Yamaha Aerox E hadir di India dengan pendekatan yang berbeda dari lini Aerox bermesin bensin. Skuter listrik ini menonjolkan torsi 48 Nm, baterai lepas pasang, serta jarak tempuh yang disebut mencapai 117 kilometer.
Model ini memakai desain bodi Aerox generasi sebelumnya, bukan basis Aerox Alpha yang lebih baru. Pilihan tersebut membuat tampilannya tetap familier bagi penggemar skuter sporty Yamaha, tetapi dengan penggerak yang sepenuhnya listrik.
Tenaga Lebih Rendah, Torsi Jauh Lebih Besar
Motor listrik Yamaha Aerox E menghasilkan tenaga 9,4 kW atau setara 12,6 HP. Angka itu berada di bawah Aerox bensin yang disebut memiliki daya 15,15 HP.
Namun, karakter motor listrik memberi keunggulan pada torsi instan saat putaran awal. Aerox E membawa torsi 48 Nm, sehingga akselerasi awal menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Besarnya torsi tersebut dapat membantu pengendara saat mulai bergerak dari lampu lalu lintas atau ketika membutuhkan respons cepat. Yamaha juga membekali skuter ini dengan tombol Power Boost untuk tambahan dorongan akselerasi secara instan.
Tombol Power Boost dapat digunakan pada seluruh mode berkendara yang tersedia. Fitur itu melengkapi tiga pilihan mode yang mengatur karakter penggunaan daya dan kecepatan skuter.
| Mode Berkendara | Fokus Penggunaan | Kecepatan Maksimum |
|---|---|---|
| Eco | Memaksimalkan penggunaan baterai | 30 km/jam |
| Standard | Perjalanan santai sehari-hari | 50 km/jam |
| Power | Performa maksimal | 95,5 km/jam |
Mode Eco membatasi kecepatan hingga 30 km/jam untuk mengutamakan efisiensi energi. Mode Standard menawarkan batas 50 km/jam, sedangkan mode Power memungkinkan kecepatan puncak 95,5 km/jam.
Dua Baterai untuk Pengisian yang Lebih Fleksibel
Yamaha Aerox E menggunakan dua baterai dengan kapasitas total 6 kWh. Baterai tersebut dirancang dengan sistem swappable atau dapat dilepas dan dipasang kembali.
Sistem ini memungkinkan baterai dibawa ke dalam rumah untuk diisi daya. Pengguna tidak harus mengandalkan colokan listrik yang tersedia di area parkir.
Dalam kondisi baterai penuh, skuter ini disebut mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer. Jarak tersebut menjadi salah satu aspek penting karena Aerox E diposisikan sebagai kendaraan yang dapat dipakai untuk kebutuhan harian.
Menurut kabarcirebon.pikiran-rakyat.com, pendekatan baterai lepas pasang menjadi pembeda penting pada model ini. Kemudahan pengisian daya di rumah dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang tidak memiliki fasilitas pengisian di lokasi parkir.
Panel TFT, Smart Key, hingga ABS
Di area kemudi, Yamaha Aerox E dibekali panel instrumen TFT berwarna berukuran 5 inci. Skuter ini juga membawa Smart Key dan konektivitas Y-Connect sebagai fitur pendukung penggunaan modern.
Aspek keselamatan turut mendapat perhatian melalui sistem pengereman ABS dan Traction Control. Kedua fitur tersebut ditujukan untuk membantu mencegah selip, terutama ketika kondisi jalan basah.
Yamaha Aerox E telah diluncurkan di pasar India dengan harga 282 ribu Rupee. Model ini belum tersedia untuk pasar Indonesia, sehingga belum ada informasi mengenai kemungkinan pemasarannya di dalam negeri.
