BYD menambah pilihan yang lebih terjangkau untuk MPV premiumnya melalui Denza D9 Flash Charging Luxury Variant. Varian baru ini menjadi model dengan harga paling rendah dalam keluarga Denza D9 generasi kedua, tanpa meninggalkan sistem plug-in hybrid dan penggerak semua roda.
Harga model ini dipatok 329.800 yuan, lebih rendah 30.000 yuan dibandingkan varian sebelumnya. Penurunan banderol tersebut dilakukan dengan memangkas sejumlah fitur kenyamanan kabin, sementara perangkat keselamatan dan teknologi elektrifikasinya tetap dipertahankan.
Jarak Tempuh Tetap Menjadi Daya Tarik
Meski berada di posisi varian termurah, Denza D9 Flash Charging Luxury Variant masih memakai baterai Blade generasi kedua berkapasitas 58,5 kWh. Baterai tersebut menopang jarak tempuh listrik murni hingga 350 km berdasarkan standar CLTC.
Saat mesin bensin dan sistem listrik bekerja bersama, MPV ini disebut dapat menempuh jarak gabungan hingga 1.480 km. Angka tersebut menjadi salah satu nilai jual utama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga berukuran besar dengan fleksibilitas perjalanan jauh.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Sistem penggerak | Plug-in hybrid dengan AWD |
| Mesin bensin | 1.5 liter turbo, 115 kW dan 225 Nm |
| Motor listrik depan | 200 kW |
| Motor listrik belakang | 45 kW |
| Kapasitas baterai | 58,5 kWh |
| Jarak tempuh listrik | Hingga 350 km CLTC |
| Jarak tempuh gabungan | Hingga 1.480 km |
Teknologi Flash Charging juga masih tersedia pada varian ini. BYD mengklaim proses pengisian daya dapat diselesaikan sekitar sembilan menit dalam kondisi pengujian pabrikan.
Konfigurasi dapur pacunya tidak berubah dari varian lain yang menggunakan mesin 1.5 liter turbo, dua motor listrik, dan sistem AWD. Motor listrik depan menghasilkan 200 kW, sedangkan motor belakang menyumbang 45 kW.
Mesin pembakarannya sendiri memiliki keluaran 115 kW dengan torsi 225 Nm. Kombinasi tersebut mempertahankan karakter Denza D9 sebagai MPV elektrifikasi yang tetap mengandalkan mesin bensin untuk mendukung perjalanan lebih panjang.
Fitur Kenyamanan Dipangkas demi Harga Lebih Rendah
Strategi harga lebih rendah terlihat dari daftar perlengkapan kabin yang tidak lagi tersedia pada Flash Charging Luxury Variant. Varian ini tidak dibekali head-up display dan layar hiburan penumpang depan berukuran 15,6 inci.
Sistem pewangi kabin, trim kayu, serta fitur pijat dan pengaturan lumbar untuk jok penumpang depan juga dihilangkan. Ventilasi dan pemanas pada jok baris kedua turut tidak tersedia di model ini.
Pengurangan tersebut membuat posisi varian baru lebih jelas sebagai pintu masuk menuju lini MPV premium BYD. Namun, sistem suspensi DiSus-C Intelligent Damping Body Control System tetap dipertahankan untuk mendukung kenyamanan berkendara.
Perangkat ADAS Tidak Dikurangi
Berbeda dari fitur kabin, sektor keselamatan tidak mengalami penyederhanaan. Berdasarkan data yang dihimpun moladin.com, Denza D9 Flash Charging Luxury Variant masih membawa satu sensor LiDAR, tiga radar gelombang milimeter 4D, 11 kamera, dan 12 sensor ultrasonik.
Seluruh perangkat tersebut mendukung God’s Eye 5.0 Intelligent Driving Assistance System. Kehadiran sensor LiDAR dan rangkaian kamera tetap menjadi pembeda penting di tengah pengurangan fitur kenyamanan pada kabin.
Dimensi bodinya juga tidak berubah, dengan panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm. Wheelbase sepanjang 3.110 mm tetap menopang kabin lapang yang dapat menampung hingga tujuh penumpang.
Denza D9 generasi kedua sebelumnya meluncur dalam enam varian pada April 2026. Kehadiran Flash Charging Luxury Variant memperluas pilihan bagi konsumen yang mengutamakan sistem PHEV, jarak tempuh panjang, dan perangkat bantuan berkendara tanpa harus mengambil varian dengan perlengkapan kabin lebih lengkap.







