Sabian Bawa Modal Juara Australia, Trio Yamaha Hadapi Ujian Asia di Mandalika

Yamaha Racing Indonesia mengandalkan tiga pembalap muda untuk menghadapi putaran ketiga Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship di Sirkuit Internasional Mandalika. Sorotan utama tertuju kepada Sabian Fathul Ilmi yang datang dengan modal kemenangan pada seri sebelumnya di Australia.

Balapan di kandang sendiri memberi kesempatan besar bagi Sabian untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara. Di sisi lain, Mandalika juga menjadi panggung debut internasional bagi dua pembalap wildcard, Reynaldi Junior dan M. Abid Ashar Musyafa.

Putaran ketiga kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17-19 Juli 2026. Ajang ini menjadi bagian dari kemeriahan perayaan satu dekade Yamaha Sunday Race dan menghadirkan persaingan pembalap muda dari berbagai negara di Asia-Pasifik.

Tiga Wakil Indonesia di Mandalika

Sabian tampil sebagai pembalap yang mengikuti musim penuh Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Reynaldi dan Abid memperoleh kesempatan wildcard untuk menjalani penampilan pertama mereka dalam kompetisi tingkat Asia-Pasifik tersebut.

PembalapStatus di Seri 3Catatan Pendukung
Sabian Fathul IlmiPeserta musim penuhMenang race seri 2 di Australia, posisi 6 dengan 35 poin
Reynaldi JuniorWildcardJuara race R15 Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025
M. Abid Ashar MusyafaWildcardMemenangi seluruh race seri 1 dan 2 Junior Sport 250 U-18 2026

Ketiganya akan mewakili Indonesia melawan rider dari Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Selandia Baru. Persaingan ini menjadi ujian penting karena mereka harus beradaptasi dengan tekanan kompetisi internasional di lintasan Mandalika.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menyebut seri Mandalika sebagai momen penting bagi program pembinaan pembalap muda. Menurutnya, kesempatan ini diperlukan agar para rider dapat menikmati proses berkembang menuju level profesional.

“Ini adalah kesempatan berharga sebagai bagian dari menikmati setiap proses untuk berkembang sebagai pembalap profesional. Kami harapkan mereka akan mengeluarkan performa optimal dan dukungan penggemar balap Indonesia menjadi energi tambahan.”

Sabian menjadi wakil Indonesia dengan bekal hasil paling menonjol pada dua seri awal. Pembalap berusia 14 tahun itu memenangi salah satu race seri kedua di The Bend Motorsport Park, Australia, pada awal Mei.

Kemenangan di Australia membuat Sabian mengoleksi 35 poin dan menempati urutan keenam klasemen sementara. Hasil tersebut menjadi modal untuk mengejar performa terbaik saat bertanding di hadapan publik sendiri.

Sabian menyatakan ingin memaksimalkan kesempatan balapan di Mandalika. Ia menargetkan kemenangan race setelah menjalani persiapan yang dinilai telah berjalan baik.

Debut Internasional Reynaldi dan Abid

Reynaldi Junior datang ke Mandalika setelah menapaki jenjang balap nasional secara bertahap. Pembalap 15 tahun itu sebelumnya mencatat kemenangan race di kelas R15 Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025 dan kini berlaga di National Sport 250cc Kejurnas Mandalika Racing Series.

Kesempatan wildcard di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship menjadi pengalaman internasional pertama bagi Reynaldi. Ia menilai kesempatan tersebut penting untuk menambah kemampuan saat bersaing dengan pembalap dari negara lain.

Abid juga membawa catatan kuat dari Kejurnas Mandalika Racing Series 2026. Pembalap berusia 14 tahun itu menyapu bersih kemenangan pada dua race seri pertama dan dua race seri kedua kelas Junior Sport 250 U-18.

Berbeda dari persaingan nasional yang telah dijalaninya, Abid akan menghadapi tantangan baru pada level Asia-Pasifik. Ia menyebut penampilan ini sebagai peluang untuk menambah ilmu melalui balapan bersama rider dari sejumlah negara.

Menurut laporan radartulungagung.jawapos.com, kehadiran tiga rider tersebut memperlihatkan jalur pembinaan Yamaha yang memberi ruang bagi pembalap muda untuk naik ke kompetisi internasional. Hasil di Mandalika akan menjadi pengukur penting bagi Sabian dalam musim penuhnya serta bagi Reynaldi dan Abid pada debut mereka.

Terkait