Wuling Aira EV menawarkan jawaban bagi pengguna yang menginginkan mobil listrik kecil tanpa kompromi besar pada akses kabin. Konfigurasi empat pintu menjadi pembeda utamanya dari Wuling Air EV yang dikenal dengan bodi mungil dua pintu.
City car ini juga dibekali baterai 25,1 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian. Dukungan pengisian cepat DC membuatnya berpotensi lebih praktis untuk ritme mobilitas perkotaan.
Empat pintu untuk kebutuhan harian
Tambahan pintu belakang membuat keluar-masuk kabin lebih mudah, terutama saat mobil dipakai bersama keluarga muda atau membawa penumpang. Pendekatan tersebut menempatkan Wuling Aira EV sebagai kendaraan kompak yang mengejar fungsi harian, bukan sekadar ukuran ringkas.
Menurut palpos.disway.id, mobil ini menggunakan desain bernama “Sweet Square” dengan bentuk kotak yang kompak dan sentuhan futuristis. Lampu utama LED berbentuk membulat, bodi minimalis, serta detail eksteriornya diarahkan untuk membangun karakter yang ramah dan playful.
Identitas visual itu turut terlihat pada desain dop pelek bergaya daun semanggi. Sentuhan tersebut memberi pembeda pada tampilannya di tengah pilihan mobil listrik perkotaan yang semakin banyak.
| Bagian | Data Wuling Aira EV | Manfaat Utama |
|---|---|---|
| Konfigurasi pintu | 4 pintu | Akses kabin lebih mudah |
| Panjang bodi | 3.268 mm | Tetap ringkas untuk kota |
| Jarak sumbu roda | 2.190 mm | Mendukung proporsi kabin |
| Radius putar | 4,5 meter | Lebih lincah saat bermanuver |
| Baterai | 25,1 kWh | Klaim jarak hingga 300 km |
Ringkas di jalan sempit, penggerak roda belakang
Wuling Aira EV memiliki panjang 3.268 mm dan jarak sumbu roda 2.190 mm. Dimensi ini ditujukan agar mobil lebih mudah digunakan di jalan sempit maupun area parkir perkotaan.
Radius putarnya disebut hanya 4,5 meter, sebuah angka yang mendukung manuver saat menghadapi kepadatan lalu lintas kota. Meski bodinya kecil, mobil ini memakai sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive.
Penggunaan penggerak roda belakang memberi karakter yang berbeda dibandingkan mayoritas city car konvensional. Namun, informasi mengenai tenaga motor maupun performa akselerasi belum dicantumkan dalam laporan yang tersedia.
Kabin cerah dengan layar besar
Bagian dalam Wuling Aira EV memakai kombinasi warna “Cookies and Cream” yang membuat suasana kabin terlihat lebih ceria. Konsep warna ini juga diarahkan untuk menghadirkan kesan ruang yang lebih lapang dan modern.
Dashboard memuat layar infotainment 10,1 inci yang mendukung koneksi smartphone. Pengemudi juga mendapatkan panel instrumen digital berukuran 7 inci di balik lingkar kemudi.
Sejumlah kontrol multimedia dan fungsi kendaraan dapat diakses melalui tombol pada setir. Kursi pengemudi turut dibekali electric seat adjuster empat arah untuk mendukung kenyamanan pengaturan posisi duduk.
Pengisian cepat jadi peningkatan penting
Poin yang paling menentukan pada Wuling Aira EV adalah dukungan DC Fast Charging standar CCS2. Sistem ini disebut mampu mengisi daya baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam sekitar 35 menit.
Waktu pengisian tersebut memberi nilai tambah bagi pengguna yang tidak selalu dapat menunggu pengisian daya dalam durasi panjang. Dengan klaim jarak hingga 300 kilometer, mobil ini diposisikan untuk perjalanan kantor, aktivitas keluarga, dan kebutuhan dalam kota.
Aspek keselamatan juga mencakup dua airbag, Tire Pressure Monitoring System, Hill Hold Control, dan Electronic Stability Control. Perlengkapannya dilanjutkan dengan kamera parkir belakang, sensor parkir, electric parking brake, serta auto vehicle hold.
Kombinasi fitur itu membuat Mobil Listrik Kompak ini membawa perlengkapan yang relevan untuk penggunaan di area padat. Kamera dan sensor parkir, misalnya, dapat membantu saat kendaraan masuk ke ruang parkir yang terbatas.
Harga masih menjadi pertanyaan
Wuling Aira EV diperkirakan akan menambah persaingan di segmen kendaraan listrik berukuran kecil yang mengutamakan biaya operasional rendah dan kepraktisan. Desain empat pintu, kelengkapan kabin, serta pengisian cepat menjadi modal utamanya untuk menarik perhatian konsumen.
Harga resmi masih menjadi informasi yang paling ditunggu karena faktor tersebut akan menentukan posisinya di pasar mobil listrik terjangkau. Wuling diperkirakan mengumumkan banderol Aira EV pada ajang GIIAS 2026.
