PT Blue Bird Tbk memilih Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid untuk memperkuat armada Bluebird Prime di Jakarta. Pilihan ini menempatkan MPV hybrid tersebut pada layanan yang mengedepankan ruang kabin lega, kenyamanan, serta kebutuhan perjalanan pelanggan.
Bluebird Prime melengkapi jajaran layanan taksi yang telah dimiliki perusahaan, termasuk Silverbird. Untuk kategori Prime, Blue Bird juga menggunakan mobil listrik BYD E6 yang beroperasi di sejumlah kota lain.
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut terpilihnya Innova Zenix Hybrid sebagai armada taksi menjadi kebanggaan bagi Toyota. Menurutnya, kehadiran model ini sejalan dengan upaya menghadirkan mobilitas yang nyaman, efisien, dan andal.
“Kami bangga dapat kembali menjadi bagian dari perjalanan Bluebird dalam menghadirkan inovasi layanan bagi pelanggan,” ujar Bansar dalam rilis resmi yang dikutip oto.detik.com. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat memperluas pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan.
Ruang kabin menjadi pertimbangan
Innova Zenix Hybrid memiliki dimensi yang mendukung perannya sebagai kendaraan angkutan penumpang. Panjang mobil ini mencapai 4.755 mm, dengan lebar 1.850 mm dan tinggi 1.795 mm.
Jarak sumbu rodanya berada di angka 2.850 mm. Ukuran tersebut disebut memberi ruang kabin yang lebih lapang sekaligus kapasitas bagasi yang memadai untuk kebutuhan penumpang Bluebird Prime.
| Aspek | Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid | BYD E6 |
|---|---|---|
| Penggerak | Hybrid | Listrik |
| Wilayah layanan Prime | Jakarta | Bandung, Surabaya, Medan, dan Bali |
Penggunaan dua jenis kendaraan tersebut memberi pilihan armada berbeda dalam layanan Bluebird Prime. Namun, cakupan operasional Innova Zenix Hybrid saat ini masih terbatas di wilayah Jakarta.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan Bluebird Prime merupakan bagian dari penguatan ekosistem multimoda perusahaan. Langkah itu ditujukan agar pelanggan memperoleh pilihan layanan yang lebih lengkap tanpa mengabaikan standar operasional.
“Bluebird Prime merupakan bagian dari upaya kami memperkuat ekosistem multimoda Bluebird agar pelanggan memiliki pilihan layanan yang semakin lengkap, dengan tetap mengedepankan standar keamanan, keandalan, dan profesionalisme,” kata Andre. Pernyataan itu menegaskan posisi layanan Prime sebagai pelengkap dalam portofolio Blue Bird.
Platform monokok dan mesin 2.0 liter
Innova Zenix Hybrid dibangun menggunakan platform Toyota New Global Architecture atau TNGA GA-C dengan konstruksi monokok. Platform ini diklaim meningkatkan stabilitas kendaraan, kenyamanan berkendara, serta efisiensi bobot dibandingkan generasi sebelumnya.
Dari sisi teknis, mobil tersebut memakai mesin M20A-FXS berkapasitas 2.0 liter. Mesin itu menghasilkan tenaga 149 hp dan torsi maksimum 187 Nm.
| Spesifikasi | Data |
|---|---|
| Panjang | 4.755 mm |
| Lebar | 1.850 mm |
| Tinggi | 1.795 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.850 mm |
| Tenaga mesin | 149 hp |
| Torsi maksimum | 187 Nm |
Bansar berharap penggunaan Innova Zenix Hybrid dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan berkesan bagi pelanggan. Bagi Blue Bird, armada tersebut menjadi bagian dari pilihan kendaraan Prime di tengah perluasan layanan mobilitasnya.
