Volkswagen Kembali ke Tombol Fisik, ID. Cross Menjawab Kritik Kontrol Sentuh

Author: Qoo Media

Volkswagen memilih kembali memakai tombol fisik dan kenop putar pada ID. Cross, sebuah perubahan yang menandai respons langsung terhadap kritik pengguna atas kontrol sentuh. Pengaturan pendingin udara dan audio kini dapat diakses melalui kendali yang lebih konvensional saat mobil digunakan.

Langkah ini menjadi salah satu daya tarik utama SUV listrik kompak tersebut, di tengah tren kabin kendaraan yang banyak mengandalkan layar. Volkswagen ingin meningkatkan kemudahan pengoperasian tanpa mengabaikan perangkat digital yang tersedia di mobil listrik modern.

ID. Cross diperkenalkan sebagai SUV listrik kompak yang diposisikan sebagai versi bertenaga baterai dari T-Cross. Model ini menjadi bagian dari upaya Volkswagen menghadirkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau di pasar Eropa.

Menurut laporan www.liputan6.com yang mengutip Carscoops, ID. Cross akan pertama kali dipasarkan di Jerman. Volkswagen belum memiliki rencana untuk menjual model ini di Amerika Serikat.

Ukuran Kompak dengan Ruang Bagasi Besar

Volkswagen ID. Cross memiliki panjang sekitar 4,15 meter dan dapat membawa hingga lima penumpang. Dimensi itu diklaim menjadikannya salah satu model terbesar di segmen SUV listrik kompak.

Kepraktisan menjadi perhatian penting pada model ini melalui bagasi belakang berkapasitas 475 liter. Di bagian depan, tersedia pula frunk berkapasitas 25 liter untuk menyimpan barang tambahan.

Kapasitas penyimpanan tersebut memberi total ruang ekstra yang relevan bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik untuk aktivitas harian. Kombinasi kabin lima penumpang dan bagasi besar juga menjadi pembeda penting dalam kelasnya.

Dua Baterai untuk Kebutuhan Berbeda

ID. Cross memakai platform MEB+ terbaru yang menjadi dasar teknis kendaraan ini. Volkswagen menyediakan dua pilihan baterai dengan perbedaan kapasitas serta jarak tempuh sekali pengisian daya.

Pilihan Baterai Jarak Tempuh Maksimal
37 kWh Hingga 316 kilometer
52 kWh Hingga 427 kilometer

Varian baterai 37 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 316 kilometer dalam sekali pengisian. Sementara itu, baterai 52 kWh mampu menempuh hingga 427 kilometer.

Volkswagen juga menyiapkan tiga pilihan tenaga motor listrik, yakni 116 hp, 135 hp, dan 211 hp. Seluruh varian menggunakan sistem penggerak roda depan atau FWD.

Pilihan tersebut membuat ID. Cross memiliki konfigurasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik untuk penggunaan dasar maupun tenaga lebih besar. Namun, rincian pembagian varian baterai dan motor tidak dijelaskan lebih lanjut.

Fitur Kenyamanan dan Bantuan Berkendara

Selain perubahan pada kontrol kabin, ID. Cross dibekali kursi pijat, suspensi adaptif, dan sistem audio premium Harman Kardon. SUV ini juga membawa paket bantuan berkendara terbaru yang ditujukan untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan.

Kehadiran tombol fisik menjadi pesan penting dari Volkswagen bahwa masukan pengguna memengaruhi arah pengembangan interiornya. Kendali untuk AC dan audio dirancang agar lebih mudah dioperasikan ketika pengemudi sedang berkendara.

Di pasar Eropa, Volkswagen memasarkan ID. Cross mulai 28.000 euro. Banderol itu menempatkannya sebagai penantang kompetitif di kelasnya, termasuk terhadap Renault 4.

Volkswagen menargetkan ID. Cross sebagai salah satu model andalan untuk memperkuat penjualan kendaraan listrik di segmen SUV kompak. Fokus pada harga, ruang penyimpanan, pilihan baterai, serta pengoperasian yang lebih sederhana menjadi fondasi strategi model ini.

Source: www.liputan6.com
Terbaru