sedangkan Volvo menjadi satu-satunya wakil Eropa dengan dua model. Toyota tidak lagi tampil setelah RAV4 PHEV sudah tidak dijual sejak tahun lalu.

Posisi Model Baru di Pasar

Menariknya, M6 DM berhasil memimpin meski baru hadir dan langsung bersaing dengan model yang sudah lebih dulu dikenal. Di sisi lain, Tiggo 8 CSH masih menjadi andalan Chery, tetapi jaraknya dengan M6 DM cukup terasa.

Wuling juga punya alasan untuk terus mempertahankan dua model PHEV-nya, apalagi Eksion dirilis berdekatan dengan M6 DM. Namun ukuran Darion yang lebih besar tidak otomatis membuat penjualannya melampaui BYD, karena keduanya bermain di segmen yang berbeda.

Geely masih bertumpu pada Starray EM-i sebagai satu-satunya PHEV di Indonesia, dan penjualannya tetap berada di atas 200 unit. Sementara itu, dua model Jaecoo belum menembus angka 200 unit, jauh di bawah performa J5 EV yang disebut sudah melampaui 15 ribu unit pada semester pertama 2026.

Jetour, Mazda, Lexus, dan Volvo melengkapi daftar dengan angka yang lebih kecil. Komposisi ini menunjukkan bahwa pasar PHEV di Indonesia masih sangat dipimpin oleh produsen China, sementara merek lain belum mampu mengejar dalam jumlah besar.

BYD sendiri belum berhenti di M6 DM. Sejumlah model lain seperti Dolphin, Sealion 7, dan Denza D9 juga disebut menawarkan varian PHEV, sehingga ruang ekspansi merek ini masih terbuka di pasar Indonesia.

Terkait